FITNESS & HEALTH

Vaksin 1 dan 2 Kamu Beda? Ini Aturan Kemenkes untuk Boosternya

Mia Vale
Kamis 21 April 2022 / 07:18
Jakarta: Seperti kita tahu, dikenal dua metode pemberian vaksin, yakni homolog di mana pemberian dosis booster dengan jenis yang sama seperti vaksin primer sebelumnya. Dan heterolog di mana jenis vaksin booster berbeda dengan dua dosis vaksin awal. 

Tapi, bagaimana bila bila penerima vaksin primer heterolog atau vaksin covid-19 dosis 1 dan 2-nya berbeda jenis. Vaksin booster apa yang harus diberikan?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan RI memperbarui pedoman pemberian vaksinasi booster untuk covid-19. Pembaruan ini menyangkut booster untuk penerima vaksinasi dosis 1 dan 2 yang berbeda jenis.

"Untuk dosis booster, vaksin yang digunakan akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada di masing-masing daerah. Akan diutamakan vaksin yang memiliki masa kedaluwarsa atau expired (ED) terdekat," tulis rilis Kemenkes RI yang ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu.

Nah, bila kamu penerima vaksin primer dosis 1 dan 2 yang berbeda jenis, berikut booster yang bisa diberikan.


vaksin 1 dan 2 beda boosternya apa
(Simak dan catat ya di bawah ini adalah booster untuk penerima vaksinasi kesatu dan keduanya beda. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Vaksin AstraZeneca


Bila vaksin covid-19 ke-2 dengan AstraZeneca bisa booster:

- Vaksin AstraZeneca dosis penuh
- Vaksin Moderna setengah dosis
- Vaksin Pfizer setengah dosis
 

Vaksin Pfizer


Untuk vaksin covid-19 kedua dengan Pfizer, booster yang diberikan:

- Vaksin Pfizer dosis penuh
- Vaksin AstraZeneca dosis penuh
- Vaksin Moderna setengah dosis
 

Vaksin Moderna


Vaksin booster untuk vaksin covid-19 kedua dengan Moderna:

- Vaksin Moderna setengah dosis
 

Vaksin Sinopharm


Suntik vaksin covid-19 kedua dengan Sinopharm, boosternya dengan:

- Vaksin Sinopharm dosis penuh


vaksin 1 dan 2 beda boosternya apa
(Di bawah ini adalah aturan booster untuk yang vaksin pertama dan keduanya sama. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Sementara itu, bagi penerima vaksinasi primer homolog atau dosis pertama dan kedua dengan jenis yang sama masih mengikuti ketentuan berikut:
 

Vaksin Sinovac


Vaksin Primer Sinovac:

- AstraZeneca setengah dosis
- Pfizer setengah dosis
- Moderna dosis penuh
 

Vaksin AstraZeneca


Vaksin Primer AstraZeneca:

- Moderna setengah dosis
- Pfizer setengah dosis
- AstraZeneca dosis penuh
 

Vaksin Pfizer


Vaksin Primer Pfizer:

- Pfizer dosis penuh
- AstraZeneca dosis penuh
- Moderna setengah dosis
 

Vaksin Moderna


Vaksin Primer Moderna:

- Moderna setengah dosis
 

Vaksin Johnson & Johnson


Vaksin Primer Janssen (Johnson & Johnson):

- Moderna setengah dosis
 

Vaksin Sinopharm


Vaksin Primer Sinopharm:

- Sinopharm dosis penuh

(TIN)

MOST SEARCH