BEAUTY

Auto Skinlike! Tips Simpel Biar Cushion Tetap Fresh dan Nggak Cakey

A. Firdaus
Kamis 28 Mei 2026 / 16:55
Ringkasnya gini..
  • Banyak orang masih mengalami masalah makeup yang crack, patchy, atau terlihat cakey setelah beberapa jam pemakaian
  • Langkah pertama yang paling penting adalah menjaga hidrasi kulit sebelum makeup
  • Gunakan secukupnya, agar hasil makeup tetap ringan dan tidak kehilangan efek glowing alami dari cushion.
Jakarta: Cushion menjadi salah satu produk makeup favorit karena praktis, ringan, dan mudah dipakai untuk aktivitas sehari-hari. Produk ini merupakan kombinasi foundation, BB cream, atau CC cream yang dikemas dalam bantalan spons dengan aplikator puff, sehingga lebih simpel digunakan kapan saja.

Selain memberikan hasil complexion yang natural, cushion juga dikenal mampu membuat tampilan wajah terlihat glowing dan fresh dalam waktu singkat.

Meski begitu, banyak orang masih mengalami masalah makeup yang crack, patchy, atau terlihat cakey setelah beberapa jam pemakaian. Hal ini biasanya terjadi karena kulit kurang terhidrasi, penggunaan produk terlalu banyak, atau teknik pengaplikasian yang kurang tepat. 
 

Padahal, dengan langkah yang benar, cushion bisa terlihat lebih halus, menyatu di kulit, dan tahan lama tanpa terasa berat di wajah. Agar hasil makeup tetap mulus dan tidak dempul, berikut adalah trik sederhana yang bisa diterapkan sebelum maupun saat memakai cushion.

1. Pastikan kulit dalam kondisi lembap

Langkah pertama yang paling penting adalah menjaga hidrasi kulit sebelum makeup. Gunakan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit agar permukaan wajah tetap lembut dan tidak kering.

Kulit yang terhidrasi dengan baik, membantu formula cushion menempel lebih rata dan tidak mudah pecah. Selain itu, makeup juga akan terlihat lebih natural dan tidak menumpuk di area tertentu.

2. Gunakan primer sebelum cushion

Primer membantu membuat tampilan kulit lebih halus sekaligus menyamarkan pori-pori. Produk ini juga membantu cushion menempel lebih baik dan tahan lebih lama sepanjang hari.

Gunakan primer tipis saja, terutama di area yang mudah berminyak seperti hidung, dahi, dan sekitar pipi agar hasil complexion lebih smooth.


(Cushion juga dikenal mampu membuat tampilan wajah terlihat glowing dan fresh dalam waktu singkat, Foto: Dok. Ilustrasi/Pexels.com)

3. Ambil produk secukupnya

Salah satu penyebab cushion terlihat cakey, adalah penggunaan produk yang terlalu banyak sekaligus. Saat mengambil produk, tekan puff dengan lembut dan jangan terlalu keras agar cairan yang keluar tidak berlebihan.

Semakin tipis layer cushion yang digunakan, hasil makeup biasanya akan terlihat lebih ringan dan menyatu dengan kulit.

4. Ratakan produk di bagian tutup cushion

Sebelum diaplikasikan ke wajah, tepuk-tepuk puff terlebih dahulu di bagian dalam tutup cushion. Cara ini membantu meratakan produk pada spons, sekaligus mengurangi kelebihan cairan.

5. Gunakan teknik "tap-tap"

Saat mengaplikasikan cushion, hindari menggeser puff, seperti memakai foundation biasa. Gunakan teknik "tap-tap" atau ditepuk perlahan, agar produk lebih menyatu dengan kulit.

Mulailah dari bagian tengah wajah lalu baurkan ke arah luar secara perlahan. Teknik ini membantu hasil akhir terlihat lebih halus, natural, dan minim crack.
 

6. Kunci makeup dengan bedak tipis

Agar cushion tidak mudah bergeser dan tetap tahan lama, gunakan translucent powder atau bedak tabur tipis, terutama di area T-zone seperti dahi, hidung, dan dagu.

Bedak membantu mengontrol minyak berlebih, tanpa membuat complexion terlihat berat. Gunakan secukupnya, agar hasil makeup tetap ringan dan tidak kehilangan efek glowing alami dari cushion.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH