FITNESS & HEALTH

Merokok Bisa Jadi Penyebab Katarak? Begini Penjelasan Dokter

Fatha Annisa
Kamis 01 Oktober 2026 / 17:22
Ringkasnya gini..
  • Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko katarak, namun secara sistematik.
  • Dokter menjelaskan asap rokok yang langsung mengenai mata justru dapat menyebabkan mata kering.
  • Selain rokok, paparan sinar UV dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko katarak.
Jakarta: Rokok mengandung berbagai zat yang dapat menyebabkan kanker (karsinogenik). Namun, tahukan Sobat Medcom, bahwa kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko katarak?
 
Dokter spesialis mata JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. Milzan Murtadha, SpM, menjelaskan bahwa pengaruh rokok terhadap katarak terjadi melalui proses di dalam tubuh, bukan semata-mata karena asap rokok mengenai mata.
 
“Biasanya tetap jalurnya sistemik. Bukan yang asap rokok langsung. Tapi kalau asap rokok langsung ke mata, bikin matanya kering,” ujar Dr. Milzan.
 
 
Menurutnya, pengaruh ini terjadi karena paparan zat dari rokok dapat memicu pembentukan radikal bebas yang kemudian berkontribusi terhadap kerusakan sel dan jaringan, termasuk pada mata.
 
“Merokok itu kan sangat bahaya untuk tubuh. Dan dia mempengaruhi semua di tubuh kita. Jadi pembuluh darah, dari pembuluh darah nanti di retinanya. Radikal bebas juga. Nah, itu yang biasanya menyebabkan katarak,” jelasnya.

   

Paparan UV Jangka Panjang dan Penggunaan Ponsel

Selain rokok, Dr. Milzan menyebut paparan sinar UV sebagai faktor lain yang dapat meningkatkan risiko katarak. Namun, hal ini bisa terjadi dalam jangka waktu panjang, bukan satu atau dua tahun saja.
 
“Sering terkena UV itu pasti mempercepat untuk risiko kataraknya. Tapi apakah dalam jangka waktu satu-dua tahun aja? Enggak. Pasti tetap berpuluh-puluh tahun juga,” katanya.
 
Sementara itu, penggunaan ponsel dalam waktu lama tidak disebut sebagai penyebab katarak. Dr. Milzan mengatakan penggunaan gadget tidak masalah selama mata tetap diperhatikan ketika mulai mengalami keluhan.
 
“Gak apa-apa main HP, cumaya kalau mata udah mulai lelah, istirahat,” tutupnya.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)

MOST SEARCH