FITNESS & HEALTH
Bumil Kurangi Makanan dan Minuman yang Merangsang Gejala Gerd
Kumara Anggita
Minggu 03 Januari 2021 / 11:00
Jakarta: Beberapa orang memiliki penyakit gerd yang tak kunjung sembuh. Dan bila kamu hamil, kamu perlu waspada karena penyakit ini bisa semakin buruk. Gerd adalah penyakit kronis yang terjadi saat asam lambung atau empedu mengalir ke saluran makanan dan mengiritasi dinding dalamnya.
Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Good Doctor, dr. Matthew Simangungsong, Sp.OG menjelaskan bahwa orang yang punya penyakit gerd sebelum hamil maka pada saat hamil keluhan akan semakin bertambah.
Untuk itu, ia meminta kamu agar tidak konsumsi makanan yang merangsang gejala gerd muncul. “Jadi konsumsi makanan yang tidak merangsang lambung, makan sedikit-sedikit tapi sering. Yang pasti tidak bahaya ke janin ya,” sarannya dalam Rompi di Aplikasi Orami Parenting.
Dr. Matthew juga menekankan bahwa ibu tidak boleh sampai skip makan mengingat di masa kehamilan, ada beberapa ibu kerap kali merasa mual. “Makan tetap harus dipaksa sedikit-sedikit apapun yang diinginkan. Kurangi pedas dan asam,” ujarnya.
Bila para ibu merasa lemas, dr. Matthew merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi beberapa hal. “Untuk tradisional bisa konsumsi jahe hangat. Untuk obat awal bisa menggunakan vitamin B6. Keluhan mual biasanya berkurang di 16 minggu, jadi bersabar ya,” ungkapnya.
Pastikan kamu menjaga pola makanmu dengan baik. Makanlah makanan yang sehat dan begizi untuk kamu dan juga janin.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Good Doctor, dr. Matthew Simangungsong, Sp.OG menjelaskan bahwa orang yang punya penyakit gerd sebelum hamil maka pada saat hamil keluhan akan semakin bertambah.
Untuk itu, ia meminta kamu agar tidak konsumsi makanan yang merangsang gejala gerd muncul. “Jadi konsumsi makanan yang tidak merangsang lambung, makan sedikit-sedikit tapi sering. Yang pasti tidak bahaya ke janin ya,” sarannya dalam Rompi di Aplikasi Orami Parenting.
Dr. Matthew juga menekankan bahwa ibu tidak boleh sampai skip makan mengingat di masa kehamilan, ada beberapa ibu kerap kali merasa mual. “Makan tetap harus dipaksa sedikit-sedikit apapun yang diinginkan. Kurangi pedas dan asam,” ujarnya.
Bila para ibu merasa lemas, dr. Matthew merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi beberapa hal. “Untuk tradisional bisa konsumsi jahe hangat. Untuk obat awal bisa menggunakan vitamin B6. Keluhan mual biasanya berkurang di 16 minggu, jadi bersabar ya,” ungkapnya.
Pastikan kamu menjaga pola makanmu dengan baik. Makanlah makanan yang sehat dan begizi untuk kamu dan juga janin.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)