FITNESS & HEALTH

Mengenal Gejala Alzheimer dari Ringan Hingga Parah

Kumara Anggita
Kamis 12 November 2020 / 09:04
Jakarta: Gejala alzheimer itu beragam, seringkali datang secara perlahan. Gejalanya mungkin dimulai ketika seseorang kesulitan mengingat hal-hal yang baru saja terjadi atau menuangkan pikiran ke dalam kata-kata. 

Namun seiring berjalannya waktu, orang dengan alzheimer keadaanya bisa semakin parah. Hal ini membuat mereka biasanya tidak dapat hidup sendiri atau merawat diri sendiri.

Dikutip dari WebMed, ada tiga fase utama Alzheimer antara lain:


Alzheimer Ringan


Tahap pertama biasanya berlangsung dari 2 hingga 4 tahun. Gejalanya meliputi:

- Memiliki lebih sedikit energi dan dorongan untuk melakukan sesuatu

- Kurang minat dalam pekerjaan dan aktivitas sosial dan menghabiskan lebih banyak waktu hanya untuk duduk, menonton TV, atau tidur

- Hilangnya ingatan terkini, seperti melupakan percakapan dan peristiwa yang baru saja terjadi

- Masalah bahasa, seperti kesulitan menuangkan pikiran ke dalam kata-kata atau memahami orang lain

- Masalah koordinasi ringan, seperti kesulitan menulis atau menggunakan objek yang sudah dikenal.

- Kesulitan dengan tugas sehari-hari, seperti mengikuti resep atau menyeimbangkan buku cek

- Perubahan suasana hati yang melibatkan depresi atau kurangnya minat

- Kesulitan mengemudi, seperti tersesat di rute yang sudah dikenal

Namun perlu diingat, jika seseorang memiliki satu atau beberapa masalah ini, bukan berarti dia selalu menderita Alzheimer. Ada kondisi medis lain yang dapat menyebabkan masalah yang sama, seperti:

- Kondisi yang memengaruhi metabolisme, seperti masalah tiroid

- Penyalahgunaan narkoba

- Minum obat yang tidak bekerja sama dengan baik

- Penyakit Parkinson

- Stres

- Depresi

Seorang dokter dapat memeriksa gejala-gejala ini dan melakukan tes untuk mengetahui apakah seseorang menderita Alzheimer atau sesuatu yang lain.
 

Alzheimer sedang


Ini terjadi ketika kehilangan ingatan semakin parah dan mulai menimbulkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tahap ini bisa berlangsung dari 2 hingga 10 tahun.

Seseorang dengan Alzheimer sedang mungkin mulai melupakan detail tentang kehidupan mereka, seperti di mana mereka bersekolah atau ketika mereka menikah. Mereka mungkin tidak mengenali atau mengingat anggota keluarga dan teman. Mereka mungkin juga lupa di mana mereka meninggalkan barang dan tidak dapat menelusuri kembali langkah mereka untuk menemukannya. Gejala lain pada tahap ini bisa meliputi:

- Pidato yang bertele-tele

- Kesulitan muncul dengan kata-kata yang benar dan menggunakan kata-kata yang salah

- Sulit merencanakan atau memecahkan masalah

- Kebingungan tentang waktu atau tempat. Mereka mungkin tersesat di tempat yang pernah mereka datangi. Begitu mereka berada di sana, mereka mungkin tidak tahu bagaimana atau mengapa mereka sampai ke tempat itu.

- Tidak berpakaian sesuai cuaca

- Mudah marah atau kesal, kadang-kadang menyerang keluarga atau pengasuh

- Kesulitan tidur

- Pengembaraan

- Delusi, seperti berpikir bahwa pengasuh sedang mencoba menyakiti mereka

Beberapa orang dengan Alzheimer sedang juga menjadi lebih sadar bahwa mereka kehilangan kendali atas hidup mereka, yang dapat membuat mereka semakin frustrasi atau tertekan.
 

Alzheimer yang parah


Tahap ketiga, juga dikenal sebagai Alzheimer lanjut, adalah yang paling parah. Biasanya berlangsung 1 hingga 3 tahun.

Orang-orang dalam fase ini mungkin memiliki beberapa atau semua gejala berikut:

- Kebingungan sekali tentang masa lalu dan yang terjadi sekarang

- Tidak dapat mengekspresikan diri, mengingat, atau memproses informasi

- Masalah dengan menelan dan mengontrol kandung kemih dan usus mereka

- Penurunan berat badan, kejang, infeksi kulit, dan penyakit lainnya

- Perubahan suasana hati yang ekstrim

- Melihat, mendengar, atau merasakan hal-hal yang sebenarnya tidak ada. Ini disebut denganhalusinasi

- Tidak dapat bergerak sendiri dengan mudah
(YDH)

MOST SEARCH