FITNESS & HEALTH

7 Cara biar Enggak Kepanasan Saat Tidur

Kumara Anggita
Minggu 16 Mei 2021 / 12:00
Jakarta: Ruangan yang sejuk bisa membuat tidur kamu jadi lebih enak. Sebuah tinjauan penelitian 2019 pada manusia dan hewan menemukan bahwa suhu ruangan optimal untuk tidur adalah sekitar 66 hingga 70 °F (19 hingga 21 °C).

Namun, tetap saja badan bisa merasa panas di suhu tersebut. Untuk itu, kamu bisa cari solusi. Berikut cara agar kamu tidak suka kepanasan sebelum tidur seperti dilansir dari Healthline.
 

1. Suhu dan kelembapan ruangan


Kepanasan bisa muncul karena suhu ruangan kamu memang terlalu hangat. Kelembapan juga dapat memperbesar efek panas dengan mengurangi kemampuan keringat kamu menguap. Untuk mengatasinya, coba untuk buka jendela, gunakan dehumidifier, pakai kipas angin atau AC, pindahkan kasur kamu ke lantai, atau mandi air dingin sebelum tidur.
 

2. Masalah tempat tidur


Tempat tidur yang lebih tebal cenderung menahan lebih banyak panas daripada tempat tidur yang lebih tipis. Perhatikan alat-alat yang kamu gunakan untuk tidur. Tips untuk buat tempat tidurmu lebih dingin adalah gunakan selimut yang sedikit dan pilih kain yang ringan dan memungkinkan sirkulasi udara.
 

3. Aktivitas sebelum tidur 


Aktivitas sebelum tidur juga bisa buat kamu jadi kepanasan. Misalnya saja:

- Selesai berolahraga minimal 1 jam sebelum tidur
- Hindari mengonsumsi kafein di sore atau malam hari
- Minimalkan aktivitas stres di dekat waktu tidur
- Hindari seks yang berlebihan sebelum tidur 


tidur
(Jika kamu tidur dengan hewan peliharaan ini bisa meningkatkan suhu alias tambah kepanasan atau gerah. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

4. Tidur dengan orang lain atau hewan peliharaan 


Jika kamu tidur dengan orang lain atau hewan peliharaan, kombinasi suhu tubuh kamu dapat meningkatkan suhu di bawah tempat tidur dan di kamar kamu. Jika tidur dengan orang lain, pertimbangkan untuk menggunakan selimut terpisah. Tak hanya itu, pertimbangkan untuk membuka jendela atau membiarkan pintu terbuka.
 

5. Pengobatan 


Beberapa obat-obatan berpotensi meningkatkan suhu tubuh atau mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya. Hubungi dokter dan lihat apakah kamu dapat menyesuaikan obat tersebut.
 

6. Kondisi hormonal 


Kondisi hormonal juga bisa membuat kamu merasa lebih panas. Tanyakan kepada dokter kamu tentang pilihan pengobatan terbaik untuk kondisi khusus tersebut.
 

7. Penyakit atau infeksi 


Penyakit atau infeksi membuat peningkatan suhu tubuh atau menyebabkan keringat malam. Cobalah untuk mengobati kondisi yang mendasarinya. Konsultasikan ke dokter jika tak ada perubahan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH