COMMUNITY

Kucing Sudah Seperti Keluarga, Nutrisi yang Tepat Jadi Kunci Perawatan

A. Firdaus
Sabtu 14 Maret 2026 / 16:26
Ringkasnya gini..
  • Kampanye Ramadan untuk Kepedulian terhadap Kucing.
  • Nutrisi Kucing Berbeda dengan Manusia.
  • Kampanye Edukasi untuk Pemilik Kucing.
Jakarta: Kucing memiliki tempat khusus di hati masyarakat Indonesia. Bahkan, Indonesia disebut sebagai negara dengan populasi kucing peliharaan terbesar di Asia Tenggara, dengan perkiraan mencapai 22 juta ekor.

Berdasarkan studi Mars 2024 Pet Parent Study, sekitar 46 persen pemilik kucing di Indonesia menganggap hewan peliharaan mereka sebagai bagian terpenting dalam hidup. Hal ini membuat perhatian terhadap kesehatan dan nutrisi kucing menjadi bagian penting dari kepemilikan hewan peliharaan yang bertanggung jawab.

Momentum Ramadan juga menjadi waktu yang istimewa bagi keluarga Indonesia untuk mempererat kebersamaan dan berbagi kebaikan. Melalui momen ini, WHISKAS mengajak masyarakat memperluas kepedulian tersebut kepada seluruh anggota keluarga, termasuk kucing peliharaan.
   

Kampanye Ramadan untuk Kepedulian terhadap Kucing


Melalui kampanye WHISKAS Ramadan Berkah, brand tersebut mendorong para pemilik kucing mengekspresikan rasa sayang tidak hanya melalui perhatian, tetapi juga lewat pemberian nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan biologis kucing.

Selama Ramadan, program ini menghadirkan pembagian sampel gratis produk edisi khusus dengan tema “Sayangi Seperti Keluarga, Beri Makan Seperti Kucing.” Secara nasional, lebih dari 28.500 porsi makanan kucing bernutrisi lengkap dan seimbang dibagikan kepada para pemilik hewan peliharaan.



Program ini melanjutkan inisiatif sebelumnya yang telah mendistribusikan lebih dari 380.000 porsi makanan kucing di Indonesia pada tahun lalu. Secara keseluruhan, jumlahnya kini mencapai lebih dari 408.500 porsi makanan kucing.
 

Nutrisi Kucing Berbeda dengan Manusia


Sebagai hewan karnivora, kucing membutuhkan nutrisi khusus yang berbeda dengan manusia, seperti taurin, asam amino esensial, vitamin, serta mineral. Karena itu, makanan rumahan belum tentu dapat memenuhi kebutuhan biologis kucing secara optimal.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian, Dr. drh. I Ketut Wirata, menekankan bahwa kesejahteraan hewan juga berkaitan dengan kecukupan nutrisi yang mereka terima.

“Memberi makan hewan bukan sekadar menghilangkan rasa lapar, tetapi memastikan mereka mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang setiap hari untuk mendukung kesehatan dan kualitas hidupnya,” ujar drh. I Ketut.
 

Kampanye Edukasi untuk Pemilik Kucing


Kampanye ini juga hadir melalui tayangan di televisi nasional serta platform digital selama Ramadan, yang menjangkau lebih dari 42 juta masyarakat Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemberian makanan yang bertanggung jawab bagi kucing peliharaan maupun kucing liar di sekitar lingkungan.

Aktris sekaligus pencinta kucing, Citra Kirana, mengatakan bahwa merawat hewan peliharaan juga merupakan bagian dari berbagi kebaikan.

“Bagi saya, berbagi berkah tidak hanya untuk orang-orang di sekitar kita, tetapi juga untuk hewan peliharaan yang menjadi bagian dari keluarga. Salah satu cara paling sederhana adalah memastikan mereka mendapat nutrisi yang lengkap dan seimbang,” katanya.

Sementara itu, Country Manager Mars Petcare Indonesia, Farid Sukmana, menyebut edukasi tentang nutrisi hewan peliharaan masih perlu terus diperluas di Indonesia.

Menurutnya, pemberian makanan hewan peliharaan yang lengkap dan seimbang telah menjadi praktik umum di banyak negara. Namun di Indonesia, kesadaran tersebut masih terus berkembang.

“Kucing bergantung pada kita untuk menyediakan makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi mereka setiap hari. Mencintai mereka berarti memahami kebutuhan biologisnya dan memberikan nutrisi yang tepat,” ujar Farid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH