COMMUNITY
Upaya Mendukung Ekosistem Arsitektur dan Desainer Muda Berdaya Saing Global
Medcom
Minggu 22 Februari 2026 / 09:28
- Nippon Paint mendukung dunia arsitektur dan desain interior Indonesia.
- AYDA Awards (sebelumnya dikenal sebagai Asia Young Designer Awards).
- Desainer muda diminta untuk menciptakan karya yang memiliki identitas lokal.
Jakarta: Nippon Paint kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia arsitektur dan desain interior Indonesia melalui penyelenggaraan AYDA Awards (sebelumnya dikenal sebagai Asia Young Designer Awards).
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, AYDA hadir sebagai platform strategis yang menghubungkan talenta muda, akademisi, dan praktisi industri untuk melahirkan inovasi ruang masa depan yang lebih berkualitas.
Diketahui, AYDA tahun ini mengusung tema “Converge: Crafting Cultural Legacies”. Para peserta ditantang untuk menggali kekayaan warisan budaya dan mentransformasikannya menjadi solusi desain yang relevan, berkelanjutan, berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui tema ini, desainer muda diminta untuk menciptakan karya yang memiliki identitas lokal namun tetap kompetitif di kancah global. Inisiatif ini juga selaras dengan peluncuran Trend Beyond Colours (TBC) 2026/27 bertajuk RESONATE.
Hasil kolaborasi Nippon Paint dan Colour Hive ini mengajak para desainer untuk menerjemahkan tren global ke dalam praktik desain yang bersifat human-centered (berpusat pada manusia) dan kontekstual terhadap kebutuhan sosial.
"AYDA adalah ruang belajar sekaligus pengembangan talenta. Kami ingin mendukung lahirnya generasi desainer yang tidak hanya mengedepankan solusi, tetapi juga memiliki kepekaan budaya dan sosial agar siap berkontribusi di tingkat global," ujar Linda Kam, Sr. Marketing Manager Nippon Paint Indonesia.
Pada Grand Final AYDA Indonesia 2025/26 yang berlangsung di The Westin Jakarta menampilkan 10 finalis terbaik dari berbagai universitas di Indonesia.

(The AYDA Awards Indonesia 2025/26. Foto: Dok. Istimewa)
Karya-karya mereka dinilai oleh juri profesional, seperti E. Ary Witjaksono (Airmas Asri), Maria Rosantina (Yolodi+Maria Architects), Chrisye Octaviani (Bitte Design Studio), Aghnia Fuad (Suasana Studio), Grace Hartanti (Grace Hartanti Design Lab), dan Ibam Arafi (D&B Consultant).
"Kami melihat bagaimana desainer muda saat ini mampu menerjemahkan narasi ruang secara berani, otentik, dan sangat relevan dengan isu keberlanjutan masa kini," ungkap Chrisye Octaviani.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat pada Grand Final AYDA Awards 2025/26, dua mahasiswa terbaik berhasil meraih Gold Winner. Kategori Arsitektur dimenangkan oleh
Syaukat Firdausi dari Universitas Gadjah Mada dengan karyanya "Hanging Garden of Malioboro".
Sementara, kategori Desain Interior diraih oleh Jessica Josephine Purwadi dari Binus University dengan karya "Tree of Literacy."
Sebagai Gold Winners, keduanya mewakili Indonesia pada ajang AYDA International Awards 2026 yang akan digelar di Bangkok dan diikuti oleh peserta dari 17 negara lainnya. Di tingkat internasional, mereka akan memperebutkan gelar Designer of The Year dengan hadiah utama berupa beasiswa di Harvard Graduate School of Design.
Selain itu, Nippon Paint juga membuka kesempatan bagi arsitek dan desainer interior profesional melalui Creative Colour Awards (CCA). Pendaftaran masih dibuka hingga 8 Maret 2026 di https://creativecolourawards.com/.
Melalui berbagai inisiatif ini, Nippon Paint membuktikan perannya sebagai mitra bagi komunitas kreatif di Indonesia, menghubungkan identitas budaya dengan masa depan ruang hidup manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, AYDA hadir sebagai platform strategis yang menghubungkan talenta muda, akademisi, dan praktisi industri untuk melahirkan inovasi ruang masa depan yang lebih berkualitas.
Diketahui, AYDA tahun ini mengusung tema “Converge: Crafting Cultural Legacies”. Para peserta ditantang untuk menggali kekayaan warisan budaya dan mentransformasikannya menjadi solusi desain yang relevan, berkelanjutan, berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui tema ini, desainer muda diminta untuk menciptakan karya yang memiliki identitas lokal namun tetap kompetitif di kancah global. Inisiatif ini juga selaras dengan peluncuran Trend Beyond Colours (TBC) 2026/27 bertajuk RESONATE.
Hasil kolaborasi Nippon Paint dan Colour Hive ini mengajak para desainer untuk menerjemahkan tren global ke dalam praktik desain yang bersifat human-centered (berpusat pada manusia) dan kontekstual terhadap kebutuhan sosial.
"AYDA adalah ruang belajar sekaligus pengembangan talenta. Kami ingin mendukung lahirnya generasi desainer yang tidak hanya mengedepankan solusi, tetapi juga memiliki kepekaan budaya dan sosial agar siap berkontribusi di tingkat global," ujar Linda Kam, Sr. Marketing Manager Nippon Paint Indonesia.
Pada Grand Final AYDA Indonesia 2025/26 yang berlangsung di The Westin Jakarta menampilkan 10 finalis terbaik dari berbagai universitas di Indonesia.

(The AYDA Awards Indonesia 2025/26. Foto: Dok. Istimewa)
Karya-karya mereka dinilai oleh juri profesional, seperti E. Ary Witjaksono (Airmas Asri), Maria Rosantina (Yolodi+Maria Architects), Chrisye Octaviani (Bitte Design Studio), Aghnia Fuad (Suasana Studio), Grace Hartanti (Grace Hartanti Design Lab), dan Ibam Arafi (D&B Consultant).
"Kami melihat bagaimana desainer muda saat ini mampu menerjemahkan narasi ruang secara berani, otentik, dan sangat relevan dengan isu keberlanjutan masa kini," ungkap Chrisye Octaviani.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat pada Grand Final AYDA Awards 2025/26, dua mahasiswa terbaik berhasil meraih Gold Winner. Kategori Arsitektur dimenangkan oleh
Syaukat Firdausi dari Universitas Gadjah Mada dengan karyanya "Hanging Garden of Malioboro".
Sementara, kategori Desain Interior diraih oleh Jessica Josephine Purwadi dari Binus University dengan karya "Tree of Literacy."
Sebagai Gold Winners, keduanya mewakili Indonesia pada ajang AYDA International Awards 2026 yang akan digelar di Bangkok dan diikuti oleh peserta dari 17 negara lainnya. Di tingkat internasional, mereka akan memperebutkan gelar Designer of The Year dengan hadiah utama berupa beasiswa di Harvard Graduate School of Design.
Selain itu, Nippon Paint juga membuka kesempatan bagi arsitek dan desainer interior profesional melalui Creative Colour Awards (CCA). Pendaftaran masih dibuka hingga 8 Maret 2026 di https://creativecolourawards.com/.
Melalui berbagai inisiatif ini, Nippon Paint membuktikan perannya sebagai mitra bagi komunitas kreatif di Indonesia, menghubungkan identitas budaya dengan masa depan ruang hidup manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)