FITNESS & HEALTH

Kenapa Bisa Harimau Ragunan Terpapar Covid-19? Ini Analisis Pakar Satwa IPB

MetroTV
Kamis 05 Agustus 2021 / 14:22
Jakarta: Kasus positif covid-19 pada hewan tengah marak terjadi di sejumlah negara. Kepala Pusat Studi Satwa dan Primata Institut Pertanian Bogor (IPB) Huda Shalahudin Darusman menegaskan penularan ini datang dari manusia.

World Organization for Animal Health (OIE) mencatat mayoritas kasus covid-19 pada hewan disebabkan oleh kontak erat dengan manusia. Menurutnya, belum ada bukti bahwa antarhewan bisa saling menularkan covid-19.

"Tidak ada bukti yang kuat bahwa hewan dapat menular ke hewan lain, apalagi hewan ke manusia," kata Huda dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Huda menjelaskan kesamaan dalam memiliki reseptor pada paru-paru membuat manusia berpotensi menularkan virus terhadap hewan. Tingkat kepekaan hewan pun berbeda-beda.

"Banyak kasus menimpa kucing dan anjing. Walaupun kucing tidak memiliki kepekaan setinggi primata, namun kontak erat dengan pemilik itu penyebabnya,” kata Huda

Bahkan, laporan kesamaan gejala yang terjadi pada manusia dan hewan disebut menjadi salah satu kecenderungan. Huda mengingatkan masyarakat harus memahami perjalanan penyakit dan keparahan pada hewan berbeda dengan manusia.

"Seberapa beratnya tentu bergantung dari derajat infeksi dan seberapa banyak virus yang masuk. Ini cukup berbahaya,” terang Huda.

Ia mengimbau masyarakat agar membatasi kontak dengan hewan peliharaan. Penggunaan masker dan jaga jarak dinilai sangat penting guna mencegah penularan virus terhadap hewan kesayangan. (Nadia Ayu)
(UWA)

MOST SEARCH