FAMILY

5 Tanda untuk Mengetahui Apakah Anak Menderita Disleksia

Sandra Odilifia
Senin 21 Desember 2020 / 10:06
Jakarta: Disleksia adalah gangguan belajar yang menimbulkan beberapa masalah seperti kesulitan dalam membaca dan menulis. Hal ini disebabkan karena penderita disleksia cenderung mencampuradukkan kata-katanya. 

Tentunya, hal ini sangat menantang bagi anak-anak yang menderita disleksia selama tahap pembelajaran dan pertumbuhan mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa kondisi ini bukanlah penyakit dan tidak memalukan. 

Disleksia juga tidak memengaruhi kecerdasan emosional atau kemampuan belajar anak. Anak-anak penderita disleksia terbukti kuat dan cerdas secara akademis dibandingkan dengan anak lainnya.

Melansir pinkvilla, berikut 5 tanda umum yang perlu diwaspadai untuk mengetahui apakah anak kamu menderita disleksia:
 

1. Kesulitan dalam membaca


Anak-anak yang menderita disleksia dapat mengalami kesulitan membaca karena mereka sulit memahami bahasa, kata, huruf, dan abjad. Mereka lambat membaca dan sering salah mengucapkan huruf. Jika anak kamu malu membaca buku di kelas atau menghindari membaca, itu mungkin karena disleksia.
 

2. Kesulitan dengan angka dan huruf


Seorang anak penderita disleksia akan selalu payah dalam matematika. Mereka kesulitan dalam menghitung karena dipenuhi dengan angka-angka.
 

3. Tulisan yang tidak jelas


Anak penderita disleksia juga akan mengalami kesulitan dalam gaya menulisnya. Amati cara mereka memegang pensil atau pulpen untuk menulis di atas kertas. Mereka mungkin kesulitan dengan tata bahasa dan tanda baca.
 

4. Kesulitan dalam mengikuti beberapa instruksi


Anak-anak penderita disleksia tidak memiliki kemampuan untuk melakukan banyak tugas atau mengikuti serangkaian peristiwa, instruksi, urutan angka dan kata-kata. Sebab, keterampilan pemahaman mereka agak lambat, perlu beberapa saat bagi mereka untuk memahami dan menerapkan instruksi. Terkadang, mereka juga bisa bingung antara arah kiri atau kanan.
 

5. Perkembangan bicara yang terlambat


Terakhir, anak penderita disleksia cenderung terlambat dalam bicara. Proses pembelajaran untuk anak-anak penderita disleksia lambat karena mereka merasa sulit untuk memahami bahasa, kosa kata, dan tata bahasa baru.
(YDH)

MOST SEARCH