FITNESS & HEALTH

Update Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, 99 Pasien Sembuh

Medcom
Selasa 01 November 2022 / 19:42
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 304 kasus gagal ginjal akut pada anak. Ada 159 pasien meninggal dan 99 pasien dinyatakan sembuh per Senin, 31 Oktober 2022.

"Kemudian dalam perawatan 46 kasus, meninggalnya ada 159 kasus atau 52 persen, dan sembuh 99 kasus," kata juru bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual, Selasa, 1 November 2022.

Sampai saat ini, DKI Jakarta masih menduduki peringkat pertama dari 27 provinsi persebaran kasus gangguan ginjal akut pada anak, yaitu sebanyak 79 kasus. Menurut dr. Syahril jika dilihat pasien berdasarkan jenis kelamin, laki-laki yang mengidap gangguan gagal ginjal akut sebanyak 59 persen, sedangkan perempuan 41 persen.

Usia yang seringkali ditemukan adalah 1 hingga 5 tahun, sebanyak 173 kasus. Disusul oleh kurang dari 1 tahun sebanyak 46 kasus, 6-10 tahun sebanyak 43 kasus, dan 11-18 tahun sebanyak 42 kasus.

Angka kematian mencapai 52 persen atau sekitar 159 kasus, diantaranya paling tinggi di rentan umur 1-5 tahun sebanyak 106 kasus. Lalu disusul kurang dari 1 tahun sebanyak 21 kasus, 6-10 tahun sebanyak 23 kasus, dan 11-18 tahun sebanyak 9 kasus.

Kemudian, dr. Syahril juga mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menjadi rumah sakit yang memiliki kasus rawatan tertinggi saat ini. Disusul dengan RSUP Dr. M Djamil, RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RSUP H. Adam Malik, dan RS Umum Daerah I Lagaligo.

Sementara itu, per 31 Oktober 2022, Kemenkes telah mendistribusikan fomepizole sebagai obat penawar pengobatan kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak dengan jumlah 146 vial di sejumlah 17 rumah sakit rujukan pemerintah.

“Jadi sudah ada 146 yang kita distribukan, dan kita masih ada stok 100 lagi dan kita total sebanyak 246 sudah mendatangkan obat fomepizole yaitu obat penawar khusus untuk kasus gangguan gagal ginjal ini,” pungkas dr. Syahril.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH