FITNESS & HEALTH

Duh! Indonesia Peringkat ke-3 di ASEAN dalam Konsumsi Gula Tertinggi

Yuni Yuli Yanti
Rabu 16 November 2022 / 09:00
Jakarta: Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 537 juta populasi orang di dunia dengan diabetes dan Indonesia pada tahun 2021 ada sekitar 19,5 persen orang dengan diabetes. Diperkirakan angkanya pun akan terus meningkat menjadi 28,6 persen di tahun 2045. 

Dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan mengatakan diabetes akan menyebabkan penyakit dengan beban biaya tertinggi.

"Indonesia termasuk negara dengan populasi diabetes tertinggi ke-5 di dunia. Peningkatan prevalensi diabetes di indonesia diikuti dengan komorbid. Akibatnya, jumlah kematian dan pembiayaan tertinggi didominasi oleh diabetes dan komplikasinya," ungkap Dr. Eva dalam konferensi pers secara virtual, pada Senin (14/11). 

Menurut Dr. Eva, tingginya konsumsi gula menjadi faktor risiko utama yang menyebabkan diabetes. Bahkan, di Indonesia sendiri tertinggi le-3 se ASEAN. Padahal, rekomendasi batasan konsumsi gula (Permenkes 28/2019) adalah kurang dari 52,5 gram atau setara 4 sdm per hari. Tetapi, masyarakat Indonesia justru mengonsumsi lebih dari itu. 

"Rata-rata 5,5 persen penduduk mengonsumsi lebih dari 50 gram per hari. Presentasenya lebih tinggi laki-laki dari perempuan dan berada di kelompok usia lebih dari 55 tahun. Sementara, produk yang paling banyak dikonsumsi adalah teh kemasan, susu kental manis, dan jus buah serbuk. Sebanyak 61,27 persen orang mengonsumsi minuman ini lebih dari sekali setiap hari," jelas Dr. Eva. 

Oleh sebab itu, selain berupaya mendukung penanganan diabetes melitus melalui beberapa peraturan perundang-undangan, pemerintah juga menganjurkan beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat, di antaranya:

- Mempertahankan berat badan ideal

- Rutin beraktivitas fisik 30 menit setiap hari. Biasakan beraktivitas dengan intensitas sedang setiap hari untuk mengendalikan berat badan.

- Mengonsumsi makanan sehat antara 3-5 porsi buah dan sayuran sehari, dan kurangi asupan gula, garam dan lemak jenuh.

- Hindari penggunaan tembakau (merokok, tembakau kunyah) dan hindari mengonsumsi alkohol

- Kelola stres

- Tes glukosa darah dan kadar HbA1c secara teratur. 
(yyy)

MOST SEARCH