FAMILY

Arti Red Flag dalam Hubungan, Sempat Viral di TikTok

MetroTV
Kamis 24 November 2022 / 08:05
Dalam media sosial kita sering kali menemukan istilah baru yang menjadi tren untuk digunakan, salah satunya yaitu istilah ‘Red Flag’ atau yang disimbolkan dengan ikon bendera merah.

Istilah Red Flag menjadi salah satu kata yang kini banyak digunakan di media sosial Twitter dan TikTok. Secara harfiah, Red Flag berasal dari bahasa Inggris yang berarti bendera merah. Dalam kamus bahasa Inggris Merriam-Webster, Red Flag diartikan sebagai suatu kondisi menunjukkan peringatan terhadap suatu masalah atau bahaya.

Adapun dalam olahraga, Red Flag merupakan istilah yang menunjukan kondisi yang tidak aman saat ada pelanggaran atau ketika kondisinya tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Akan tetapi, istilah Red Flag atau bendera merah yang kerap digunakan di media sosial itu memiliki makna lain yang mengarah dalam hal percintaan atau hubungan asmara.

Istilah Red Flag dalam suatu hubungan dapat diartikan sebagai sinyal waspada terhadap sifat atau perilaku seseorang sehingga perlu untuk disadari untuk bisa menyikapinya secara lebih lanjut. Artinya, Red Flag merupakan tanda untuk waspada pada hubungan yang sedang sedang dijalani karena kemungkinan sudah tidak sehat atau berjalan ke arah yang negatif sehingga lebih baik untuk disudahi.
 
Baca: Hati-hati, Ini 6 Tanda Hubungan Toxic

Namun, tak semua orang peka terhadap Red Flag dalam hubungannya. Biasanya kebanyakan orang telah dibutakan oleh rasa cinta sehingga mengabaikan hal-hal negatif yang dilakukan oleh pasangannya. Oleh karena itu, berikut tanda-tanda yang masuk dalam kategori Red Flag yang patut Anda waspadai:

1. Melakukan kekerasan

Perhatikan apakah pasangan Anda bisa melakukan kekerasan terhadap hewan, orang asing, orang terdekatnya atau bahkan kepada Anda. Hal ini menjadi pertanda bahwa dirinya tidak bisa menyalurkan emosi dengan cara yang tepat, jika dibiarkan dikhawatirkan akan berpotensi tindakannya semakin buruk di masa depan.

2. Sering cemburu dan tidak percaya

Dasar dari sebuah hubungan adalah kepercayaan, lalu cemburu dalam suatu hubungan adalah hal wajar. Namun, cemburu yang berlebihan dan terus menerus merupakan hal yang tidak wajar dan justru akan membuat Anda terbebani hingga mengganggu hubungan Anda dengan orang lain.

3. Punya riwayat berselingkuh

Jika pasangan memiliki riwayat perselingkuhan, Anda sebaiknya hati-hati bahkan jika pasangan Anda sudah menunjukan perubahan. Beberapa orang mungkin tidak terganggu dengan hal ini, tetapi jika Anda terganggu, maka ketahuilah bahwa faktor ini akan mempengaruhi Anda untuk mempercayai pasangan sepenuhnya.

4. Suka mengatur atau posesif

Jika pasangan Anda merupakan orang yang suka mengontrol atau mengendalikan Anda seperti mengatur kemana Anda harus pergi, bertemu dengan siapa hingga mencampuri urusan finansial maka itu artinya ada Red Flag dalam hubungan Anda.

Seseorang yang suka mengatur atau mengendalikan kemungkinan besar punya masalah pribadi yang mendalam yang perlu segera diselesaikan. Sebaiknya, jangan menghabiskan waktu dengan orang seperti ini dan segera tinggalkan jika tidak mau tersiksa.

5. Selalu membicarakan mantan

Membicarakan masa lalu sebenarnya bukanlah suatu masalah yang besar. Namun, jika pasangan Anda sering membicarakan mantannya, sebaiknya tinggalkan saja. Terlebih jika bahasa yang digunakan seolah-olah sedih atau senang, karena kemungkinan ia belum sempat move on dari masa lalunya.

6. Tidak ada keintiman emosional

Salah satu bagian terbaik dari hubungan adalah terhubung secara emosional. Maka, jika pasangan Anda tidak menunjukkan minat untuk membuka diri dan membentuk ikatan, artinya hubungan Anda masuk dalam kategori Red Flag.

7. Gaslighting

Gaslighting adalah ketika seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu yang membuat orang lain ragu terhadap dirinya sendiri. Tanda-tanda orang yang gaslighting yaitu suka berbohong, suka memutarbalikkan fakta, menuduh atau bereaksi berlebihan, dan menggunakan taktik manipulatif lain supaya Anda merasa bersalah. Hal ini pun termasuk pelecehan emosional yang bisa mengganggu kondisi mental.

8. Breadcrumbing

Breadcrumbing dapat diartikan seperti hubungan yang menggantung. Breadcrumber atau orang yang melakukan breadcrumbing suka menggoda orang yang disukainya meski ia tidak punya keinginan untuk berhubungan lebih lanjut. Ciri-ciri orang seperti ini yaitu suka melemparkan perhatian, seperti sering mengirim pesan, mengajak bertemu, atau memberi likes pada foto yang telah lama Anda unggah di media sosial.

Lalu, ketika targetnya memberi perhatian balik atau menunjukan ketertarikan, si breadcrumber akan menghilang atau bertindak seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Jika Anda berada dalam hubungan seperti ini, sebaiknya tidak usah ditanggapi dan mulailah menjauh.

(Eka Putri Wahyuni)
(WAN)

MOST SEARCH