FAMILY

Bumil Wajib ke Rumah Sakit jika Mengalami Air Ketuban Pecah seperti Ini

Medcom
Rabu 07 September 2022 / 18:16
Jakarta: Saat mendekati hari kelahiran sang buah hati, para calon ibu biasa mengkhawatirkan air ketuban yang pecah. Rasa panik, jeritan, hingga lamaze breathing (metode bernapas untuk lebih rileks) kerap dilakukan ibu hamil saat dibawa ke rumah sakit.

Sebagian ibu hamil akan mengalami air ketuban yang pecah dalam jumlah banyak. Sebagian lagi akan mengalami pecah ketuban dengan jumlah sedikit seperti bocornya air seni.

“Saat air ketuban pecah, jauh lebih baik untuk tidak didramatisi seperti yang dipikirkan orang pada umumnya,” jelas Joyce Gottesfeld, MD, OB/GYN dalam Kaiser Permanente di Denver.

Ilana Ressler, MD selaku ahli endokrinologi reproduksi pun menjelaskan bahwa, air ketuban berasal dari bayi yang tumbuh di dalam rahim. Bayi akan dikelilingi kantung berisi cairan ketuban. Cairan ketuban ini bisa melindungi bayi, seperti mengatur suhu di rahim dan membantu perkembangan janin.

Namun, menurut Ashley Brichter selaku pendidik persalinan kooperatif bersertifikat dan CEO Birth Smarter, hanya sekitar 15% hingga 20% orang yang biasanya mengalami air ketuban pecah sebelum melahirkan.

Masih menurutnya, tidak semua ibu hamil mengetahui gejala air ketuban pecah karena mungkin saja baru kehamilan pertama. Nah, berikut merupakan tanda-tanda bagi para calon ibu untuk mengetahui air ketuban pecah:

- Cairan air ketuban pecah atau bocor tidak terkendali.

- Cairan pecah cenderung tidak berbau dan berwarna jernih.

- Merasakan tekanan tanpa rasa sakit.

- Merasa seperti sedang buang air kecil.

- Tidak lengket dan kental layaknya keputihan.

Jika kamu mengalami tanda-tanda di atas, bisa dipastikan mengalami air ketuban pecah. Jika mengalami hal-hal tersebut, bisa menghubungi dokter atau bidan yang biasa mengecek perkembangan kehamilan para calon ibu. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh para ibu hamil dan wajib untuk segera dibawa ke rumah sakit jika mendapati gejala di bawah ini:

- Air ketuban pecah di umur kehamilan sebelum 37 minggu.

- Cairan ketuban berbau busuk, berwarna kehijauan atau kecokelatan, atau mengandung banyak darah.

- Kontraksi belum dimulai dalam waktu 24 jam.

- Telah dilakukan tes dan hasil positif untuk grup B Streptococcus (GBS)

Aulia Putriningtias
(FIR)

MOST SEARCH