FITNESS & HEALTH
Cara Mengetahui Kamu Demam Tanpa Menggunakan Termometer
Raka Lestari
Selasa 22 Desember 2020 / 13:01
Jakarta: Termometer biasa digunakan untuk mengetahui suhu tubuh seseorang, terutama ketika sedang mengalami demam. Namun sebenarnya, kamu tetap bisa mengetahui apakah seseorang mengalami demam tanpa menggunakan termometer.
Itu karena ada beberapa gejala yang biasanya berkaitan dngan demam. Dilansir dari Insider, biasanya seseorang yang mengalami demam akan mengalami gejala berikut ini:
Nyeri pada tubuh, sakit kepala, dan lemas sangat umum terjadi pada orang yang mengalami demam. Tubuh terasa nyeri sering menyertai virus seperti flu atau flu biasa akibat peradangan dari respons kekebalan tubuh terhadap virus.
Banyak orang yang mengalami demam merasa kedinginan atau menggigil, meski suhu tubuhnya tinggi. Ini karena tubuh sedang berusaha menaikkan suhu untuk mengatasi penyebab demam. Orang yang kedinginan karena demam akan tetap merasa panas saat disentuh, dan mereka harus berpakaian tipis.
Banyak orang yang sedang demam mengalami kulit atau pipi merah. Ini terjadi ketika tubuh membuka pembuluh darah (proses yang disebut vasodilatasi) yang meningkatkan aliran darah ke kulit dan menyebabkan kemerahan.
Banyak orang yang berkeringat ketika sedang demam. Ini merupakan upaya tubuh untuk mengatur suhu dan mendinginkan tubuh, tetapi bisa berbahaya jika kamu tidak minum cukup air.
"Dengan demam tinggi, kita bisa kehilangan banyak cairan melalui keringat," kata Jordana Haber, MD. Jika kamu merasa demam, perhatikan tanda-tanda dehidrasi, termasuk mulut kering, rasa haus yang berlebihan, atau kesulitan fokus.
Jika kamu sudah mengalami gejala umum demam seperti yang sudah disebutkan, kamu juga bisa mengukur suhu tubuh berdasarkan intuisi diri sendiri.
"Merasa seperti sedang demam adalah cara yang cukup akurat untuk mengetahuinya," kata David Cutler, MD, ketua kelompok medis Santa Monica Family Physicians.
"Jika kamu merasa panas atau kedinginan, ada kemungkinan besar kamu mengalami demam," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Itu karena ada beberapa gejala yang biasanya berkaitan dngan demam. Dilansir dari Insider, biasanya seseorang yang mengalami demam akan mengalami gejala berikut ini:
1. Tubuh terasa nyeri dan lemas
Nyeri pada tubuh, sakit kepala, dan lemas sangat umum terjadi pada orang yang mengalami demam. Tubuh terasa nyeri sering menyertai virus seperti flu atau flu biasa akibat peradangan dari respons kekebalan tubuh terhadap virus.
2. Kedinginan
Banyak orang yang mengalami demam merasa kedinginan atau menggigil, meski suhu tubuhnya tinggi. Ini karena tubuh sedang berusaha menaikkan suhu untuk mengatasi penyebab demam. Orang yang kedinginan karena demam akan tetap merasa panas saat disentuh, dan mereka harus berpakaian tipis.
3. Pipi menjadi kemerahan
Banyak orang yang sedang demam mengalami kulit atau pipi merah. Ini terjadi ketika tubuh membuka pembuluh darah (proses yang disebut vasodilatasi) yang meningkatkan aliran darah ke kulit dan menyebabkan kemerahan.
4. Berkeringat dan dehidrasi
Banyak orang yang berkeringat ketika sedang demam. Ini merupakan upaya tubuh untuk mengatur suhu dan mendinginkan tubuh, tetapi bisa berbahaya jika kamu tidak minum cukup air.
"Dengan demam tinggi, kita bisa kehilangan banyak cairan melalui keringat," kata Jordana Haber, MD. Jika kamu merasa demam, perhatikan tanda-tanda dehidrasi, termasuk mulut kering, rasa haus yang berlebihan, atau kesulitan fokus.
Jika kamu sudah mengalami gejala umum demam seperti yang sudah disebutkan, kamu juga bisa mengukur suhu tubuh berdasarkan intuisi diri sendiri.
"Merasa seperti sedang demam adalah cara yang cukup akurat untuk mengetahuinya," kata David Cutler, MD, ketua kelompok medis Santa Monica Family Physicians.
"Jika kamu merasa panas atau kedinginan, ada kemungkinan besar kamu mengalami demam," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)