FITNESS & HEALTH

Meski Tinggi Kolesterol, 5 Makanan Ini Aman Dikonsumsi

Mia Vale
Kamis 09 Desember 2021 / 15:54
Jakarta: Terkadang orang salah paham dengan arti kolesterol. Selama bertahun-tahun merea meghindari makanan yang sehat namun kaya kolesterol. Mereka takut kalau makanan tinggi kolesterol ini akan meningkatkan risiko penyakit, salah satunya jantung. Padahal sebenarnya, beberapa makanan kaya kolesterol sarat dengan nutrisi penting.

Kolesterol sendiri merupakan zat lilin yang ditemukan di tubuh dan termasuk produk hewani seperti daging, telur, dan susu. Ini memainkan peran penting dalam produksi hormon, vitamin D dan empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak. 

Namun, karena kolesterol tidak bercampur dengan baik dengan cairan (darah), kolesterol diangkut oleh partikel yang disebut lipoprotein, termasuk lipoprotein densitas rendah dan densitas tinggi. Atau biasa disebut LDL (kolesterol jahat) dan HDL (kolesterol baik).

Meskipun kolesterol makanan dapat sedikit memengaruhi kadar kolesterol, ini bukan masalah bagi kebanyakan orang. Faktanya, dua pertiga populasi dunia mengalami sedikit atau tidak ada peningkatan kadar kolesterol setelah makan makanan kaya kolesterol, bahkan dalam jumlah besar. 

Melansir dari laman Healthline, berikut lima makanan tinggi kolesterol yang sangat bergizi dan masih bisa kamu konsumsi.
 

1. Sarden 


Tidak hanya kaya akan nutrisi, sarden juga sumber protein. Jadi, sangat enak dan menyehatkan kala ditambahkan ke berbagai macam hidangan. Terlebih lagi, sarden adalah sumber zat besi, selenium, fosfor, seng, tembaga, magnesium, dan vitamin E yang sangat baik. 


makanan kolesterol yang aman dimakan
(Kerang juga kaya akan kandungan zat besi. Zat besi sendiri sangat penting untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein khusus yang bertugas untuk membawa oksigen dalam darah Anda ke seluruh tubuh. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

2. Kerang 


Termasuk kepiting dan udang merupakan sumber protein, vitamin B, zat besi, dan selenium yang sangat baik. Selain itu, kerang mengandung komponen bioaktif – seperti antioksidan karotenoid dan asam amino taurin – yang membantu mencegah penyakit jantung dan menurunkan kolesterol LDL “jahat”. 

Orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan laut memiliki tingkat penyakit jantung, diabetes, dan penyakit inflamasi, seperti radang sendi, yang lebih rendah. Namun, ingat ya tak boleh berlebihan.
 

3. Telur 


Salah satu makanan paling bergizi yang bisa dimakan. Mereka juga memiliki kolesterol tinggi, dengan satu telur besar menghasilkan 211 mg kolesterol. Orang sering menghindari telur karena takut dapat menyebabkan kolesterol meroket. Namun, penelitian menunjukkan bahwa telur tidak berdampak negatif pada kadar kolesterol. 

Bahkan, makan telur utuh dapat menyebabkan peningkatan HDL pelindung jantung. Selain kaya akan kolesterol, telur merupakan sumber protein yang sangat mudah diserap dan sarat dengan nutrisi bermanfaat seperti vitamin B, selenium, dan vitamin A. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan satu sampai tiga butir telur per hari sangat aman untuk orang sehat. 
 

4. Daging merah


Dikemas dengan protein, serta vitamin dan mineral penting seperti vitamin B12, seng, selenium, dan zat besi. Ini lebih rendah kolesterol daripada daging sapi penggemukan yang mengandung lebih banyak asam lemak omega-3, yang memiliki sifat anti-inflamasi.

Meskipun daging olahan memiliki hubungan yang jelas dengan penyakit jantung, beberapa studi populasi besar tidak menemukan hubungan antara asupan daging merah dan risiko penyakit jantung.
 

5. Jeroan 


Jeroan yang kaya kolesterol - seperti jantung, ginjal dan hati - sangat bergizi. Misalnya, jantung ayam adalah sumber antioksidan kuat CoQ10 yang sangat baik, serta vitamin B12, zat besi, dan zinc. Ini juga tinggi kolesterol. Pasalnya, dalam 56 gram jeroan sudah dapat memenuhi 36 persen dari batas asupan kolesterol yang disarankan.

Kebanyakan orang aman untuk menikmati makanan sehat dan kaya kolesterol yang tercantum di atas. Namun setiap orang harus mencoba membatasi makanan yang tidak sehat dan tinggi kolesterol seperti gorengan, makanan penutup, dan daging olahan. Ingat, hanya karena makanan tinggi kolesterol tidak berarti makanan tersebut tidak cocok dengan diet seimbang dan bergizi.
(TIN)

MOST SEARCH