COMMUNITY
3 Berita Terpopuler Gaya: Aboha Hingga Katarak
Yatin Suleha
Senin 21 September 2026 / 06:29
Jakarta: Kalau kamu suka nonton drakor atau ngikutin tren K-pop, mungkin kamu udah gak asing lagi sama kebiasaan orang Korea Selatan yang gerakannya super lincah dan gesit.
Di sana, semboyan “palli palli” alias “cepat-cepat” atau “sat-set” udah kayak hukum alam yang mendasari kehidupan sehari-hari.
Mulai dari urusan kecepatan internet, pelayanan makanan di restoran, sampai gaya jalan kaki di trotoar, semuanya harus serba ngebut!
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Minggu, 20 September 2026:
Secara harfiah, palli palli berartikan "cepat! cepat!" Istilah ini mendeskripsikan gaya hidup masyarakat Korea Selatan yang menuntut segala hal diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin.
Kalau kamu jalan-jalan ke Seoul, kamu bakal lihat orang-orang yang ogah membuang waktu sedetik pun.
Mulai dari jari yang terus ngetuk-ngetuk tombol lift, seruput kopi yang langsung habis sekali teguk, sampai pesanan barang online yang sampai di hari yang sama (rocket delivery).
Semuanya serba kilat dan gak pakai drama entar-entaran!
Selengkapnya klik di sini
Banyak banget yang udah rajin reapply sunscreen di muka, tapi area bibir malah sering dianak-tirikan. Padahal, kulit bibir itu jauh lebih tipis dan sensitif.
Kalau dibiarkan terpanggang sinar matahari tanpa perlindungan, bibir kamu bisa gampang pecah-pecah, makin gelap, bahkan berisiko kena masalah serius kayak kanker mulut.
Biar bibir gak makin garing dan kusam, kamu wajib banget pakai lip balm ber-SPF. Ini dia empat rekomendasi lip balm SPF yang siap bikin bibir kamu tetap sehat, lembap, dan plumpy seharian.
Selengkapnya klik di sini
Tahu gak sih, ternyata katarak itu biang kerok utama kebutaan pada orang usia 50-an ke atas di Indonesia. Menurut Kemenkes, persentasenya tinggi banget sampai 81,2%.
FYI nih, angka kasus kebutaan akibat katarak di Indonesia udah nyampe 600 ribu–650 ribu orang. Malahan menurut Survei Kesehatan Indonesia, katarak jadi pemicu disabilitas terbesar ketiga dengan angka 19,2%.
Parahnya lagi, estimasi Kemenkes nunjukin penambahan kasus baru buta katarak nambah sekitar 0,1% dari populasi, alias ada 250 ribu orang yang kena tiap tahunnya.
Selengkapnya klik di sini
(TIN)
Di sana, semboyan “palli palli” alias “cepat-cepat” atau “sat-set” udah kayak hukum alam yang mendasari kehidupan sehari-hari.
Mulai dari urusan kecepatan internet, pelayanan makanan di restoran, sampai gaya jalan kaki di trotoar, semuanya harus serba ngebut!
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Minggu, 20 September 2026:
1. Palli-palli Vs Aboha: Sebuah Pergeseran Gaya Hidup Anak Muda Korea
Secara harfiah, palli palli berartikan "cepat! cepat!" Istilah ini mendeskripsikan gaya hidup masyarakat Korea Selatan yang menuntut segala hal diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin.
Kalau kamu jalan-jalan ke Seoul, kamu bakal lihat orang-orang yang ogah membuang waktu sedetik pun.
Mulai dari jari yang terus ngetuk-ngetuk tombol lift, seruput kopi yang langsung habis sekali teguk, sampai pesanan barang online yang sampai di hari yang sama (rocket delivery).
Semuanya serba kilat dan gak pakai drama entar-entaran!
Selengkapnya klik di sini
2. Muka Glowing Bibir Remang-remang, 4 Lip Balm SPF Ini Penyelamat kamu
Banyak banget yang udah rajin reapply sunscreen di muka, tapi area bibir malah sering dianak-tirikan. Padahal, kulit bibir itu jauh lebih tipis dan sensitif.
Kalau dibiarkan terpanggang sinar matahari tanpa perlindungan, bibir kamu bisa gampang pecah-pecah, makin gelap, bahkan berisiko kena masalah serius kayak kanker mulut.
Biar bibir gak makin garing dan kusam, kamu wajib banget pakai lip balm ber-SPF. Ini dia empat rekomendasi lip balm SPF yang siap bikin bibir kamu tetap sehat, lembap, dan plumpy seharian.
Selengkapnya klik di sini
3. Ini Bahaya Nyata kalau Operasi Katarak Terlalu Lama Diulur
Tahu gak sih, ternyata katarak itu biang kerok utama kebutaan pada orang usia 50-an ke atas di Indonesia. Menurut Kemenkes, persentasenya tinggi banget sampai 81,2%.
FYI nih, angka kasus kebutaan akibat katarak di Indonesia udah nyampe 600 ribu–650 ribu orang. Malahan menurut Survei Kesehatan Indonesia, katarak jadi pemicu disabilitas terbesar ketiga dengan angka 19,2%.
Parahnya lagi, estimasi Kemenkes nunjukin penambahan kasus baru buta katarak nambah sekitar 0,1% dari populasi, alias ada 250 ribu orang yang kena tiap tahunnya.
Selengkapnya klik di sini
(TIN)