FITNESS & HEALTH

Konsumsi 6 Buah Ini untuk Mengatasi Stres Asam Lambung

Mia Vale
Senin 07 November 2022 / 07:00
Jakarta: Refluks asam yang juga dikenal sebagai heart burn, adalah kondisi kronis di mana asam atau empedu mengalir dari pipa makanan ke dalam perut dan mengiritasi lapisan dalamnya. Ini adalah penyakit jangka panjang yang menyebabkan sensasi terbakar di daerah dada bagian bawah karena aliran asam kembali ke pipa makanan. Juga mengakibatkan rasa seperti asam di mulut, muntah, nyeri dada, masalah pernapasan dan keausan gigi.

Menurut Dr. Divya Choudhary, Kepala Ahli Diet, Max Super Specialty Hospital penyebab pertama dan utama dari refluks asam adalah stres. Budaya kerja di kota-kota metro menuntut tingkat multi-tasking tertentu yang paling sering menyebabkan peningkatan tingkat stres dan fenomena ini berkembang dari hari ke hari. 

"Mengonsumsi makanan besar dan berat pada interval yang tidak teratur juga menyebabkan refluks asam," tutur dr. Divya. 

Beberapa penelitian pun telah membuktikan bahwa obesitas juga dapat menyebabkan refluks asam. Orang yang cenderung memiliki masalah berat badan, juga bisa berisiko mengalami refluks asam. Konsumsi minuman yang berlebihan seperti kopi, teh, alkohol dan minuman berkarbonasi meningkatkan masalah refluks asam.

Refluks asam dapat dipicu pada orang yang berbeda oleh makanan dan minuman yang berbeda. Penyebabnya sering dikaitkan dengan gaya hidup individu tetapi mungkin juga akibat hiatus (atau hiatus) hernia. Pada kondisi ini terdapat lubang pada diafragma yang memungkinkan bagian atas lambung masuk ke rongga dada, sehingga menyebabkan terjadinya GERD.

Menurut dr. Divyta, memilih makanan yang lebih kecil karena makanan besar mengisi perut dapat memberi tekanan pada segmen intra-abdominal (LES), membuat refluks dan GERD lebih mungkin terjadi. Pun menjaga berat badan karena lemak perut ekstra memberi tekanan pada perut, sehingga mendorong cairan lambung naik ke kerongkongan. 

Nah, untuk membantu mengurangi efek refluks asam, kamu bisa mengonsumsi enam buah  berikut ini:
 

Pisang

Melansir dari Food NDTV, pisang kuning merupakan sumber potasium, serat, vitamin C, antioksidan dan fitonutrien. Serat dalam pisang mampu meningkatkan pencernaan dan mengurangi refluks.
 

Pepaya

Buah tropis yang manis ini memberikan beberapa manfaat kesehatan. Ia dikenal untuk melawan penyakit jantung, diabetes, kanker, kesehatan tulang dan asma. Buah ini juga mengandung vitamin K, beta-karoten, kalsium dan merupakan sumber yang kaya vitamin A. Pepaya mengandung enzim yang disebut papain yang membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi heartburn.
 

Semangka

Buah populer ini kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Karena kandungan airnya yang tinggi, ini membantu pencernaan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Buah ini juga dapat menetralkan asam di perut, sehingga mengurangi refluks.


(Apel dapat mengurangi asam dan menenangkan perut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

Buah ara (tin)

Mengandung gula alami, mineral, kalium, kalsium dan zat besi. Kandungan seratnya membantu melancarkan buang air besar dan gangguan pencernaan. Sembelit juga diketahui dapat dicegah dengan konsumsi buah ara.
 

Apel

Anggota keluarga mawar ini mengandung vitamin A, C, D, B-16 dan B-12. Kalsium, zat besi dan magnesium juga ditemukan dalam apel. Ini mempromosikan pencernaan yang sehat dan buang air besar secara teratur. Ini mengurangi asam dan menenangkan perut.
 

Persik

Buah kecil berbulu ini milik keluarga batu yang menunjukkan bahwa ia memiliki satu biji tengah yang besar. Ini terdiri dari kalsium, zat besi, magnesium, vitamin A, B6, B12 dan C. Ini dikenal sangat membantu saat mengatasi diabetes, masalah kulit, kanker kolorektal, dan lain sebagainya. Kandungan asamnya rendah dan baik untuk penderita refluks asam.
(yyy)

MOST SEARCH