Milia di Wajah Bisa Hilang Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- Milia merupakan benjolan kecil berwarna putih akibat keratin yang terperangkap di bawah permukaan kulit.
- Milia bisa hilang sendiri, tetapi prosesnya membutuhkan waktu.
- Hindari memencet milia karena berisiko menyebabkan iritasi dan infeksi.
Jakarta: Pernah menemukan bintik-bintik putih kecil di sekitar mata, pipi, atau hidung yang nggak kunjung hilang? Bisa jadi itu milia. Bentuknya memang mirip komedo putih, tetapi keduanya merupakan kondisi kulit yang berbeda.
Menurut Cleveland Clinic, pusat medis akademik nirlaba di Amerika Serikat, milia merupakan benjolan kecil berwarna putih atau kekuningan akibat keratin, yaitu protein alami pada kulit, yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Kondisi ini umumnya nggak menimbulkan rasa sakit maupun peradangan.
Penyebab milia di wajah
Milia bisa muncul ketika keratin terperangkap di bawah permukaan kulit. Mengutip DermNet, situs referensi dermatologi yang menyediakan informasi medis tentang berbagai kondisi kulit, beberapa faktor pemicunya meliputi:
-
Kerusakan kulit: Luka, luka bakar, dan paparan sinar matahari.
-
Penggunaan obat tertentu: Pemakaian kortikosteroid topikal dalam jangka panjang.
-
Proses pemulihan kulit: Muncul setelah kulit mengalami cedera atau prosedur tertentu.
Milia di wajah bisa hilang sendiri?
Kabar baiknya, milia bisa hilang sendiri tanpa perawatan khusus. Namun, waktunya bisa berbeda pada setiap orang.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa milia pada bayi biasanya menghilang dalam beberapa minggu. Sementara itu, pada orang dewasa, benjolan ini bisa bertahan selama beberapa bulan atau lebih lama.
Meski begitu, jangan coba-coba memencet atau mengoreknya seperti jerawat. American Academy of Ophthalmology (AAO), organisasi profesional dokter spesialis mata di Amerika Serikat, mengingatkan bahwa menghilangkan milia sendiri, terutama di sekitar mata, berisiko menyebabkan cedera dan infeksi.
Cara mengatasi milia di wajah
Jika milia nggak kunjung hilang, beberapa langkah berikut bisa dipertimbangkan:
-
Gunakan eksfoliasi: Produk eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati, tetapi pilih yang sesuai dengan kondisi kulit.
-
Pakai skincare yang lembut: Gunakan pembersih wajah dan pelembap yang nggak memicu iritasi.
-
Rutin memakai sunscreen: Lindungi kulit dari paparan sinar UV untuk membantu mencegah kerusakan kulit.
-
Konsultasi ke dokter kulit: Dokter dapat melakukan ekstraksi menggunakan alat steril atau memberikan penanganan lain sesuai kondisi kulit.
Milia umumnya nggak berbahaya. Namun, jika bintik putih bertambah banyak, mengganggu, atau sulit hilang, sebaiknya periksakan ke dokter kulit. Pasalnya, bintik yang terlihat seperti milia belum tentu merupakan kondisi yang sama.
Desi I.
(TIN)