FITNESS & HEALTH

Apa yang Terjadi Jika Kamu Memotong Kuku Terlalu Pendek?

Raka Lestari
Selasa 27 April 2021 / 18:48
Jakarta: Memotong kuku memang disarankan untuk dilakukan secara teratur. Meskipun demikian, jika kamu terlalu sering melakukannya justru bisa menimbulkan dampak negatif. 

Rachel Dillin melalui "This Is What Happens If You Trim Your Nails Too Much" menerangkan bahwa terlalu sering memangkas kuku dapat berisiko mengalami kerusakan, mencegah pertumbuhan di masa mendatang, dan menyebabkan masalah lain.

Komplikasi yang menyakitkan seperti kuku yang tumbuh ke dalam dapat muncul jika kamu memotong kuku terlalu pendek. Terkadang, kuku yang tumbuh ke dalam tersebut memerlukan pemeriksaan ke dokter untuk memotongnya.

University of Nottingham di Inggris melakukan penelitian tentang efek pemotongan kuku yang terlalu sering. Para peneliti menemukan bahwa stres cenderung akan memburuk pada kuku yang lebih lebar dan rata. Itulah mengapa beberapa orang mungkin lebih sering mengalami kuku yang tumbuh ke dalam jika terlalu sering memotong kuku.


kuku
(Gunakan kikir kuku untuk sedikit membulatkan tepi kuku serta untuk menghaluskan bagian tepi yang kasar selesai kamu memotong kuku. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

Lalu, berapa sering sebaiknya memotong kuku?


Meskipun harus menghindari pemotongan kuku terlalu sering, kamu juga tidak boleh menundanya terlalu lama. Esteban Kosak, MD, mengatakan kepada Best Life, "Jika kamu tidak rutin memotongnya, kuku dapat dengan mudah rusak dan patah, serta lebih mungkin menyimpan kotoran dan bakteri yang berpotensi menyebarkan infeksi."

Idealnya, kamu harus memotongnya seminggu sekali untuk kuku tangan dan beberapa kali sebulan untuk kuku kaki karena mereka tumbuh lebih lambat. American Academy of Dermatology Association (AAD) mengungkapkan beberapa dasar untuk memotong kuku.

Mereka menyarankan agar sebaiknya memotong kuku pada saat kuku sedang lembut, yaitu setelah mandi.

Gunakan alat yang tepat, termasuk gunting kuku untuk jari tangan atau jari kaki. Setelah memotong kuku, gunakan kikir kuku untuk sedikit membulatkan tepi kuku serta untuk menghaluskan bagian tepi yang kasar.

Tahan keinginan untuk memotong kutikula. Kutikula melindungi akar kuku, jadi penting untuk menghindari memotong kutikula. Saat kamu memotong kutikula, lebih mudah bagi bakteri dan kuman lain untuk masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.

“Jika kamu terkena infeksi kuku, terkadang butuh waktu lama untuk sembuh," tulis AAD. Terakhir, akhiri dengan pelembap. Jika kamu melihat perubahan signifikan pada kuku, pastikan untuk memberi tahu dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH