COMMUNITY
Strategi Komunikasi Jadi Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Media Sosial
Elang Riki Yanuar
Senin 18 Mei 2026 / 14:00
- Strategi komunikasi digital dinilai penting untuk menjaga reputasi dan membangun kepercayaan publik di era media sosial.
- Nabati raih Indonesia Top Digital Public Relations Award 2026 berkat strategi komunikasi digital yang adaptif dan inovatif.
- Pendekatan Digital PR berbasis data dan percakapan sehat jadi kunci Nabati membangun hubungan dengan konsumen.
Jakarta: Perkembangan komunikasi digital mendorong banyak perusahaan untuk semakin aktif membangun hubungan dengan publik melalui berbagai platform online. Strategi digital public relations kini menjadi salah satu faktor penting dalam membangun reputasi sekaligus menjaga kepercayaan konsumen di tengah derasnya arus informasi di media digital.
Komitmen tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Nabati meraih penghargaan Indonesia Top Digital Public Relations Award 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil riset yang mengacu pada sejumlah indikator penilaian. Tiga aspek utama yang digunakan dalam penilaian meliputi Digital Media Aspect, Digital Sentiment Aspect, serta Digital Awareness Aspect.
Ketiga indikator tersebut digunakan untuk melihat efektivitas strategi komunikasi digital perusahaan dalam membangun citra positif sekaligus meningkatkan keterlibatan publik di ruang digital.
Corporate Communication Manager Nabati, Chandrataruna, mengatakan bahwa pendekatan komunikasi yang dilakukan perusahaan selama ini berfokus pada kebutuhan konsumen. Menurutnya, strategi Digital PR tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada publik.
”Kami memantau penyebaran berita, tingkat partisipasi, serta pergeseran persepsi publik tentang Nabati dan seluruh merek di bawahnya. Agar pengukuran tetap objektif, kami juga memanfaatkan alat analitik dari mitra global, yang membantu kami dalam menganalisis sentimen, tren percakapan, dan dampak komunikasi secara real-time di berbagai negara di mana konsumen kami berada,” ujar Chandrataruna.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan media digital membuat perusahaan harus mampu membangun komunikasi yang relevan dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas percakapan di ruang digital juga menjadi perhatian utama dalam menjalankan strategi komunikasi.
”Kami menaruh perhatian pada tiga aspek utama: kredibilitas, konsistensi, dan percakapan. Dengan strategi ini, kami tidak hanya membangun citra positif, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih terbuka, harmonis, dan dapat dipercaya oleh konsumen dan pelanggan kami,” lanjutnya.
Menurut Chandrataruna, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kepercayaan publik merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menilai hubungan baik dengan konsumen perlu dibangun melalui komunikasi yang adaptif dan transparan.
“Terima kasih kepada seluruh konsumen atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Nabati. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menciptakan komunikasi yang lebih inovatif dan memberikan dampak positif bagi konsumen, serta masyarakat secara luas,” katanya.
Di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat yang semakin digital, perusahaan kini dituntut mampu menghadirkan informasi yang relevan sekaligus membangun interaksi yang sehat dengan publik. Strategi komunikasi yang responsif dinilai menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga reputasi perusahaan dalam jangka panjang.
Ke depan, Nabati menyatakan akan terus memperkuat strategi Digital Public Relations melalui pendekatan yang lebih adaptif dan inovatif. Langkah tersebut dilakukan agar komunikasi yang dibangun tetap relevan dengan kebutuhan konsumen serta mampu memberikan dampak positif di era digital yang terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(ELG)
Komitmen tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Nabati meraih penghargaan Indonesia Top Digital Public Relations Award 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil riset yang mengacu pada sejumlah indikator penilaian. Tiga aspek utama yang digunakan dalam penilaian meliputi Digital Media Aspect, Digital Sentiment Aspect, serta Digital Awareness Aspect.
Ketiga indikator tersebut digunakan untuk melihat efektivitas strategi komunikasi digital perusahaan dalam membangun citra positif sekaligus meningkatkan keterlibatan publik di ruang digital.
Corporate Communication Manager Nabati, Chandrataruna, mengatakan bahwa pendekatan komunikasi yang dilakukan perusahaan selama ini berfokus pada kebutuhan konsumen. Menurutnya, strategi Digital PR tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada publik.
”Kami memantau penyebaran berita, tingkat partisipasi, serta pergeseran persepsi publik tentang Nabati dan seluruh merek di bawahnya. Agar pengukuran tetap objektif, kami juga memanfaatkan alat analitik dari mitra global, yang membantu kami dalam menganalisis sentimen, tren percakapan, dan dampak komunikasi secara real-time di berbagai negara di mana konsumen kami berada,” ujar Chandrataruna.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan media digital membuat perusahaan harus mampu membangun komunikasi yang relevan dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas percakapan di ruang digital juga menjadi perhatian utama dalam menjalankan strategi komunikasi.
”Kami menaruh perhatian pada tiga aspek utama: kredibilitas, konsistensi, dan percakapan. Dengan strategi ini, kami tidak hanya membangun citra positif, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih terbuka, harmonis, dan dapat dipercaya oleh konsumen dan pelanggan kami,” lanjutnya.
Menurut Chandrataruna, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kepercayaan publik merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menilai hubungan baik dengan konsumen perlu dibangun melalui komunikasi yang adaptif dan transparan.
“Terima kasih kepada seluruh konsumen atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Nabati. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menciptakan komunikasi yang lebih inovatif dan memberikan dampak positif bagi konsumen, serta masyarakat secara luas,” katanya.
Di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat yang semakin digital, perusahaan kini dituntut mampu menghadirkan informasi yang relevan sekaligus membangun interaksi yang sehat dengan publik. Strategi komunikasi yang responsif dinilai menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga reputasi perusahaan dalam jangka panjang.
Ke depan, Nabati menyatakan akan terus memperkuat strategi Digital Public Relations melalui pendekatan yang lebih adaptif dan inovatif. Langkah tersebut dilakukan agar komunikasi yang dibangun tetap relevan dengan kebutuhan konsumen serta mampu memberikan dampak positif di era digital yang terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)