End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Modern Dressing, Metode Perawatan Luka Terbaik untuk Pasien Diabetes

Yuni Yuli Yanti
Senin 16 Januari 2023 / 11:00
Jakarta: Seperti diketahui, luka diabetes memiliki masa penyembuhan lebih lama dibandingkan luka yang dialami oleh orang sehat pada umumnya. Mengapa? Karena kadar gula darah dalam tubuh yang terlalu tinggi, sehingga menyebabkan kerusakan saraf, menurunkan kekebalan tubuh dan mengakibatkan sirkulasi darah memburuk.

Kondisi inilah yang menghambat proses perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan, seperti luka.  Oleh sebab itu, perawatan luka pada pasien diabetes perlu diberi perhatian khusus. 

Pasalnya, jika terus dibiarkan tanpa adanya perawatan luka diabetes yang semestinya, luka tersebut akan terus terbuka, basah, dan tak kunjung sembuh. Akibatnya, penderita diabetes lebih rentan terserang infeksi jamur dan bakteri melalui luka tersebut. Dalam banyak kasus, akibat serius dari luka yang tak kunjung sembuh adalah amputasi. Tentu, banyak dari pasien tidak menginginkan hal tersebut. 

Modern dressing menjadi salah satu metode perawatan luka diabetes yang dianggap efektif bahkan terbaik untuk mengobati luka bebas amputasi. Direktur Klinik mGanik Care, dr. Kelvin Candiago, mengatakan modern dressing adalah metode penyembuhan luka yang lebih baik dan efektif karena memakai prinsip moisture balance yaitu mempercepat penyembuhan luka. Menggarap Teknologi Modern dengan menggunakan hidrogel, hidrokoloid, alginat dan foam.

"Metode ini efektif menghambat pertumbuhan luka dan merangsang pembentukan growth factors. Juga merangsang pertumbuhan pembuluh darah lebih cepat dan percepatan pembentukan sel aktif untuk penyembuhan luka. Risiko infeksinya pun lebih rendah dan bebas nyeri," jelas Dr. Kelvin saat ditemui dalam acara peresmian klinik mGanik Care di Green Lake City, Cipondoh, pada Sabtu (14/1). 


(Foto dari ki-ka: Dr. Kelvin Candiago, Jessica Rukmanto, General Manager, mGanik, dan Karina Marcia saat peresmian klinik mGanik Care. Foto: Dok. Istimewa)

mGanik Care merupakan klinik pelayanan diabetes sekaligus metabolic center untuk memudahkan penderita diabetes mendapatkan tindakan komprehensif serta penanganan yang tepat melalui pengobatan holistic diabetes treatment.

Dr. Kelvin mengutarakan bahwa menurut laporan dari International Diabetes Federation (IDF) di tahun 2021, Indonesia menempati posisi ke-5 sebagai negara teratas yang mengidap diabetes sebanyak 19.5 juta orang, setelah China, India, Pakistan, dan Amerika Serikat. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2011 yaitu 7,3 juta orang. Melihat kenaikan penderita diabetes dalam beberapa tahun terakhir, pasien diabetes tidak cukup hanya sekadar melakukan pengecekan gula darah saja. Namun, perlu untuk melakukan pemeriksaan secara holisitk guna menghindari komplikasi.

"Klinik mGanik Care hadir sebagai one stop diabetes and metabolic center di Indonesia, dengan pengobatan diabetes secara holistik dan tertarget dalam kurun waktu tiga bulan sehingga mencapai kadar gula darah atau HbA1c yang sehat," ucap Dr. Kelvin. 

Sementara, Karina Marcia, General Manager Klinik mGanik Care, menambahkan dengan diresmikannya klinik tersebut, semakin membantu pasien diabetes untuk mendapatkan perawatan secara efektif melalui layanan-layanan yang tersedia, sehingga membantu dalam proses pemulihan. 

"Mulai dari pengobatan diabetes secara holisitik, weight loss medication atau pengontrolan berat badan, health screening (Lab & Pharmacy), modern woundcare yang disertakan dengan layanan home service, mengadakan gerakan #BebasAmputasi dan perawatan immune booster," tutup Karina. 
(yyy)

MOST SEARCH