FITNESS & HEALTH

SHLV is on Another Level! RS Pertama yang Diakui Dunia buat Urusan Stroke

Yatin Suleha
Jumat 08 Mei 2026 / 11:51
Ringkasnya gini..
  • Stroke masih jadi tantangan besar di Indonesia karena sering menyebabkan kecacatan akibat penanganan yang terlambat.
  • Per 11 Maret 2026, SHLV resmi jadi RS pertama di Indonesia yang dapet sertifikasi Clinical Care Program untuk Acute Ischemic Stroke dari JCI.
  • CCPC merupakan pengakuan internasional bagi rumah sakit yang memiliki sistem penanganan stroke terintegrasi.
Jakarta: Stroke masih jadi tantangan besar di Indonesia karena sering menyebabkan kecacatan akibat penanganan yang terlambat. Padahal, dalam kondisi stroke, setiap menit itu sangat berharga untuk menyelamatkan sel otak.

Kabar baiknya, Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) baru saja meraih pencapaian luar biasa. Per 11 Maret 2026, SHLV resmi jadi rumah sakit pertama di Indonesia yang dapet sertifikasi Clinical Care Program untuk Acute Ischemic Stroke dari JCI. 

Hebatnya lagi, mereka sudah berhasil mempertahankan akreditasi JCI selama 7 tahun berturut-turut! Ini jadi bukti komitmen mereka untuk penanganan stroke yang cepat dan tepat.
 
Sertifikasi Clinical Care Program Certification (CCPC) merupakan pengakuan internasional bagi rumah sakit yang memiliki sistem penanganan stroke terintegrasi, mulai dari respons kegawatdaruratan, diagnosis cepat, intervensi medis, hingga rehabilitasi pasien. 

Standar ini tidak hanya menilai fasilitas, tetapi juga konsistensi tim medis dalam menjalankan protokol berbasis bukti (evidence-based) untuk menghasilkan outcome yang optimal.

Keikutsertaan SHLV dalam proses sertifikasi ini dilandasi oleh komitmen untuk memastikan bahwa pasien stroke di Indonesia dapat memperoleh layanan dengan standar global tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri. 


(Di SHLV, penanganan stroke bukan cuma soal kecepatan, tapi juga kerja sama tim. Foto: Dok. Istimewa)

Melalui kesiapan sistem stroke yang terstruktur, SHLV mampu memenuhi kriteria ketat JCI, termasuk kecepatan respons, koordinasi multidisiplin, serta pemantauan hasil klinis secara berkelanjutan.

Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Erick Prawira Suhardhi, MARS, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan kesiapan rumah sakit dalam menangani stroke secara komprehensif dan konsisten.

“Dalam penanganan stroke, kecepatan dan ketepatan sangat krusial. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa sistem kami mampu memberikan respons yang cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar internasional, sehingga dapat meningkatkan peluang pemulihan pasien secara signifikan,” ujar dr. Erick.

Dalam menghadapi stroke iskemik akut, kecepatan adalah kunci utama untuk menyelamatkan fungsi tubuh. Itulah mengapa memilih rumah sakit dengan sistem yang sudah teruji sangatlah krusial.

Di SHLV, penanganan stroke bukan cuma soal kecepatan, tapi juga kerja sama tim. Mereka punya tim multidisiplin yang lengkap—mulai dari dokter spesialis saraf, bedah saraf, hingga tim rehabilitasi medik—yang semuanya bekerja dalam satu kesatuan. 
 
Didukung teknologi medis terbaru dan protokol yang sudah terstandarisasi, pasien bisa mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan menyeluruh dari awal hingga masa pemulihan.

“Kolaborasi tim dan kesiapan teknologi menjadi kunci utama. Kami memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang optimal sejak fase akut hingga pemulihan,” tambah dr. Erick. Dengan pencapaian ini, SHLV makin mantap posisinya sebagai pilihan utama penanganan stroke di tanah air. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH