FITNESS & HEALTH

Privasi Jadi Kemewahan Baru? Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Jadi Pengingat

Yatin Suleha
Rabu 04 November 2026 / 16:49
Ringkasnya gini..
  • Kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo menyeret tiga personel Polri sebagai tersangka.
  • Dugaan penyadapan disebut melibatkan sistem LIMS atau Lawful Interception Management System.
  • Membatasi jejak digital dan mengurangi oversharing bisa menjadi pilihan gaya hidup untuk menjaga privasi.

Jakarta: Seberapa banyak orang lain bisa mengetahui kehidupan pribadimu hanya dari media sosial?

Mulai dari tempat tinggal, lokasi nongkrong, rutinitas harian, sampai rencana liburan, semuanya bisa saja terlihat dari unggahan yang dibagikan setiap hari.

Isu privasi kembali menjadi perhatian setelah kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto mencuat.

Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan 3 personel Polri berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik.

Dilansir dari berbagai sumber, Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkapkan bahwa dugaan penyadapan berlangsung selama periode 2025 hingga 2026.

Sejumlah nomor telepon, termasuk milik Presiden Prabowo, disebut dimasukkan ke server LIMS (
Lawful Interception Management System) tanpa melalui proses verifikasi.
 



LIMS atau Lawful Interception Management System merupakan sistem yang berkaitan dengan pengelolaan intersepsi atau penyadapan secara sah.

Artinya, sistem ini tidak otomatis ilegal. Dalam perkara tersebut, penyidik menduga ada penggunaan sistem yang tidak sesuai prosedur. File hasil penyadapan juga disebut telah dihapus sekitar Oktober 2026.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa privasi bukan sekadar urusan menyembunyikan percakapan atau mengunci smartphone.

Ada ruang pribadi yang tetap perlu dijaga, bahkan ketika hampir seluruh aktivitas sudah terhubung dengan internet.

 

Jakarta Café Post on Smartphone
(Unggahan foto tempat yang dikunjungi, meski dibagikan setelah aktivitas selesai, tetap dapat memberikan petunjuk tentang kebiasaan dan lokasi yang sering didatangi seseorang. Jika dikombinasikan dengan informasi lain di media sosial, jejak tersebut bisa mengungkap sebagian kehidupan pribadi pengguna. Foto: Dok. AI Generated)
 

Ketika privasi terasa semakin berharga



Di tengah budaya oversharing, membagikan kehidupan pribadi seolah sudah menjadi bagian dari keseharian.

Makan di restoran, bepergian, hingga aktivitas akhir pekan sering kali langsung diabadikan dan diunggah ke media sosial.

Padahal, semakin banyak informasi yang dibagikan, semakin banyak pula jejak digital yang tertinggal.

Informasi kecil yang terlihat biasa saja bisa memberikan gambaran tentang kebiasaan, lokasi, hingga rutinitas seseorang.

Konsep The Luxury of Privacy menarik untuk dibicarakan dalam situasi ini. Privasi seolah menjadi kemewahan baru karena gak semua orang punya kebiasaan atau kesadaran untuk membatasi informasi tentang dirinya di ruang digital.

Bukan berarti seseorang harus punya smartphone mahal atau sistem keamanan canggih untuk mendapatkan privasi.

Justru, kemampuan menentukan informasi yang ingin dibagikan dan disimpan sendiri menjadi hal penting.

 

 

Mulai menerapkan gaya hidup minim jejak digital



Kesadaran menjaga privasi bisa dimulai dari perubahan kebiasaan sederhana. Misalnya, gak selalu mengunggah lokasi secara real-time, membatasi informasi tentang rutinitas harian, dan lebih selektif memilih siapa yang bisa melihat unggahan pribadi.

Selain itu, digital detox juga bisa menjadi pilihan. Sesekali mengurangi aktivitas media sosial memberi ruang untuk menikmati momen tanpa merasa harus selalu mendokumentasikannya.

Pada akhirnya, menjaga privasi bukan berarti harus menghilang dari internet. Kita tetap bisa aktif di media sosial tanpa harus membagikan seluruh kehidupan pribadi.

Sebab, gak semua hal harus diketahui publik. Ada bagian kehidupan yang memang lebih nyaman jika hanya menjadi milik sendiri.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH