FAMILY

Cara Sandra Dewi Menyayangi dan Mendidik Anak

Kumara Anggita
Jumat 20 Maret 2020 / 14:06

Jakarta: Orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan kebahagiaan untuk tumbuh kembang sang buah hati. Sandra Dewi, salah satu selebriti tanah air yang kerap menjadi panutan beberapa orang tua muda membagikan pengalamannya saat mendidik kedua anaknya. 

Sandra mengungkapkan bahwa sebisa mungkin saat pulang sehabis bekerja ia dan suami membangun waktu yang berkualitas dengan anaknya. Jadi, ketika bersama anak ia memberikan seluruh perhatian pada anaknya.

“Jadi jangan di rumah, anak lagi main lalu kitanya main handphone. Jadi saya menekankan untuk diri sendiri tolong handphone jangan dipegang. Ini juga berlaku dengan suami. Saya bilang sama suami, momen ini tidak bisa diulang. Anak akan tumbuh dan tak bisa mundur. Jadi kalau main handphone, saat mereka sedang tidur, kita bisa. Saya pompa ASI, saya bisa main handphone,” ujarnya dalam acara LACTOGROW Dukung Orang Tua untuk Prioritaskan Kebahagiaan Anak di Hari Kebahagiaan Internasional di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

Istri dari Harvey Moeis ini tahu betul bahwa anaknya pun juga membutuhkan perhatian yang penuh. Oleh karena itu, ia merasa bahwa perhatian itu akan membuat sang anak merasa bahagia.

“Anak saya sering banget walau saya di samping dia, dia bilang ‘Mommy look’. Dia ingin diperhatikan. Apa lagi dia masih berumur dua tahun dan sekarang dia punya adik yang 6 bulan. Saya berpikir bahwa anak seumur segini lagi senang-senangnya diperhatikan. Dan dia tak akan bahagia kalau kita tak perhatikan,” ungkap Ibu dari Raphael Moeis (2 tahun), dan Mikhael Moeis (6 bulan). 

embed

(Sandra  merasa bahwa perhatian dari orang tua akan membuat sang anak merasa bahagia. Foto: Dok. Instagram/@sandradewi88)

Selain memberikan perhatian penuh, Sandra juga tak lupa untuk mengajarkan anak untuk mengenal emosi. 

“Anak saya sudah dua tahun yang pertama. Dia sudah mengenal yang namanya ngambek. Tapi saya mengajarinya dengan senyuman. Saya menunjukkan bahwa ini bukanlah sesuatu yang saya paksakan. Tapi saya kasih tau dan memberikan senyuman yang artinya mommy itu sayang kamu. Bukan marah,” tuturnya. 

Sandra menambahkan bahwa ada hal penting lainnya yang biasa dia berikan pada anaknya yaitu memberikan aktivitas-aktivitas berserta jadwalnya. Hal ini dapat berguna untuk sarana menyalurkan tenaga sang anak yang sedang aktif-aktifnya.

“Kemudian saya punya jadwal kegiatannya seperti bangun tidur, makan, mandi, studi, dan tidur siang. Setiap hari saya selalu ada kegiatan. Main basket, berenang. Diganti-ganti biar tak bosen. Karena anak saya tipe aktif banget dan suka eksplor,” pungkas wanita keturunan Tionghoa-Palembang.  


(yyy)

MOST SEARCH