FITNESS & HEALTH

9 Manfaat Saling Memaafkan untuk Kesehatan

K. Yudha Wirakusuma
Senin 02 Mei 2022 / 06:07
Jakarta: Momentum Hari Raya Idul Fitri tak bisa dilepaskan dari kegiatan silahturahmi dan saling memaafkan. Selain mempererat silahturahmi, ternyata saling memaafkan juga bermanfaat untuk kesehatan.

Dikutip dari Dokter Sehat, peneliti dari Universitas California, San Diego, AS, menemukan fakta ketika berhasil memaafkan orang yang menyakiti kita, tekanan darah akan turun.

Kemudian, dalam jangka panjang, tekanan darah yang normal akan melindungi kita dari penyakit jantung dan stroke. Selain itu ada banyak manfaat saling memaafkan.

Berikut beberapa manfaat saling memaafkan untuk kesehatan:
 

1. Menurunkan tekanan darah 


Saling memaafkan membuat masalah detak jantung mereda dan tekanan darah turun. Kondisi ini menormalkan banyak proses dalam tubuh dan dapat berpengaruh pada hati dan sistem peredaran darah.
 

2. Mengurangi stres 


Manfaat memaafkan dapat mengurangi stres, hal itu karena kita tidak lagi mengulangi pemikiran yang salah yang menyebabkan timbulnya tekanan psikis. Dengan melepaskan beban untuk menyelesaikan permasalahan, kita belajar bagaimana menghilangkan rasa kejengkelan dan stres.
 

3. Mampu mengendalikan amarah 


Manfaat memaafkan bagi kesehatan selanjutnya dapat mengendalikan emosi. Semakin sedikit beban, kita bisa lebih banyak mengendalikan diri ketika benar-benar marah. Kita akan lebih bisa menarik napas secara perlahan dan bersikap tenang, daripada menyerang seseorang yang sedang marah.
 

4. Memperlambat detak jantung 


Manfaat sikap pemaaf mampu menenangkan hati karena membiarkan rasa sakit dalam diri mereda, dengan memperbaiki tekanan darah dan detak jantung. Membebaskan dendam dan amarah dengan saling memaafkan membuat hati kita menjadi tenang dan detak jantung menurun.
 

5. Mengurangi gejala depresi 


Manfaat memaafkan waktu kita tak lagi habis untuk memikirkan konflik-konflik yang sebelumnya terjadi. Berdamai dan memaafkan diri sendiri karena akan memberi kita kesembuhan dan kebaikan, serta dapat menggantikan depresi dengan kasih sayang.
 

6. Mengurangi gejala kecemasan


Hampir semua orang perlu memaafkan dirinya sendiri dan orang lain. Kecemasan sering muncul ketika kita takut bahwa telah melakukan sesuatu yang salah. Hati nurani kita yang bersalah dapat menyebabkan kecemasan pada tingkat yang dalam. Cara yang terbaik adalah memaafkan karena membantu kita untuk mencintai diri sendiri secara mendalam dan membebaskan diri dari rasa sakit batin.
 

7. Mengurangi rasa sakit kronis 


Ketika membiarkan perubahan besar terjadi dengan memaafkan, kita akan menyembuhkan diri kita sendiri pada tingkat psikologis dan fisik. Dengan demikian, rasa sakit kronis dapat disembuhkan dan tubuh akan kembali sehat. 

8. Hubungan yang lebih sehat

Ketika memaafkan sebagai bagian rutinitas dari latihan spiritual, kita mulai bisa memerhatikan bahwa semua hubungan kita (dengan orangtua, kekasih, rekan kerja, bos, tetangga, dan lainnya) mulai berkembang dan lebih baik. Manfaat memaafkan orang lain akan jauh lebih sedikit drama yang harus dihadapi, dan itu adalah pencapaian yang besar dalam hidup kita.
 

9. Meningkatkan kesejahteraan psikologis 


Bila melepaskan keluhan, kita menjadi lebih harmonis di semua tingkatan. Mimpi buruk berkurang dan tujuan kehidupan baru yang menarik menjadi hal biasa. Kita merasa lebih tenang, lebih bahagia, dan siap memberikan belas kasih dan cinta terhadap sesama.
(YDH)

MOST SEARCH