FITNESS & HEALTH

Masturbasi Mencegah Kanker Prostat, Mitos atau Fakta?

Adri Prima
Selasa 02 November 2021 / 18:41
Jakarta: Kanker prostat dalah jenis kanker yang paling sering menyerang pria. Ada banyak faktor yang bisa membuat pria lebih rentan terserang kanker prostat. 

Prostat adalah kelenjar kecil yang terdapat pada area kandung kemih. Prostat merupakan salah satu bagian dari sistem reproduksi yang berfungsi mengeluarkan semen atau cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat pria mengalami ejakulasi.

Dirangkum dari berbagai sumber, kegiatan masturbasi secara teratur disebut dapat menurunkan risiko kanker prostat. Penjelasannya, karena ejakulasi dapat membersihkan senyawa kimia penyebab kanker dari kelenjar prostat.

Sebaliknya, jika tidak pernah atau jarang ejakulasi secara reguler, maka senyawa kimia yang dapat memicu kanker akan menumpuk di kelenjar prostat.

Penelitian yang dilakukan oleh Harvard’s Health Professionals menunjukkan bahwa pria yang berejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan berisiko 33 persen lebih rendah terhadap kanker prostat dibandingkan pria yang hanya ejakulasi empat sampai tujuh kali dalam sebulan. 

Penelitian serupa di Australia menemukan bahwa risiko kanker prostat berkurang hingga 36 persen ketika pria berejakulasi sekitar tujuh kali seminggu. Risiko kanker prostat bahkan dilaporkan menurun drastis ketika masturbasi dilakukan lebih sering di usia 50-an.

Keseringan Masturbasi juga berbahaya

Hasil studi tentang korelasi masturbasi mengurangi risiko kanker prostat hingga saat ini masih menimbulkan kontroversi. Pasalnya, beberapa penelitian lain dalam jurnal BJUI menemukan bahwa pria yang sangat aktif secara seksual (sering berhubungan seks atau sering masturbasi) justru mengalami peningkatan risiko kanker prostat lebih dini, pada usia 20-30-an. 

Studi tersebut membeberkan bahwa ejakulasi juga tidak memberikan perlindungan yang berarti terhadap kanker prostat stadium lanjut atau kanker prostat agresif.

Baca: Mantan Presiden SBY Mengidap Kanker Prostat, Apa Saja Gejalanya?

Terlalu sering masturbasi, terutama jika dilakukan terlalu kuat, dapat menyebabkan cedera serius seperti penyakit Peyronie. Penyakit Peyronie adalah kondisi penumpukan plak yang mengeras dalam saluran penis sehingga menyebabkan penis bengkok. Penyakit ini dapat menyebabkan pria sulit ereksi, hingga bahkan sulit ejakulasi karena terasa sakit.

Sering masturbasi juga dapat menyebabkan seseorang lama kelamaan 'kebal' dan kurang puas terhadap rangsangan seksual selanjutnya di lain waktu, sehingga menurunkan gairah seks. 

Sampai saat ini, para profesional kesehatan tampaknya belum bisa sepakat mengenai hubungan antara frekuensi ejakulasi dengan risiko kanker prostat. Temuan-temuan yang sudah ada belum konsisten dan masih kontradiktif. Oleh karena itu, perlu lebih banyak lagi penelitian mengenai hal ini.
(PRI)

MOST SEARCH