COMMUNITY
Ivan Gunawan Tak Suka Banyak Benda Menempel di Dinding Rumah
Elang Riki Yanuar
Rabu 02 September 2026 / 18:00
- Ivan Gunawan memilih ruangan sederhana tanpa banyak hiasan dan mengutamakan perangkat berkualitas untuk kenyamanan aktivitas.
- Ashanty mengandalkan satu sistem pendingin Gree GMV6 untuk menjaga kenyamanan butik luas yang didominasi kaca.
- GREE memperkenalkan empat produk pendingin terbaru dalam Product Launch & Dealer Gathering 2026 sekaligus merayakan 11 tahun di Indonesia.
Jakarta: Ivan Gunawan punya cara tersendiri dalam menciptakan suasana nyaman di rumah maupun tempat usahanya. Bagi desainer dan presenter tersebut, ruangan yang nyaman tidak harus dipenuhi banyak benda atau hiasan.
Ivan mengaku tidak menyukai terlalu banyak elemen yang menempel di dinding. Dia lebih memilih ruangan yang terlihat sederhana sehingga tetap terasa nyaman untuk beraktivitas maupun bekerja.
Pilihan terhadap perangkat di dalam ruangan pun menjadi pertimbangan tersendiri bagi Ivan. Dia mengutamakan produk yang berkualitas agar tidak menimbulkan berbagai persoalan saat digunakan dalam jangka panjang.
“Saya enggak suka drama, jadi butuh barang yang berkualitas. Harganya juga masih oke ya,” ujar Ivan di Jakarta
Menurut Ivan, kenyamanan di dalam ruangan bukan hanya ditentukan oleh tampilan. Kualitas perangkat yang digunakan juga berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari, terutama ketika rumah sekaligus menjadi tempat untuk menjalankan berbagai pekerjaan.
Dia juga melihat perangkat pendingin sebagai bagian dari kebutuhan ruang, bukan sekadar benda tambahan. Karena itu, desain, kemudahan penggunaan, hingga kualitas menjadi sejumlah aspek yang dia pertimbangkan.
“Perangkat pendingin itu kan enggak sekadar pelengkap saja, tetapi rasa nyaman, bentuk desain serta kemudahan menggunakan paling penting agar aktivitas di rumah atau di tempat usaha menjadi lebih nyaman,” ujarnya.
Pandangan soal ruangan yang sederhana juga disampaikan Ashanty. Dia mengaku tidak terlalu menyukai banyak perangkat atau benda yang dipasang di dinding dan lebih memilih solusi pendingin yang praktis.
"Jujur ya, saya itu enggak suka sama kebanyakan yang kayak nempel-nempel di tembok gitu. Ya cukup satu saja, yaitu dingin karena bagi saya itu penting banget baik di rumah maupun tempat usaha," jelas Ashanty,
Untuk butik miliknya, Ashanty menggunakan sistem pendingin Gree GMV6. Kondisi butik menjadi salah satu pertimbangan karena ruangan tersebut memiliki area yang luas dengan ketinggian sekitar tujuh hingga delapan meter.
Butik Ashanty juga didominasi kaca yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan pendinginan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.
"Satu pendingin saja sudah mencukupi, apalagi konsep butik saya itu banyak kaca. Saya ingin sesuatu yang simple," ungkapnya.
Pembicaraan mengenai kenyamanan ruangan tersebut muncul dalam rangkaian GREE Product Launch & Dealer Gathering 2026. Dalam acara tersebut, GREE Electric Appliances Indonesia memperkenalkan empat produk pendingin udara terbaru. Produk tersebut terdiri dari tiga AC inverter, yaitu F5 MAX, F6, dan STS Inverter, serta GREE GMV9 FLEX untuk kebutuhan commercial.
“Kita harus selalu Raising the Standard. Melalui inovasi, kita terus berupaya memberikan solusi yang lebih baik. Karena pada akhirnya, kita bukan hanya menjual produk, tetapi kita menjual kenyamanan, kepercayaan, dan solusi untuk kehidupan sehari-hari customer,” ujar Nicky, Vice President PT Gree Electric Appliances Indonesia.
Tahun 2026 juga menjadi penanda 11 tahun perjalanan GREE di Indonesia. Selama periode tersebut, GREE terus mengembangkan produk dan teknologi untuk menyesuaikan kebutuhan pendinginan di berbagai jenis ruang.
Selain inovasi produk, GREE juga menyoroti layanan setelah pembelian. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga pengalaman konsumen setelah menggunakan produk.
“Ini bukan sekadar program. Ini adalah pengalaman nyata bagi customer. Dan inilah standard service yang sedang kita bangun bersama,” ujar Nicky.
Rangkaian acara turut dimeriahkan penampilan Slank sebagai bintang tamu. Kehadiran grup musik tersebut menjadi bagian dari apresiasi GREE kepada para dealer dan partner yang telah mendukung perjalanan perusahaan di Indonesia.
(ELG)
Ivan mengaku tidak menyukai terlalu banyak elemen yang menempel di dinding. Dia lebih memilih ruangan yang terlihat sederhana sehingga tetap terasa nyaman untuk beraktivitas maupun bekerja.
Pilihan terhadap perangkat di dalam ruangan pun menjadi pertimbangan tersendiri bagi Ivan. Dia mengutamakan produk yang berkualitas agar tidak menimbulkan berbagai persoalan saat digunakan dalam jangka panjang.
“Saya enggak suka drama, jadi butuh barang yang berkualitas. Harganya juga masih oke ya,” ujar Ivan di Jakarta
Menurut Ivan, kenyamanan di dalam ruangan bukan hanya ditentukan oleh tampilan. Kualitas perangkat yang digunakan juga berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari, terutama ketika rumah sekaligus menjadi tempat untuk menjalankan berbagai pekerjaan.
Dia juga melihat perangkat pendingin sebagai bagian dari kebutuhan ruang, bukan sekadar benda tambahan. Karena itu, desain, kemudahan penggunaan, hingga kualitas menjadi sejumlah aspek yang dia pertimbangkan.
“Perangkat pendingin itu kan enggak sekadar pelengkap saja, tetapi rasa nyaman, bentuk desain serta kemudahan menggunakan paling penting agar aktivitas di rumah atau di tempat usaha menjadi lebih nyaman,” ujarnya.
Baca Juga :
5 Desain Rumah Bata Ekspos Tampilan Minimalis
Pandangan soal ruangan yang sederhana juga disampaikan Ashanty. Dia mengaku tidak terlalu menyukai banyak perangkat atau benda yang dipasang di dinding dan lebih memilih solusi pendingin yang praktis.
"Jujur ya, saya itu enggak suka sama kebanyakan yang kayak nempel-nempel di tembok gitu. Ya cukup satu saja, yaitu dingin karena bagi saya itu penting banget baik di rumah maupun tempat usaha," jelas Ashanty,
Untuk butik miliknya, Ashanty menggunakan sistem pendingin Gree GMV6. Kondisi butik menjadi salah satu pertimbangan karena ruangan tersebut memiliki area yang luas dengan ketinggian sekitar tujuh hingga delapan meter.
Butik Ashanty juga didominasi kaca yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan pendinginan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.
"Satu pendingin saja sudah mencukupi, apalagi konsep butik saya itu banyak kaca. Saya ingin sesuatu yang simple," ungkapnya.
Pembicaraan mengenai kenyamanan ruangan tersebut muncul dalam rangkaian GREE Product Launch & Dealer Gathering 2026. Dalam acara tersebut, GREE Electric Appliances Indonesia memperkenalkan empat produk pendingin udara terbaru. Produk tersebut terdiri dari tiga AC inverter, yaitu F5 MAX, F6, dan STS Inverter, serta GREE GMV9 FLEX untuk kebutuhan commercial.
“Kita harus selalu Raising the Standard. Melalui inovasi, kita terus berupaya memberikan solusi yang lebih baik. Karena pada akhirnya, kita bukan hanya menjual produk, tetapi kita menjual kenyamanan, kepercayaan, dan solusi untuk kehidupan sehari-hari customer,” ujar Nicky, Vice President PT Gree Electric Appliances Indonesia.
Tahun 2026 juga menjadi penanda 11 tahun perjalanan GREE di Indonesia. Selama periode tersebut, GREE terus mengembangkan produk dan teknologi untuk menyesuaikan kebutuhan pendinginan di berbagai jenis ruang.
Selain inovasi produk, GREE juga menyoroti layanan setelah pembelian. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga pengalaman konsumen setelah menggunakan produk.
“Ini bukan sekadar program. Ini adalah pengalaman nyata bagi customer. Dan inilah standard service yang sedang kita bangun bersama,” ujar Nicky.
Rangkaian acara turut dimeriahkan penampilan Slank sebagai bintang tamu. Kehadiran grup musik tersebut menjadi bagian dari apresiasi GREE kepada para dealer dan partner yang telah mendukung perjalanan perusahaan di Indonesia.
(ELG)