FITNESS & HEALTH
8 Makanan yang Bantu Cegah Tekanan Darah Tinggi saat Hamil
Fatha Annisa
Kamis 06 Agustus 2026 / 11:24
- Tekanan darah tinggi saat hamil cukup umum terjadi dan dapat dipicu oleh berbagai faktor.
- Kondisi ini bisa dikenali dengan sejumlah gejala seperti terus-menerus sakit kepala hingga mual.
- Selain pemeriksaan rutin, ibu hamil disarankan menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi jenis makanan tertentu.
Jakarta: Kehamilan merupakan masa ketika tubuh ibu mengalami banyak perubahan sehingga lebih rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan.
Dr. Pavana H.N, konsultan obstetri dan ginekologi, menjelaskan bahwa tekanan darah tinggi saat hamil cukup sering terjadi dan memerlukan penanganan medis segera. Namun tidak perlu khawatir karena kondisi ini bisa dicegah dengan pola makan yang tepat.
Sementara itu, ibu hamil dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan makanan olahan, seperti camilan kemasan, acar, serta junk food. Selain menjaga pola makan, ibu hamil juga disarankan rutin berolahraga sesuai anjuran dokter dan mengelola stres, misalnya melalui meditasi atau menulis jurnal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)
Dr. Pavana H.N, konsultan obstetri dan ginekologi, menjelaskan bahwa tekanan darah tinggi saat hamil cukup sering terjadi dan memerlukan penanganan medis segera. Namun tidak perlu khawatir karena kondisi ini bisa dicegah dengan pola makan yang tepat.
Penyebab tekanan darah tinggi saat hamil
Melansir Hindustan Times, dalam beberapa kasus, penyebab tekanan darah tinggi selama kehamilan tidak diketahui secara pasti. Kendati demikian, ada sejumlah faktor yang juga jadi memicunya, antara lain:- Preeklamsia.
- Riwayat hipertensi sebelum hamil.
- Obesitas.
- Stres.
- Diabetes.
| Baca juga: Hamil Kembar Itu Hoki atau Genetik? Yuk, Intip Faktor Penentunya! |
Gejala tekanan darah tinggi saat hamil
Selain hasil pemeriksaan tekanan darah, ibu hamil juga dapat mengenali beberapa gejala berikut:- Sakit kepala yang terus-menerus.
- Pembengkakan pada wajah atau tangan.
- Penglihatan kabur.
- Mual.
- Kenaikan berat badan secara tiba-tiba.
| Baca juga: Bumil Jadi Makin Nempel? Ternyata Ini Rahasia Boost Gairah Saat Hamil! |
Makanan yang bantu mengontrol tekanan darah saat hamil
Selain pemeriksaan dan pengobatan dari dokter, pola makan sehat juga berperan penting dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Adapun beberapa makanan yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:- Buah kaya kalium: Pisang, jeruk, dan semangka membantu menyeimbangkan kadar natrium sehingga mendukung tekanan darah yang sehat.
- Sayuran hijau: Bayam dan daun fenugreek (methi) mengandung magnesium serta antioksidan yang dapat membantu melemaskan pembuluh darah dan melancarkan sirkulasi.
- Biji-bijian utuh: Oat dan beras merah baik untuk mendukung kesehatan jantung serta membantu mengontrol tekanan darah.
- Produk susu kaya kalsium: Susu dan yoghurt menyediakan kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan sistem kardiovaskular selama kehamilan.
- Kacang-kacangan dan biji-bijian: Almond dan biji rami (flaxseed) mengandung lemak sehat dan nutrisi yang baik untuk sirkulasi darah serta kesehatan jantung.
- Sumber protein: Kacang-kacangan (dal) dan telur menyediakan protein serta nutrisi penting untuk ibu dan janin.
- Ubi jalar: Kaya kalium yang membantu menjaga keseimbangan natrium dalam tubuh dan mendukung pengendalian tekanan darah.
- Makanan kaya zat besi: Syuran hijau membantu menjaga kesehatan darah selama kehamilan.
| Baca juga: Pengobatan Kesuburan Bisa Bikin Hamil Kembar Enggak Sih? Cek Jawabannya! |
Sementara itu, ibu hamil dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan makanan olahan, seperti camilan kemasan, acar, serta junk food. Selain menjaga pola makan, ibu hamil juga disarankan rutin berolahraga sesuai anjuran dokter dan mengelola stres, misalnya melalui meditasi atau menulis jurnal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)