FITNESS & HEALTH
Pasien Diabetes Sebaiknya Hindari Minuman Bersoda dan Minuman Manis
Raka Lestari
Rabu 22 Desember 2021 / 14:18
Jakarta: Selain menjaga pola makan, pasien diabetes juga perlu memerhatikan minuman yang mereka konsumsi. Beberapa jenis minuman bisa menaikkan kadar gula darah bagi pasien diabetes. Dan kadar gula darah yang tinggi, bisa sangat membahayakan bagi pasien diabetes.
"Soda dan minuman manis lainnya memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi dan menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah dengan cepat," kata ahli diet Brenda Davis, RD.
Penelitian telah menunjukkan bahwa sugar-sweetened beverages atau minuman manis berkontribusi pada perkembangan resistensi insulin, pradiabetes, dan diabetes tipe 2.
Jeff Csatari dalam "The #1 Worst Drink to Sip on If You Have Diabetes, Says Dietitian" via Eat this menulis minuman bersoda bisa sangat berdampak terutama jika kamu sudah menderita diabetes.
“Ini minuman bersoda dapat mempercepat komplikasi diabetes dengan mengorbankan kontrol glukosa darah," kata Davis sang ahli diet.
.jpg)
(Minuman lain yang menjadi pantangan diabetes seperti minuman berkafein, minuman beralkohol, atau minuman penambah stamina (energy drink). Hal ini karena ragam minuman tersebut tinggi karbohidrat dan fruktosa. Fruktosa erat kaitannya dengan resistensi insulin dan diabetes, sehingga harus dihindari oleh penderita diabetes. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Jenis komplikasi apa yang dapat ditimbulkan oleh minuman soda pada pasien diabetes merupakan hal-hal yang serius. “Hiperglikemia, jika tidak diobati pada penderita diabetes, dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan saraf, infeksi kulit, penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, dan stroke,” menurut American Diabetes Association.
"Minuman manis dengan gula tambahan dapat membuat kita tidak merasa puas seperti makanan padat, sehingga kita akan mudah mengonsumsinya secara berlebihan,” ujar Davis. “Minuman manis mengandung sedikit nutrisi, tetapi justru bisa mengandung banyak kalori (120 hingga 150 per kalengnya)."
Menambahkan hanya satu kaleng soda per hari ke dalam makanan harianmu, dapat meningkatkan berat badan sekitar lima pon setahun. "Seiring asupan minuman manis yang meningkat, umur yang sehat akan turun," kata Davis.
Sebuah penelitian terhadap lebih dari 300.000 orang dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum 1 hingga 2 porsi minuman manis setiap hari memiliki risiko 26 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2 daripada mereka yang minum kurang dari satu porsi per bulan.
"Meskipun soda adalah minuman terburuk bagi para pasien diabetes, limun, teh manis, es teh, dan minuman manis lainnya juga merupakan minuman teratas yang perlu dihindari. Sekalipun kamu tidak memiliki kondisi diabetes," tulis Csatari melengkapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
"Soda dan minuman manis lainnya memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi dan menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah dengan cepat," kata ahli diet Brenda Davis, RD.
Penelitian telah menunjukkan bahwa sugar-sweetened beverages atau minuman manis berkontribusi pada perkembangan resistensi insulin, pradiabetes, dan diabetes tipe 2.
Jeff Csatari dalam "The #1 Worst Drink to Sip on If You Have Diabetes, Says Dietitian" via Eat this menulis minuman bersoda bisa sangat berdampak terutama jika kamu sudah menderita diabetes.
“Ini minuman bersoda dapat mempercepat komplikasi diabetes dengan mengorbankan kontrol glukosa darah," kata Davis sang ahli diet.
.jpg)
(Minuman lain yang menjadi pantangan diabetes seperti minuman berkafein, minuman beralkohol, atau minuman penambah stamina (energy drink). Hal ini karena ragam minuman tersebut tinggi karbohidrat dan fruktosa. Fruktosa erat kaitannya dengan resistensi insulin dan diabetes, sehingga harus dihindari oleh penderita diabetes. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Jenis komplikasi apa yang dapat ditimbulkan oleh minuman soda pada pasien diabetes merupakan hal-hal yang serius. “Hiperglikemia, jika tidak diobati pada penderita diabetes, dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan saraf, infeksi kulit, penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, dan stroke,” menurut American Diabetes Association.
"Minuman manis dengan gula tambahan dapat membuat kita tidak merasa puas seperti makanan padat, sehingga kita akan mudah mengonsumsinya secara berlebihan,” ujar Davis. “Minuman manis mengandung sedikit nutrisi, tetapi justru bisa mengandung banyak kalori (120 hingga 150 per kalengnya)."
Menambahkan hanya satu kaleng soda per hari ke dalam makanan harianmu, dapat meningkatkan berat badan sekitar lima pon setahun. "Seiring asupan minuman manis yang meningkat, umur yang sehat akan turun," kata Davis.
Sebuah penelitian terhadap lebih dari 300.000 orang dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum 1 hingga 2 porsi minuman manis setiap hari memiliki risiko 26 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2 daripada mereka yang minum kurang dari satu porsi per bulan.
"Meskipun soda adalah minuman terburuk bagi para pasien diabetes, limun, teh manis, es teh, dan minuman manis lainnya juga merupakan minuman teratas yang perlu dihindari. Sekalipun kamu tidak memiliki kondisi diabetes," tulis Csatari melengkapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)