FITNESS & HEALTH

Screen Time Tinggi Tiap Hari, Apa Dampaknya buat Tubuh?

A. Firdaus
Jumat 09 Oktober 2026 / 19:10
Ringkasnya gini..
  • Niat scrolling sebentar, tau-tau udah berjam-jam. Mata pun bisa ikutan lelah.
  • Kebiasaan main HP sampai larut malam bisa bikin waktu tidur kepotong.
  • Mengurangi screen time nggak harus langsung berhenti main HP. Mulai dari kebiasaan kecil aja!

Jakarta: Pernah buka HP cuma buat cek satu notifikasi, eh, tau-tau udah satu jam scrolling media sosial? Belum lagi kalo lanjut nonton video, balas chat, sampai pindah ke aplikasi lain. Pas dicek, screen time hari ini ternyata udah tinggi banget.

Sebenernya, main HP dalam waktu lama nggak otomatis bikin kesehatan bermasalah. Namun, kebiasaan ini perlu diperhatikan kalo bikin mata nggak nyaman, waktu tidur berkurang, atau kamu jadi jarang gerak.

Nah, apa aja dampak screen time tinggi yang perlu kamu tahu?

 

Screen Time Check at Cozy Desk

(Seseorang mengecek durasi penggunaan layar melalui fitur Screen Time di ponsel. Foto: AI Generated)

 

1. Mata gampang lelah dan kering

Pernah nggak sih, mata terasa perih atau kering setelah kelamaan mantengin layar? Kondisi ini bisa jadi tanda digital eye strain alias kelelahan mata digital.

Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), menatap layar terlalu lama bisa bikin mata terasa nggak nyaman, bahkan memicu sakit kepala dan pandangan buram sementara.

Salah satu penyebabnya, kita cenderung lebih jarang berkedip saat fokus melihat layar. Akibatnya, mata jadi lebih gampang kering.

Biar mata nggak cepat protes, coba sesekali alihkan pandangan dari layar, sering berkedip, dan sesuaikan pencahayaan ruangan.

 

2. Waktu tidur malah kepotong

Niatnya mau tidur jam 10 malam, eh, malah keterusan scrolling sampai tengah malam. Siapa yang sering begini?

Penggunaan layar pada malam hari bisa memengaruhi ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun. Belum lagi kalo konten yang ditonton seru banget, rasanya selalu ada satu video lagi yang pengin dilihat.

Biar nggak kebablasan, coba tentukan jam berhenti main HP sebelum tidur. Aktifkan juga pengingat waktu penggunaan aplikasi supaya kamu lebih sadar kalo udah kelamaan scrolling.

 


 

3. Jadi makin jarang gerak

Kalo waktu luang lebih banyak dihabiskan sambil rebahan dan mantengin HP, bisa jadi waktu buat jalan kaki atau olahraga malah berkurang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang dewasa mengurangi perilaku sedentari, yaitu aktivitas saat terjaga yang minim gerakan, seperti duduk terlalu lama.

Makanya, sesekali bangun dari kursi, jalan sebentar, atau stretching di sela aktivitas bisa jadi langkah simpel buat mengimbangi waktu di depan layar.

 

Gimana cara mengurangi screen time?

Tenang, kamu nggak harus langsung puasa HP seharian, kok. Mulai aja dari hal kecil, seperti mematikan notifikasi yang nggak penting, membatasi aplikasi yang paling sering dibuka, dan menyempatkan diri bergerak di sela aktivitas.

Perlu diingat, nggak ada satu batas maksimal screen time yang berlaku buat semua orang dewasa. Main HP buat kerja tentu beda dengan scrolling berjam-jam sampai waktu tidur ikut berantakan.

Intinya, kamu tetap boleh menikmati waktu main HP. Yang penting, jangan sampai kebiasaan scrolling bikin waktu tidur, aktivitas fisik, dan kegiatan sehari-hari jadi keteteran.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH