FITNESS & HEALTH

Perluas Akses Kesehatan, MHSB Perkuat Layanan Kanker dan Ortopedi

Elang Riki Yanuar
Kamis 05 November 2026 / 17:00
Ringkasnya gini..
  • Mayapada Hospital Surabaya membangun Tower 2 dengan sembilan lantai untuk memperkuat layanan kanker, ortopedi, dan cedera olahraga.
  • Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya akan dilengkapi Digital PET-CT Scan, SPECT Scan, hingga layanan transplantasi sumsum tulang untuk pasien kanker.
  • Mayapada Hospital Surabaya memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia Timur melalui pengembangan teknologi medis dan operasi robotik.
Jakarta: Kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis dan teknologi medis modern terus meningkat. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Mayapada Healthcare mulai membangun Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) guna memperluas kapasitas pelayanan dan meningkatkan kemampuan penanganan berbagai penyakit, termasuk kasus medis kompleks.

Pembangunan gedung baru ini ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking. Ekspansi tersebut diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat Jawa Timur hingga Indonesia Timur terhadap layanan kesehatan berstandar tinggi, terutama dalam bidang kanker, ortopedi, serta penanganan cedera olahraga.

Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya dirancang memiliki sembilan lantai dan akan terintegrasi dengan Tower 1. Pengembangan ini difokuskan pada tiga layanan unggulan, yakni Oncology Center, Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC), dan Orthopedic Center.

Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, mengatakan pembangunan Tower 2 merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas layanan medis seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang komprehensif.

Menurutnya, pengembangan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas gedung, tetapi juga peningkatan kualitas hasil pengobatan atau clinical outcomes serta pengalaman pasien selama menjalani perawatan.

Salah satu layanan yang akan diperkuat melalui pembangunan Tower 2 adalah Oncology Center. Pusat layanan kanker ini akan dilengkapi fasilitas kedokteran nuklir dan teranostik untuk mendukung proses diagnosis sekaligus penanganan penyakit kanker secara lebih terarah.

"Ekspansi ini bukan sekadar penambahan gedung, tetapi investasi untuk meningkatkan kualitas layanan medis dan memperkuat daya saing layanan kesehatan Indonesia,” ujar Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir. 

Teknologi medis yang disiapkan mencakup Digital PET-CT Scan dan SPECT Scan. Kedua teknologi tersebut dapat membantu dokter memperoleh informasi lebih mendalam mengenai kondisi pasien sebagai bagian dari proses pemeriksaan dan perencanaan terapi. Fasilitas Ruang Isolasi Radio Aktif (RIRA) juga akan disediakan untuk mendukung keamanan pasien dan tenaga medis dalam pelaksanaan terapi radioaktif.

Selain pengembangan teknologi diagnostik dan terapi, Oncology Center juga akan memperluas kemampuan penanganan kanker kompleks melalui layanan transplantasi sumsum tulang atau Bone Marrow Transplant (BMT). Layanan ini menjadi salah satu pilihan terapi bagi pasien dengan kondisi penyakit tertentu yang membutuhkan penanganan khusus.

Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas tersebut didorong oleh pertumbuhan kebutuhan layanan kesehatan di Surabaya. Mayapada Hospital Surabaya berupaya menghadirkan layanan medis lanjutan agar masyarakat tidak perlu selalu mencari fasilitas pengobatan ke luar daerah.

Selain layanan kanker, pengembangan Tower 2 juga akan memperkuat Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) dan Orthopedic Center. Kedua pusat layanan ini akan dikembangkan menjadi ekosistem kesehatan olahraga dan ortopedi yang terintegrasi, mulai dari diagnosis cedera, tindakan medis lanjutan, rehabilitasi, hingga peningkatan performa fisik.

Fasilitas tersebut ditujukan tidak hanya bagi atlet profesional, tetapi juga masyarakat umum dan penggemar olahraga yang membutuhkan penanganan cedera maupun pemulihan fungsi gerak. Pengembangan teknologi tindakan berbantuan robot juga menjadi bagian dari peningkatan kemampuan layanan ortopedi.

Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua, mengungkapkan bahwa rumah sakit tersebut telah mencatat lebih dari satu juta kunjungan pasien sejak mulai beroperasi pada 2021.

Dalam periode tersebut, MHSB telah menangani lebih dari 15.000 kasus jantung, 14.000 kasus ortopedi, 3.000 kasus kanker, serta 2.000 kasus saraf dan otak. Jumlah tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam memperluas kapasitas dan meningkatkan kompetensi medis rumah sakit.

Penguatan layanan ortopedi juga telah dilakukan melalui penggunaan VELYS™ Robotic-Assisted Solution untuk operasi penggantian sendi lutut. Teknologi ini membantu dokter dalam merencanakan dan menjalankan prosedur operasi dengan pendekatan berbantuan robot. Rumah sakit juga menerapkan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®) untuk mendukung proses pemulihan pasien setelah tindakan operasi.

Dalam menangani penyakit dengan tingkat kompleksitas tinggi, Mayapada Hospital Surabaya turut menerapkan pendekatan multidisiplin. Melalui Tumor Board di Oncology Center, sejumlah dokter dari berbagai spesialisasi berkolaborasi menentukan strategi penanganan pasien kanker. Pendekatan serupa diterapkan melalui Cardiac Board di Heart & Vascular Center untuk mendukung pengambilan keputusan medis pada kasus jantung yang kompleks.

Rumah sakit ini juga mengembangkan pelayanan berbasis kebutuhan individual pasien atau patient-centered care. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Patient Navigator di Oncology Center dan Cardiac Advisor di Heart & Vascular Center. Keduanya bertugas membantu pasien dan keluarga memahami informasi medis serta mengoordinasikan kebutuhan selama menjalani proses pengobatan.

Sementara itu, dalam pelayanan penyakit saraf dan otak, Mayapada Hospital Surabaya telah memperoleh pengakuan dari World Stroke Organization (WSO) sebagai stroke-ready hospital. Pengakuan ini menunjukkan kesiapan rumah sakit dalam memberikan penanganan stroke berdasarkan protokol internasional.

Berbagai pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis, mulai dari pemeriksaan, diagnosis, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Melalui pembangunan Tower 2, Mayapada Hospital Surabaya menargetkan peningkatan kemampuan penanganan penyakit kompleks sekaligus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia Timur.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)

MOST SEARCH