FITNESS & HEALTH
Apa Keunggulan Detergen Berbahan Tumbuhan?
Raka Lestari
Kamis 10 Februari 2022 / 08:06
Jakarta: Detergen merupakan salah satu produk yang paling sering ditemui dalam rumah tangga. Berbagai macam jenis deterjen dengan kelebihannya masing-masing bisa dengan mudah ditemui di pasaran. Dan seiring dengan perkembangan teknologi, serta tren plant based product saat ini detergen juga ada yang berasal dari bahan-bahan tumbuhan.
“Detergen dengan bahan aktif tumbuhan mempunyai kelebihan tidak membuat tangan gatal, ataupun panas, dan tetap bisa menjaga kulit tetap lembut,” ujar Dr. Lisman Suryanegara, M.Agr - Peneliti di Pusat Penelitian Biomaterial BRIN, dalam Launch Event So Soft Detergent, pada Selasa, 8 Februari 2022.
Ia menambahkan, bahan aktif detergen berbahan dasar tumbuhan kebanyakan berasal dari palm based yang memang memiliki kelebihan. Plant based yang lazim itu menggunakan surfaktan yang berbasis dari palm oil. "Plant based detergent ini mempunyai kelebihan. Diantaranya tidak menimbulkan iritasi, lembut di tangan, tidak menghasilkan panas,” jelas Lisman.
“Tapi plant based juga challenging karena kalau tidak menggunakan teknologi ya tidak bisa dapat kinerjanya itu. Dengan kinerja yang bagus, kemudian bebas dari paraben dan klorin tentu saja ini memerlukan formulasi,” tutur Lisman.
Menurutnya, penggunaan plant based dalam deterjen ini memerlukan sebuah teknologi. “Kita harus kreatif bagaimana memformulasikan sebuah produk sehingga bisa memberikan kinerja yang baik. Misalnya adalah bebas paraben yang berfungsi sebagai pengawet, serta klorin yang biasanya merupakan bleaching agent,” ungkap Lisman.
Lalu, bagaimana ciri-ciri detergen yang baik? “Di Indonesia, yang disebut baik itu adalah yang busanya banyak. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Jadi ini masih masalah persepsi ya, tidak harus yang busanya banyak sebenarnya,” terang Lisman.
“Tetapi kalau untuk kepentingan komersil maka busa itu menjadi salah satu yang harus dipertimbangkan. Maka dari itu selain busa, memang yang paling utama adalah kinerja detergen dalam mengangkat kotoran,” tutur Lisman.
Lisman juga mengatakan bahwa untuk menyebut suatu detergen baik atau tidak, perlu melakukan uji coba. “Jadi kita tidak bisa melihat ini detergen baik atau tidak, harus diuji coba. Selain itu juga yang tidak panas di tangan, kemudian tidak bikin kulit gatal, dan tetap bisa mempertahankan kelembutan kulit,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(YDH)
“Detergen dengan bahan aktif tumbuhan mempunyai kelebihan tidak membuat tangan gatal, ataupun panas, dan tetap bisa menjaga kulit tetap lembut,” ujar Dr. Lisman Suryanegara, M.Agr - Peneliti di Pusat Penelitian Biomaterial BRIN, dalam Launch Event So Soft Detergent, pada Selasa, 8 Februari 2022.
Ia menambahkan, bahan aktif detergen berbahan dasar tumbuhan kebanyakan berasal dari palm based yang memang memiliki kelebihan. Plant based yang lazim itu menggunakan surfaktan yang berbasis dari palm oil. "Plant based detergent ini mempunyai kelebihan. Diantaranya tidak menimbulkan iritasi, lembut di tangan, tidak menghasilkan panas,” jelas Lisman.
“Tapi plant based juga challenging karena kalau tidak menggunakan teknologi ya tidak bisa dapat kinerjanya itu. Dengan kinerja yang bagus, kemudian bebas dari paraben dan klorin tentu saja ini memerlukan formulasi,” tutur Lisman.
Menurutnya, penggunaan plant based dalam deterjen ini memerlukan sebuah teknologi. “Kita harus kreatif bagaimana memformulasikan sebuah produk sehingga bisa memberikan kinerja yang baik. Misalnya adalah bebas paraben yang berfungsi sebagai pengawet, serta klorin yang biasanya merupakan bleaching agent,” ungkap Lisman.
Lalu, bagaimana ciri-ciri detergen yang baik? “Di Indonesia, yang disebut baik itu adalah yang busanya banyak. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Jadi ini masih masalah persepsi ya, tidak harus yang busanya banyak sebenarnya,” terang Lisman.
“Tetapi kalau untuk kepentingan komersil maka busa itu menjadi salah satu yang harus dipertimbangkan. Maka dari itu selain busa, memang yang paling utama adalah kinerja detergen dalam mengangkat kotoran,” tutur Lisman.
Lisman juga mengatakan bahwa untuk menyebut suatu detergen baik atau tidak, perlu melakukan uji coba. “Jadi kita tidak bisa melihat ini detergen baik atau tidak, harus diuji coba. Selain itu juga yang tidak panas di tangan, kemudian tidak bikin kulit gatal, dan tetap bisa mempertahankan kelembutan kulit,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)