FITNESS & HEALTH

Alasan Kenapa Gejala Kanker Usus di Usia Muda Sering Kegocek sama Nyeri Haid

A. Firdaus
Rabu 10 Juni 2026 / 14:19
Ringkasnya gini..
  • Dalam beberapa tahun terakhir, kasus kanker usus juga semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda, termasuk wanita.
  • Kanker usus merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal di saluran usus
  • Berat badan yang turun drastis dalam waktu singkat tanpa perubahan pola makan, maupun aktivitas fisik juga termasuk gejala yang perlu diwaspadai.
Jakarta: Kanker usus sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang berusia lanjut. Padahal, dalam beberapa tahun terakhir, kasus kanker usus juga semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda, termasuk wanita.

Sayangnya, gejala awal penyakit ini kerap tidak disadari, karena mirip dengan gangguan pencernaan sehari-hari, seperti sakit perut, kembung, atau perubahan pola buang air besar.
 
Dilansir dari Alodokter, kanker usus merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal di saluran usus. Jenisnya beragam, tergantung pada lokasi kemunculannya, mulai dari kanker usus besar, kanker usus halus, kanker usus dua belas jari, hingga kanker rektum. 

Karena gejalanya sering muncul secara perlahan dan tidak spesifik, banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah memasuki stadium yang lebih lanjut. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda awal sejak dini menjadi langkah penting, agar diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat.


(Karena gejalanya sering muncul secara perlahan dan tidak spesifik, banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah memasuki stadium yang lebih lanjut, Foto: Dok. Pexels.com)

Berikut adalah enam gejala awal kanker usus yang perlu diwaspadai.

1. Kram dan nyeri perut berkepanjangan


Munculnya nyeri atau kram perut yang terjadi berulang dan berlangsung dalam waktu lama, bisa menjadi salah satu tanda awal kanker usus. Pada wanita, keluhan ini sering disalahartikan sebagai nyeri haid atau gangguan pencernaan biasa.
 

2. Perubahan pola BAB


Perubahan kebiasaan buang air besar, yang terjadi terus-menerus patut mendapat perhatian. Kondisi ini bisa berupa diare, sembelit, atau perubahan bentuk tinja yang menjadi lebih kecil dan pipih dari biasanya.
 

3. Adanya darah pada tinja


Darah pada tinja, baik berwarna merah segar maupun hitam gelap, dapat menjadi salah satu gejala kanker usus. Namun pada tahap awal, pendarahan terkadang tidak terlihat secara kasat mata, sehingga hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan medis.
 

4. Perut terasa kembung terus-menerus


Rasa penuh, begah, atau kembung yang muncul berulang tanpa penyebab yang jelas, juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pada saluran usus yang perlu diperiksa lebih lanjut.
 

5. Kelelahan yang tidak wajar


Tubuh yang mudah lelah meski tidak melakukan aktivitas berat dapat terjadi akibat anemia, karena pendarahan internal yang berlangsung secara perlahan dalam waktu lama.
 

6. Penurunan berat badan tanpa sebab jelas


Berat badan yang turun drastis dalam waktu singkat tanpa perubahan pola makan, maupun aktivitas fisik juga termasuk gejala yang perlu diwaspadai.

 

Gejala-gejala tersebut sering kali dianggap sepele dan diabaikan selama bertahun-tahun. Padahal, deteksi dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan secara signifikan. 

Jika keluhan muncul terus-menerus atau semakin memburuk, segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau konsultasi dengan dokter spesialis gastroenterologi, untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH