End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

6 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari agar Vertigo Tidak Kambuh

Mia Vale
Jumat 30 Desember 2022 / 08:00
Jakarta: Jika pernah mengalami pusing yang tiba-tiba kepala seperti berputar, mungkin kamu mengalami vertigo. Istilah vertigo berasal dari bahasa latin verto yang berarti berputar. Dan vertigo sendiri merupakan gangguan vestibular yang terjadi di telinga bagian dalam. Ini lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria. Neuro Equilibrium mengatakan bahwa 20 hingga 40 persen orang terkena pusing atau vertigo di beberapa titik dalam hidup mereka.

Vertigo biasanya menyebabkan rasa ringan hingga berat dengan pusing, sakit kepala, berputar, dan perasaan tidak seimbang. Vertigo hanyalah gejala gangguan yang dapat disebabkan oleh lebih dari 40 penyakit atau kondisi telinga bagian dalam, sistem saraf atau otak.

Penyebabnya bisa dari infeksi, kotoran telinga atau lepasnya partikel kalsium karbonat, peradangan, gangguan fungsional, respons imun yang lemah, peningkatan tekanan telinga bagian dalam atau kondisi medis. Dokter mungkin mencari gerakan mata yang tidak normal atau tidak disengaja. Gerakan mata cepat yang diinduksi dengan memutar kepala dengan cepat dapat menunjukkan telinga mana yang mungkin menyebabkan masalah.

Selain pengobatan medis, mengetahui jenis makanan yang memicu vertigo dan yang harus dihindari ternyata dapat menurunkan risiko serangan vertigo dan ketidaknyamanan dari gejala yang terkait. Mengelola diet pun tidak hanya dapat membantu mengatur keseimbangan cairan ini, tetapi juga dapat memberikan antioksidan dan makanan berharga yang memiliki efek anti-inflamasi pada tubuh untuk membantu merawat kondisi mendasar. Lantas, makanan apa saja yang harus dihindari? 
 

Kafein berlebih

Melansir dari Live Strong, kafein terdapat dalam kopi, teh, coklat, minuman berenergi dan soda. Kandungan kafein dapat meningkatkan sensasi berdenging di telinga. Sehingga, penghapusan asupan kafein yang direkomendasikan dalam diet penyakit Meniere adalah saran yang baik untuk semua kondisi terkait vertigo, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience pada 2018.
 

Banyak asupan garam

Natrium adalah penyebab utama dalam memperparah vertigo. Kelebihan garam dalam makanan dapat mengganggu keseimbangan internal dan mekanisme keseimbangan di telinga bagian dalam. Hindari makanan tinggi sodium seperti, keripik keju, popcorn, acar, kecap, dan makanan kaleng. Pilihannya, mengganti garam biasa dengan bumbu dan rempah-rempah. Pilih makanan yang secara alami rendah sodium, seperti buah dan sayuran segar, daging, unggas, ikan, dan biji-bijian yang belum diolah.
 

Alkohol

Minuman ini diketahui dapat memperburuk rasa pusing, keseimbangan, dan mual jika kamu rentan terhadap vertigo. Alkohol memiliki efek negatif pada metabolisme dengan membuat tubuh dehidrasi, yang membuat metabolis berbahaya bagi telinga bagian dalam dan otak. Anggur dikenal sebagai pemicu serangan migrain yang juga dapat menyebabkan pusing dan mual.


(Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

Makanan manis

Terkait vertigo dan pola makan, mengonsumsi makanan dengan kandungan tinggi gula juga dapat menyebabkan fluktuasi volume cairan di telinga, sehingga meningkatkan gejala vertigo. Untuk meminimalkan fluktuasi, pilih gula kompleks yang terdapat dalam kacang-kacangan, biji-bijian, kentang, dan sayuran.
 

Makanan yang sebabkan peradangan

Ini juga berlaku untuk gangguan telinga bagian dalam. Makanan yang cenderung menginduksi peradangan dapat membuat gejala gangguan vestibular menjadi lebih parah dalam durasi yang lebih lama. Misal, gorengan, roti dan kue kering, daging merah, margarin, makanan olahan dan daging.
 

Makanan yang mengandung tyramine

Merupakan asam amino yang diketahui memicu migrain dan kondisi lain yang dapat menyebabkan pusing dan vertigo. Contoh makanan yang mengandung tyramine meliputi: anggur merah, hati ayam, daging asap, yogurt, cokelat, pisang, buah sitrus, keju matang, selai kacang.
(yyy)

MOST SEARCH