FAMILY
Perangkat Berbahan Kaca Makin Diminati Keluarga Indonesia
Elang Riki Yanuar
Senin 31 Agustus 2026 / 18:00
- Dapur keluarga Indonesia semakin mengutamakan perangkat yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetik dan cocok dengan konsep hunian modern.
- Kompor gas kaca semakin diminati karena menawarkan tampilan minimalis, permukaan mudah dibersihkan, serta menyatukan fungsi dan estetika dapur.
- Perubahan gaya hidup membuat keluarga Indonesia semakin mempertimbangkan desain, keamanan, ketahanan, dan kemudahan perawatan saat memilih perangkat dapur.
Jakarta: Dapur kini tidak lagi sekadar menjadi ruang untuk memasak. Bagi banyak keluarga Indonesia, dapur juga menjadi bagian penting dari tampilan rumah sehingga pemilihan perangkat di dalamnya mulai mempertimbangkan desain, material, hingga kesan modern yang ditampilkan.
Perubahan tersebut ikut mendorong perangkat dapur berbahan kaca semakin diminati. Salah satu yang cukup banyak mendapat perhatian adalah kompor gas kaca yang menawarkan perpaduan antara fungsi memasak dan tampilan yang lebih modern.
Material kaca membuat permukaan kompor terlihat lebih rapi dan menyatu dengan konsep dapur masa kini. Karakter tersebut membuat kompor gas kaca kerap dipilih oleh konsumen yang ingin menjaga tampilan dapur tetap bersih dan minimalis.
Tren tersebut juga terlihat dari kinerja penjualan PT Niko Elektronik Indonesia. Perusahaan mencatat pertumbuhan penjualan pada semester pertama tahun fiskal 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kompor gas kaca menjadi salah satu produk yang mendapat permintaan tinggi.
Marketing Director PT Niko Elektronik Indonesia, Tjandra Lianto, melihat respons tersebut sebagai tanda bahwa kebutuhan keluarga terhadap perangkat dapur mulai berkembang. Peralatan rumah tangga tidak hanya dituntut berfungsi dengan baik, tetapi juga memiliki tampilan yang sesuai dengan preferensi pemilik rumah.
Menurut Tjandra, faktor estetika, keamanan, dan ketahanan menjadi beberapa pertimbangan yang semakin diperhatikan masyarakat ketika memilih perangkat rumah tangga.
Minat terhadap kompor gas kaca juga terlihat dari penghargaan Top Brand Award yang kembali diraih Niko untuk kategori Kompor Gas Kaca. Penghargaan tersebut telah diperoleh selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2024, 2025, dan 2026.
Bagi konsumen, keberadaan perangkat dengan desain yang lebih modern menjadi salah satu cara untuk membuat dapur terasa lebih nyaman. Terlebih, dapur pada rumah masa kini semakin sering dirancang sebagai ruang yang terbuka dan menyatu dengan area keluarga.
Kondisi tersebut membuat tampilan perangkat dapur ikut menjadi bagian dari estetika hunian. Permukaan kaca yang relatif mudah dibersihkan dan tampil sederhana pun menjadi salah satu karakter yang menarik perhatian ketika konsumen memilih kompor.
Namun, tampilan bukan satu-satunya pertimbangan. Keamanan dan daya tahan tetap menjadi faktor penting, terutama karena kompor merupakan perangkat yang digunakan secara rutin dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Penghargaan Top Brand Award sendiri diberikan berdasarkan riset independen yang dilakukan Frontier di 15 kota besar di Indonesia. Survei Top Brand 2026 mencakup lebih dari 350 kategori produk dan melibatkan metode multistage area random sampling serta purposive sampling. Penghargaan itu telah diperoleh selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2024, 2025, dan terbaru pada 29 Juli 2026.
CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D, menjelaskan bahwa penilaian kekuatan sebuah merek dilakukan melalui tiga parameter utama dalam Top Brand Index atau TBI. Ketiga indikator tersebut mencakup Top of Mind Awareness, Last Usage, dan Future Intention.
“Sebuah merek berhak menyandang predikat Top Brand jika meraih nilai TBI minimal 10 persen dan masuk dalam posisi tiga besar di kategorinya,” tegas Handi.
Meningkatnya perhatian terhadap desain rumah membuat pilihan perangkat dapur ikut berubah. Jika sebelumnya fungsi menjadi pertimbangan utama, kini tampilan, material, kemudahan perawatan, keamanan, dan ketahanan mulai dipertimbangkan secara bersamaan.
Tren tersebut memperlihatkan bagaimana dapur keluarga Indonesia perlahan berubah menjadi ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan karakter sebuah hunian.
(ELG)
Perubahan tersebut ikut mendorong perangkat dapur berbahan kaca semakin diminati. Salah satu yang cukup banyak mendapat perhatian adalah kompor gas kaca yang menawarkan perpaduan antara fungsi memasak dan tampilan yang lebih modern.
Material kaca membuat permukaan kompor terlihat lebih rapi dan menyatu dengan konsep dapur masa kini. Karakter tersebut membuat kompor gas kaca kerap dipilih oleh konsumen yang ingin menjaga tampilan dapur tetap bersih dan minimalis.
Tren tersebut juga terlihat dari kinerja penjualan PT Niko Elektronik Indonesia. Perusahaan mencatat pertumbuhan penjualan pada semester pertama tahun fiskal 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kompor gas kaca menjadi salah satu produk yang mendapat permintaan tinggi.
Marketing Director PT Niko Elektronik Indonesia, Tjandra Lianto, melihat respons tersebut sebagai tanda bahwa kebutuhan keluarga terhadap perangkat dapur mulai berkembang. Peralatan rumah tangga tidak hanya dituntut berfungsi dengan baik, tetapi juga memiliki tampilan yang sesuai dengan preferensi pemilik rumah.
Menurut Tjandra, faktor estetika, keamanan, dan ketahanan menjadi beberapa pertimbangan yang semakin diperhatikan masyarakat ketika memilih perangkat rumah tangga.
Minat terhadap kompor gas kaca juga terlihat dari penghargaan Top Brand Award yang kembali diraih Niko untuk kategori Kompor Gas Kaca. Penghargaan tersebut telah diperoleh selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2024, 2025, dan 2026.
Bagi konsumen, keberadaan perangkat dengan desain yang lebih modern menjadi salah satu cara untuk membuat dapur terasa lebih nyaman. Terlebih, dapur pada rumah masa kini semakin sering dirancang sebagai ruang yang terbuka dan menyatu dengan area keluarga.
Kondisi tersebut membuat tampilan perangkat dapur ikut menjadi bagian dari estetika hunian. Permukaan kaca yang relatif mudah dibersihkan dan tampil sederhana pun menjadi salah satu karakter yang menarik perhatian ketika konsumen memilih kompor.
Namun, tampilan bukan satu-satunya pertimbangan. Keamanan dan daya tahan tetap menjadi faktor penting, terutama karena kompor merupakan perangkat yang digunakan secara rutin dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Penghargaan Top Brand Award sendiri diberikan berdasarkan riset independen yang dilakukan Frontier di 15 kota besar di Indonesia. Survei Top Brand 2026 mencakup lebih dari 350 kategori produk dan melibatkan metode multistage area random sampling serta purposive sampling. Penghargaan itu telah diperoleh selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2024, 2025, dan terbaru pada 29 Juli 2026.
CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D, menjelaskan bahwa penilaian kekuatan sebuah merek dilakukan melalui tiga parameter utama dalam Top Brand Index atau TBI. Ketiga indikator tersebut mencakup Top of Mind Awareness, Last Usage, dan Future Intention.
“Sebuah merek berhak menyandang predikat Top Brand jika meraih nilai TBI minimal 10 persen dan masuk dalam posisi tiga besar di kategorinya,” tegas Handi.
Meningkatnya perhatian terhadap desain rumah membuat pilihan perangkat dapur ikut berubah. Jika sebelumnya fungsi menjadi pertimbangan utama, kini tampilan, material, kemudahan perawatan, keamanan, dan ketahanan mulai dipertimbangkan secara bersamaan.
Tren tersebut memperlihatkan bagaimana dapur keluarga Indonesia perlahan berubah menjadi ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan karakter sebuah hunian.
(ELG)