FAMILY

Menilik Status Liber Aurelie Moeremans, Ini Beda Annulment dan Cerai

A. Firdaus
Jumat 16 Januari 2026 / 09:42
Jakarta: Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan publik menyusul peluncuran bukunya Broken Strings. Di tengah perhatian tersebut, Aurelie juga meluruskan sejumlah kesalahpahaman yang selama ini berkembang mengenai status pernikahan masa lalunya.

Melalui unggahan di media sosial Instagram, Aurelie Moeremans menegaskan bahwa dirinya bukan seorang janda maupun mantan istri dari Roby Tremonti, sebagaimana kerap disalahartikan oleh publik. Ia menjelaskan bahwa pernikahan yang dikaitkan dengan masa lalunya tersebut pada dasarnya tidak pernah sah.

Kini resmi menjadi istri dr. Tyler Bigenho, Aurelie mengungkapkan bahwa hubungan pernikahan di masa lalu telah mendapatkan annulment atau pembatalan pernikahan dari Gereja Katolik. Dengan demikian, pernikahan tersebut secara hukum gereja dinyatakan tidak pernah terjadi.  

Apa itu annulment?


Secara sederhana, annulment berbeda dengan perceraian. Jika perceraian mengakhiri pernikahan yang sebelumnya sah, maka annulment menyatakan bahwa ikatan pernikahan tersebut sejak awal sudah cacat secara hukum karena syarat sah pernikahan tidak terpenuhi. Dalam catatan hukum kanonik, seseorang yang memperoleh annulment kembali berstatus belum pernah menikah, bukan duda atau janda.

Dalam keterangannya, Aurelie menjelaskan bahwa pernikahan di masa lalunya terjadi dalam kondisi yang tidak ideal. Ia menyebut adanya unsur paksaan di bawah umur atau child grooming, serta tekanan mental yang berat saat itu.

Dalam ajaran Gereja Katolik, salah satu syarat mutlak sahnya pernikahan adalah adanya persetujuan bebas dari kedua belah pihak, tanpa rasa takut, tekanan, atau paksaan. Karena merasa tidak memiliki kebebasan kehendak ketika pernikahan tersebut terjadi, gereja kemudian menetapkan Pernyataan Nulitas, yang menyatakan bahwa pernikahan itu tidak sah sejak awal.
 

Status Liber dan pernikahan yang sah


Sebagai bagian dari proses tersebut, Aurelie juga menunjukkan dokumen Status Liber yang dikeluarkan oleh otoritas Gereja Katolik. Dokumen ini menyatakan bahwa seseorang berstatus bebas secara hukum gereja dan sah untuk menerima sakramen pernikahan.

“Dengan adanya surat pembatalan ini, pernikahan di masa lalu dianggap tidak pernah sah karena adanya cacat hukum,” demikian penjelasan yang turut dibagikan Aurelie.

Status Liber inilah yang kemudian memungkinkan Aurelie Moeremans untuk melangsungkan pernikahan secara sah dan resmi dengan dr. Tyler Bigenho pada April 2025.

Melalui klarifikasi ini, Aurelie berharap publik dapat memahami konteks yang sebenarnya, sekaligus menghormati proses panjang yang telah ia lalui sebelum akhirnya memulai babak baru dalam hidupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH