FEATURE

Besok Senin, Kok Udah Cemas Duluan? Ini Sunday Scaries

A. Firdaus
Rabu 07 Oktober 2026 / 16:24
Ringkasnya gini..
  • Sunday Scaries bisa bikin Minggu malam yang harusnya santai malah dipenuhi rasa cemas.
  • Penelitian terbaru menemukan pengalaman ini bisa muncul sebagai stres, lelah, overthinking, sampai menarik diri.
  • Pikiran soal pekerjaan dan ekspektasi terhadap weekend bisa ikut memicu rasa nggak nyaman tersebut.

Jakarta: Minggu malam harusnya jadi waktunya rebahan, scroll TikTok, atau maraton series sebelum balik ke rutinitas. Tapi bukannya santai, kok malah kepikiran kerjaan besok? Email belum dibalas, meeting udah kebayang, deadline mulai menghantui. Nah, kalau relate, bisa jadi kamu lagi mengalami Sunday Scaries.

Istilah ini sering dipakai buat menggambarkan rasa nggak tenang yang muncul menjelang awal pekan. Dan ternyata, perasaan tersebut bukan cuma keluhan random di media sosial.

 

Sleepless Night by Warm Lamplight

(Sunday Scaries bisa bikin pikiran sibuk mikirin pekerjaan yang menunggu esok hari. Foto: AI Generated)

 

Bukan cuma malas ketemu Senin

Penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Psychology pada September 2026 melihat lebih jauh pengalaman yang disebut peneliti sebagai Sunday Blues, yang dalam konteks artikel ini kita sebut sebagai Sunday Scaries. Peneliti melibatkan 26 pekerja di Belanda dalam enam kelompok diskusi untuk mengetahui apa yang mereka rasakan ketika weekend mulai berakhir.

Hasilnya cukup relate. Sunday Scaries nggak cuma muncul sebagai rasa malas menghadapi Senin. Peserta penelitian juga menceritakan kecemasan, stres, kelelahan, overthinking atau rumination, sampai keinginan buat menarik diri dari lingkungan sosial.

Jadi, kalau Minggu sore tiba-tiba mood turun karena sadar besok kerja, perasaan itu memang bisa punya beberapa bentuk.

 


 

Kenapa Minggu malam malah bikin cemas?

Menurut Cleveland Clinic, Sunday Scaries berkaitan dengan anticipatory anxiety, yaitu rasa cemas terhadap sesuatu yang belum terjadi. Dalam kasus ini, otak mulai sibuk membayangkan apa yang bakal dihadapi setelah weekend selesai.

Mulai dari meeting, pekerjaan yang menumpuk, deadline, sampai chat dari kantor yang mungkin masuk Senin pagi. Padahal belum kejadian, tapi kepala udah bikin simulasi sendiri. Capek duluan, deh.

Penelitian Frontiers in Psychology juga menemukan bahwa ketidakpastian soal pekerjaan, beban kerja, serta sulitnya memisahkan urusan kerja dan kehidupan pribadi bisa ikut memperkuat pengalaman Sunday Scaries.

 

Jangan sampai weekend ikut jadi beban

Menariknya, weekend sendiri juga bisa memengaruhi munculnya Sunday Scaries. Kalau dari awal berharap Sabtu-Minggu harus superproduktif, ketemu banyak orang, pergi ke mana-mana, atau menyelesaikan semua urusan pribadi, waktu istirahat malah terasa seperti tugas tambahan.

Makanya, nggak ada salahnya menyisakan waktu kosong buat benar-benar istirahat. Nggak harus setiap jam diisi agenda.

Kalau rasa cemas menjelang Senin cuma sesekali muncul, hal itu bisa terjadi. Tapi kalau perasaan tersebut terus berulang sampai mengganggu tidur, aktivitas, atau keseharian, coba perhatikan lagi apa yang sebenarnya bikin pekerjaan terasa begitu berat.

Karena bisa jadi, masalahnya bukan cuma “nggak suka hari Senin”, tapi tubuh dan pikiran memang lagi minta jeda.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH