FITNESS & HEALTH
Menyikat Gigi, Ritual Malam yang Kian Dilupakan
A. Firdaus
Selasa 23 Juni 2026 / 12:13
- 27,8 persen masyarakat Indonesia yang memiliki kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur.
- Biaya pengobatan dan perawatan kesehatan gigi menempati urutan ketiga terbesar di dunia.
- Menjaga keseimbangan pH rongga mulut juga menjadi salah satu aspek penting dalam kesehatan gigi.
Jakarta: Rutinitas perawatan kulit malam atau night skincare semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Namun di balik tren tampil glowing dan menjaga kesehatan kulit, masih banyak orang yang justru melupakan satu kebiasaan sederhana yang tak kalah penting, yakni menyikat gigi sebelum tidur.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan hanya 27,8 persen masyarakat Indonesia yang memiliki kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur. Padahal, menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), kebiasaan tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah berbagai masalah gigi.
Saat tidur, produksi air liur menurun secara alami. Kondisi ini membuat bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang biak. Jika masih terdapat sisa makanan atau minuman manis yang menempel pada gigi, risiko terbentuknya plak hingga gigi berlubang akan meningkat.
Masalah kesehatan gigi ternyata tidak hanya berdampak pada kualitas hidup, tetapi juga beban ekonomi. Laporan Global Oral Health Status Report 2022 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat biaya pengobatan dan perawatan kesehatan gigi menempati urutan ketiga terbesar di dunia dengan nilai mencapai USD100,87 miliar, setelah diabetes dan penyakit kardiovaskular.
Hal tersebut menunjukkan bahwa langkah pencegahan sederhana, seperti menyikat gigi secara rutin sebelum tidur, dapat membantu mengurangi risiko masalah gigi yang membutuhkan biaya perawatan besar.
Selain kebiasaan menyikat gigi, menjaga keseimbangan pH rongga mulut juga menjadi salah satu aspek penting dalam kesehatan gigi. Beberapa kandungan antiseptik seperti domiphen bromide diketahui dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri, sedangkan sodium carbonate berperan menjaga keseimbangan pH di rongga mulut selama jam tidur.
Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, Michelle, mengatakan tren perawatan diri saat ini tidak hanya berfokus pada kulit, tetapi juga kesehatan mulut sebagai bagian dari penampilan dan kualitas hidup.
"Hal ini membuktikan adanya perubahan perilaku konsumen yang kini memandang senyum sehat sebagai aset estetika utama. Oral care kini menjadi bagian dari beauty and care," ujar Michelle.
Senyum Sehat Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup
Menurutnya, masyarakat saat ini semakin menyadari pentingnya mencegah masalah kesehatan dibandingkan mengobatinya. Pendekatan prevention over treatment dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Seiring berkembangnya tren perawatan diri, kesehatan gigi dan mulut kini tak lagi dipandang sekadar kebutuhan medis. Oral care mulai menjadi bagian dari gaya hidup modern, sama seperti skincare dan perawatan tubuh lainnya.
Dengan kata lain, rutinitas sebelum tidur tak hanya soal memakai serum atau pelembap wajah. Menyikat gigi secara rutin juga menjadi investasi sederhana untuk menjaga senyum sehat dan menghindari biaya perawatan gigi yang tidak sedikit di kemudian hari.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan hanya 27,8 persen masyarakat Indonesia yang memiliki kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur. Padahal, menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), kebiasaan tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah berbagai masalah gigi.
Saat tidur, produksi air liur menurun secara alami. Kondisi ini membuat bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang biak. Jika masih terdapat sisa makanan atau minuman manis yang menempel pada gigi, risiko terbentuknya plak hingga gigi berlubang akan meningkat.
Biaya perawatan gigi masih jadi salah satu yang termahal
Masalah kesehatan gigi ternyata tidak hanya berdampak pada kualitas hidup, tetapi juga beban ekonomi. Laporan Global Oral Health Status Report 2022 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat biaya pengobatan dan perawatan kesehatan gigi menempati urutan ketiga terbesar di dunia dengan nilai mencapai USD100,87 miliar, setelah diabetes dan penyakit kardiovaskular.
Hal tersebut menunjukkan bahwa langkah pencegahan sederhana, seperti menyikat gigi secara rutin sebelum tidur, dapat membantu mengurangi risiko masalah gigi yang membutuhkan biaya perawatan besar.
Menjaga keseimbangan rongga mulut saat tidur
Selain kebiasaan menyikat gigi, menjaga keseimbangan pH rongga mulut juga menjadi salah satu aspek penting dalam kesehatan gigi. Beberapa kandungan antiseptik seperti domiphen bromide diketahui dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri, sedangkan sodium carbonate berperan menjaga keseimbangan pH di rongga mulut selama jam tidur.
Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, Michelle, mengatakan tren perawatan diri saat ini tidak hanya berfokus pada kulit, tetapi juga kesehatan mulut sebagai bagian dari penampilan dan kualitas hidup.
"Hal ini membuktikan adanya perubahan perilaku konsumen yang kini memandang senyum sehat sebagai aset estetika utama. Oral care kini menjadi bagian dari beauty and care," ujar Michelle.
Senyum Sehat Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup
Menurutnya, masyarakat saat ini semakin menyadari pentingnya mencegah masalah kesehatan dibandingkan mengobatinya. Pendekatan prevention over treatment dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Seiring berkembangnya tren perawatan diri, kesehatan gigi dan mulut kini tak lagi dipandang sekadar kebutuhan medis. Oral care mulai menjadi bagian dari gaya hidup modern, sama seperti skincare dan perawatan tubuh lainnya.
Dengan kata lain, rutinitas sebelum tidur tak hanya soal memakai serum atau pelembap wajah. Menyikat gigi secara rutin juga menjadi investasi sederhana untuk menjaga senyum sehat dan menghindari biaya perawatan gigi yang tidak sedikit di kemudian hari.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)