FITNESS & HEALTH

Makanan Populer yang Mengandung Terlalu Banyak Garam

Raka Lestari
Selasa 08 Juni 2021 / 10:03
Jakarta: Garam adalah penambah rasa yang paling disukai karena hanya dengan sejumput garam sudah bisa mengurangi rasa pahit dalam makanan. Sedangkan dalam konsentrasi yang sedikit lebih tinggi, bisa meningkatkan umami yang memberikan rasa gurih.

Namun mengonsumsi garam secara berlebihan bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan. Dan berikut ini adalah makanan populer yang ternyata mengandung garam berlebihan:
 

1. Kripik kentang


Garam adalah pengawet yang digunakan dalam makanan untuk memperpanjang umur simpannya. Itu sebabnya makanan ringan sangat asin.

"Camilan asin seperti keripik dan pretzel benar-benar dapat menambah asupan garam harianmu," kata Stacey Krawczyk, MS, RD, ahli diet konsultan untuk Grain Foods Foundation.

Misalnya, satu porsi keripik tortilla biasanya mengandung 5 kali jumlah garam daripada dalam sepotong roti gandum. Alih-alih memanjakan diri dengan keripik tortilla dan guacamole, cobalah menggantinya dengan avocado toast.

"Kamu akan mendapatkan sensasi renyah dan lembut dengan beberapa manfaat nutrisi tambahan dari roti panggang sambil mengurangi asupan garam," kata Krawczyk.
 

2. Pizza


Dengan rata-rata 624 miligram sodium per irisan, makan dua potong pizza sudah dapat memenuhi sekitar setengah dari asupan natrium yang direkomendasikan per hari. Selain bahan-bahan dalam pizza itu sendiri, seperti keju dan saus tomat, biasanya orang-orang juga menambahkan dengan pepperoni. Hal itu bisa menambah lagi asupan garam.
 

3. Sandwich


Kamu tahu bahwa potongan daging dingin seperti ham, kalkun, salami, daging sapi panggang, dan daging yang diawetkan lainnya mengandung banyak natrium, tetapi dagingnya hanyalah sebagian kecil dari sandwich itu. Berbagai toping tambahan juga bisa menyumbang natrium.
 

4. Sarden


"Tuna kalengan atau sarden biasanya mengandung rata-rata 200 hingga 300 miligram natrium per porsi. Siapa pun yang memiliki penyakit jantung atau diabetes tidak dapat mengambil risiko makan tuna kalengan," kata ahli gizi Cassidy Gunderson, PhD, pemilik Spiro Health & Wellness, di Salt Lake City.

Menurutnya, tuna kalengan sama saja seperti makanan ringan dan beku yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan berbagai penyakit lainnya, seperti penyakit ginjal dan diabetes.
(FIR)

MOST SEARCH