FITNESS & HEALTH

Vaksin Pfizer Hanya 12 Persen Efektif Lawan Omicron untuk Anak 5 - 11 Tahun?

Mia Vale
Selasa 01 Maret 2022 / 21:22
Jakarta: Departemen Kesehatan Negara Bagian New York menemukan bahwa efektivitas vaksin Pfizer terhadap infeksi covid-19 menurun dari 68 persen menjadi 12 persen untuk anak-anak dalam kelompok usia 5 sampai 11 tahun. 

Tim pejabat kesehatan masyarakat yang melakukan penelitian mengatakan penurunan dramatis dalam efektivitas vaksin di antara anak-anak usia tersebut kemungkinan karena dosis yang lebih rendah yang mereka terima. 

Melansir dari berita yang dipublikasikan oleh CNBC, anak-anak dalam kelompok usia 5 sampai 11 tahun diberikan dua suntikan 10 mikrogram, sedangkan anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun menerima suntikan 30 mikrogram. 

Para peneliti juga membandingkan anak berusia 11 dan 12 tahun selama akhir pekan yang berakhir 30 Januari 2022. Mereka menemukan efektivitas vaksin menurun menjadi 11 persen untuk kelompok dosis rendah tetapi menawarkan perlindungan 67 persen kepada kelompok yang menerima dosis lebih tinggi. 


Vaksin covid-19 untuk anak
(Departemen Kesehatan Negara Bagian New York menemukan bahwa efektivitas vaksin Pfizer menurun dari 68 persen menjadi 12 persen untuk anak-anak dalam kelompok usia 5 sampai 11 tahun. Para peneliti juga menemukan perlindungan 67 persen kepada kelompok yang menerima dosis lebih tinggi. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


“Mengingat hilangnya perlindungan terhadap infeksi dengan cepat, hasil ini menyoroti pentingnya perlindungan berlapis, termasuk pemakaian masker, bagi anak-anak untuk mencegah infeksi dan penularan,” tulis pejabat kesehatan masyarakat dalam penelitian tersebut. 

Untuk anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun, efektivitas vaksin terhadap infeksi turun dari 66 persen menjadi 51 persen dari Desember 2021 hingga akhir Januari 2022. Perlindungan terhadap rawat inap turun dari 85 persen menjadi 73 persen untuk remaja selama periode yang sama. 

Data tersebut muncul saat New York City berencana untuk mengakhiri mandat masker sekolah pada 7 Maret 2022, dengan California melakukan hal yang sama empat hari kemudian. 

Pemerintah negara bagian melonggarkan mandat dan pembatasan karena infeksi covid-19 menurun secara dramatis setelah varian Omicron melanda negara itu pada bulan Desember dan Januari. 

Infeksi covid-19 turun 91 persen dari pandemi tertinggi di bulan Januari. AS melaporkan rata-rata harian hampir 66.000 infeksi baru pada hari Minggu, dibandingkan dengan lebih dari 802.000 pada 15 Januari, menurut analisis data CNBC dari Universitas Johns Hopkins. 

AS mengalami lonjakan rawat inap anak-anak dengan covid-19 selama gelombang Omicron. Food and Drug Administration berupaya mempercepat vaksin Pfizer untuk anak-anak berusia enam bulan hingga empat tahun  ini sebagai tanggapan atas jumlah anak yang dirawat di rumah sakit karena covid-19. 

Namun, FDA dan Pfizer memutuskan untuk menunda rencana tersebut setelah data pada dua dosis pertama tidak memenuhi harapan. FDA sekarang menunggu untuk melihat data uji klinis pada dosis ketiga untuk anak-anak, yang diharapkan pada bulan April 2022.

(TIN)

MOST SEARCH