FITNESS & HEALTH

Benarkah Pasien Diabetes Rentan Terkena Stroke? Ini Jawaban Ahli

Yuni Yuli Yanti
Jumat 26 Agustus 2022 / 07:00
Jakarta: Menurut American Diabetes Association, orang dengan diabetes 1,5 kali lebih mungkin untuk mengalami stroke. Bahkan, risiko terjadinya stroke akan semakin meningkat jika penderita sudah berusia di atas 50 tahun dan memiliki kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, jarang berolahraga. 

Dr. Frederico Trobo, seorang ahli dan spesialis gagal jantung mengatakan diabetes adalah penyakit peradangan, yang berarti menyebabkan peradangan di seluruh tubuh. Dengan peradangan ini, pada dasarnya yang menyebabkannya adalah pembentukan plak di dinding arteri yang berada di ujung jalan, dapat menyebabkan oklusi atau bahkan pecahnya salah satu pembuluh darah tersebut.

"Ada dua jenis stroke yang perlu diketahui, pertama oklusi dan yang kedua adalah pecahnya salah satu pembuluh darah (stroke hemoragik), artinya pembuluh darah ini pecah dan terjadi pendarahan di dalam otak. Dan, orang dengan diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke jika dibandingkan dengan orang tanpa diabetes," tutur dr. Frederico dilansir dari CNN. 

Mengutip dari Health Line, diabetes dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat insulin atau menggunakannya dengan benar. Karena insulin memainkan peran penting dalam menarik glukosa ke dalam sel dari aliran darah, penderita diabetes sering kali memiliki terlalu banyak gula dalam darahnya. 


(Risiko terjadinya stroke akan semakin meningkat jika pasien diabetes sudah berusia di atas 50 tahun. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com) 


Seiring waktu, kelebihan gula ini dapat berkontribusi pada penumpukan gumpalan atau timbunan lemak (plak) di dalam pembuluh yang memasok darah ke leher dan otak. Proses ini dikenal sebagai aterosklerosis. 

Jika endapan ini dibiarkan begitu saja, hal itu dapat menyebabkan penyempitan dinding pembuluh darah atau bahkan penyumbatan total. Ketika aliran darah ke otak berhenti karena alasan apa pun, maka terjadilah penyakit stroke.

Dr. Frederico menambahkan orang dengan diabetes dapat menurunkan tingkat stroke mereka dengan diet, olahraga, dan mengendalikan diabetes dengan mengonsumsi obat-obatan yang tepat. Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan, termasuk pil dan insulin, tetapi selalu ini perlu dikombinasikan dengan modifikasi gaya hidup seperti olahraga dan diet. 

"Anda tidak harus membiarkan diabetes mengontrol tubuh Anda. Dengan penanganan dan pengobatan yang tepat, Anda dapat memiliki hasil yang sama seperti orang tanpa diabetes," saran Frederico. 
(yyy)

MOST SEARCH