FAMILY

Baterai Koin Jangan Disepelekan, Bisa Bahaya Kalau Tertelan Anak

A. Firdaus
Jumat 21 Agustus 2026 / 17:38
Ringkasnya gini..
  • Baterai koin bisa berbahaya jika tertelan anak. Panasonic menghadirkan Bitter Coating dan Child-resistant Package sebagai perlindungan tambahan.
  • Dua fitur yang dihadirkan adalah Bitter Coating, yakni lapisan berasa pahit, serta Child-resistant Package, kemasan yang dirancang lebih sulit dibuka anak.
  • Buat anak kecil, memasukkan benda ke mulut merupakan bagian dari proses eksplorasi.
Cibitung: Benda kecil di rumah ternyata bisa menyimpan risiko besar buat anak, salah satunya baterai koin. Bentuknya kecil, mengilap, dan gampang ditemukan di berbagai perangkat seperti remote TV, jam tangan, timbangan, hingga mainan anak. Tak heran kalau benda ini bisa memicu rasa penasaran si kecil.

Melihat risiko tersebut, Panasonic menghadirkan generasi terbaru Baterai Litium Koin dengan fitur keamanan yang dirancang untuk membantu mencegah anak memasukkan atau menelan baterai.

Dua fitur yang dihadirkan adalah Bitter Coating, yakni lapisan berasa pahit, serta Child-resistant Package, kemasan yang dirancang lebih sulit dibuka anak.
 

Produk ini diproduksi di PT Panasonic Gobel Energy Indonesia (PECGI), Cibitung, yang disebut sebagai salah satu fasilitas produksi baterai Panasonic terbesar di dunia. Selain fitur keamanan, masa simpan baterai juga ditingkatkan dari lima tahun menjadi 12 tahun.

 

Kenapa baterai koin berbahaya?


Buat anak kecil, memasukkan benda ke mulut merupakan bagian dari proses eksplorasi. Pada fase tertentu, mulut memang menjadi salah satu cara anak mengenali benda di sekitarnya. Karena itu, benda-benda kecil yang menarik perhatian bisa saja berakhir di mulut.

Masalahnya, baterai koin bukan benda yang aman untuk tertelan. Jika tersangkut di saluran pencernaan, baterai dapat mengalami reaksi kimia dengan jaringan di sekitarnya dan menyebabkan luka serius.

Dalam materi edukasi yang disampaikan dokter anak, baterai yang tertelan disebut sebagai kondisi darurat karena reaksi dapat berlangsung cepat. Bahkan, anak pada awalnya bisa terlihat baik-baik saja meski proses kerusakan jaringan sudah berlangsung.

Karena itu, orang tua disarankan tidak menunggu sampai muncul gejala jika mencurigai anak menelan baterai koin. Penanganan medis perlu dilakukan sesegera mungkin.
 

Ada rasa pahit sebagai 'rem' pertama


Untuk membantu mengurangi risiko tersebut, Panasonic menggunakan teknologi Bitter Coating berbahan Denatonium Benzoate.

Lapisan tipis ini memberikan rasa sangat pahit ketika baterai menyentuh lidah. Tujuannya menjadi pertahanan awal dengan memicu refleks anak untuk segera mengeluarkan benda tersebut sebelum tertelan.

Fitur ini menjadi salah satu bentuk perlindungan berlapis yang ditawarkan Panasonic. Sebab, pencegahan tetap menjadi langkah utama dalam menjaga anak dari benda-benda berbahaya di rumah.


Peluncuran Baterai terbaru dari Panasonic dengan dua fitur yang dihadirkan di antaranya Bitter Coating dan Child-resistant Package. Dok. Ist

Arif Gobel, Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan berdasarkan kekhawatiran orang tua terhadap risiko benda kecil yang dapat tertelan anak.

"Melalui komitmen Care for Your Family, Panasonic menghadirkan perlindungan ganda tanpa mengurangi performa daya baterai," ujar Arif.

Selain rasa pahit, Panasonic juga menghadirkan Child-resistant Package. Kemasan ini dirancang agar lebih sulit dibuka oleh anak sehingga baterai tidak mudah diakses.
 

Orang tua tetap jadi 'lapisan keamanan' utama


Kehadiran fitur keamanan pada baterai bukan berarti pengawasan orang tua bisa dilepas begitu saja. Justru, keamanan anak di rumah perlu dilakukan secara berlapis.

Baterai sebaiknya disimpan di tempat yang terkunci dan jauh dari jangkauan anak. Perangkat elektronik yang menggunakan baterai koin juga perlu dipastikan memiliki penutup yang terpasang dengan baik.

Dalam materi edukasi mengenai pencegahan kecelakaan di rumah, penyimpanan benda berisiko dan penggunaan kemasan yang sulit diakses anak menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman.

Septi Nila Hutami, Battery Product Marketing Manager PT Panasonic Gobel Indonesia, menegaskan bahwa pengawasan aktif orang tua tetap menjadi kunci.

"Kasus anak menelan baterai koin merupakan kondisi darurat yang dampaknya sangat cepat dan berpotensi fatal. Pengawasan aktif orang tua serta pengelolaan lingkungan rumah yang aman tetap menjadi kunci utama," jelas Septi.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk memastikan perangkat elektronik terpasang rapat serta menyimpan baterai di tempat yang tidak bisa dijangkau anak.
 

Baterai kecil, perhatian jangan kecil


Baterai koin memang ukurannya kecil, tetapi risikonya tidak bisa dianggap sepele. Anak yang sedang berada dalam fase eksplorasi bisa saja mengambil benda yang terlihat menarik tanpa mengetahui bahayanya.

Karena itu, selain memilih produk dengan fitur keamanan tambahan, orang tua tetap perlu menerapkan kebiasaan sederhana: simpan baterai dengan aman, pastikan perangkat tertutup rapat, dan jangan biarkan baterai berserakan di rumah.

Pada akhirnya, teknologi keamanan seperti Bitter Coating dan Child-resistant Package bisa menjadi lapisan perlindungan tambahan. Namun, lingkungan rumah yang aman dan pengawasan orang tua tetap menjadi pertahanan paling penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH