FITNESS & HEALTH

Musim Pancaroba, Waspadai Demam Berdarah dengan Fogging dan Edukasi

A. Firdaus
Jumat 16 Oktober 2020 / 19:36
Jakarta: Memasuki musim Pancaroba, populasi nyamuk meningkat drastis. Fenomena ini biasa diikuti dengan munculnya berbagai macam penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Zika, Malaria, Chikungunya, dan lain-lain.

Lebih-lebih dengan masih berlangsungnya pandemi covid-19, tentunya setiap orang ingin tetap sehat dan menghindari risiko terjangkit penyakit lainnya, terlebih DBD.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kerjasama dan uluran tangan oleh berbagai pihak, baik dari sektor publik, swasta, maupun masyarakat. Oleh karena itu, berangkat dari kepedulian dan bakti untuk negeri. Salah satunya yang dilakukan Cap Lang Kayu Putih Plus dengan program CSR mereka 'Indonesia Bebas DBD'.

Program ini meliputi pengasapan nyamuk atau fogging di 5 kota di Indonesia (Jakarta, Tangerang, Bogor, Serang, dan Bandung) secara bergiliran. Selain itu edukasi perihal DBD lewat media sosial yang sudah berlangsung pada 21-25 September 2020.

“Kegiatan fogging ampuh dalam membasmi sarang-sarang nyamuk yang semakin banyak pada Masa Pancaroba. Dengan berkurangnya sarang-sarang nyamuk yang ada, maka risiko penyebaran penyakit DBD juga semakin berkurang,” ujar Azis Chandra, selaku Senior Brand Manager Cap Lang Kayu Putih Plus.


Kegiatan fogging ampuh dalam membasmi sarang-sarang nyamuk yang semakin banyak pada Masa Pancaroba. (Foto: Ist)

“Kami telah melakukan fogging di 50 titik. Pemilihan titik-titik tersebut pun didasari dengan riset yang menunjukkan bahwa semua kota tersebut masuk ke dalam 10 wilayah dengan tingkat penderita DBD tertinggi di Indonesia. Sebelum itu, kami juga merilis video edukasi lewat media Youtube yang diharapkan mampu mempersiapkan masyarakat menghadapi masa Pancaroba,” jelas Azis Chandra.

Program ini mendapat respons positif dari warga. Mereka berharap program ini bisa meminimalisir adanya DBD pada masa pandemi ini.

“Memang nyamuk kalau di sini meningkat terus angkanya memasuki musim hujan. Kita kan takut ya, sudah ada ancaman COVID-19, masa ada ancaman DBD lagi," ujar Mahrozak Siddiq, Ketua RT. 05/ RW. 05, Kel. Pamulang Barat, Kec. Pamulang, Tangerang.

“Komitmen kami untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia. Semoga program ini dapat mendorong pemerintah dan masyarakat untuk semakin waspada dalam upaya menjaga diri melawan DBD,” tutup Azis Chandra.
(FIR)

MOST SEARCH