BEAUTY

5 Kesalahan Perawatan Kulit yang Dilakukan pada Malam Hari

Mia Vale
Selasa 15 November 2022 / 11:00
Jakarta: Setelah semua terpaan yang diterima kulit saat siang hari mulai dari sengatan matahari, polusi, hingga riasan, inilah kesempatan bagi kulit untuk memulihkan dan memperbarui kala tidur malam. 

Hal ini penting untuk menjaga kulit awet muda seiring berjalannya waktu. Dan tidur nyenyak telah dikaitkan dengan lebih sedikit penuaan kulit dini, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Dermatologi Klinis dan Eksperimental.

Kecantikan dan tidur adalah fenomena nyata, di mana kamu dapat membantu memanfaatkannya dengan mempraktikkan kebiasaan perawatan kulit yang baik di malam hari. "Kulit dalam mode perbaikan setiap malam. Tidak seperti siang hari, kamu tidak mengeluarkan keringat dari apa yang ada di kulit, sehingga produk dapat diserap dengan baik," jelas Deirdre Hooper, MD, dokter kulit bersertifikat di Audubon Dermatology di New Orleans. 

Namun kadang, kamu secara tidak sadar melakukan kesalahan pada rutinitas perawatan kulit di malam hari yang menurut para ahli dapat berkontribusi pada masalah kulit, di antaraya:
 

Tidak mencuci muka usai beraktivitas seharian

Sebelum menempelkan wajah ke bantal dan merebahkan diri ke kasur, jangan lupa cuci muka. "Kamu tidak perlu mencuci muka di pagi hari, terutama jika kulitmu sensitif atau kering. Tapi suatu keharusan yang wajib kamu lakukan pada malam hari," ulas Dr. Hooper. 

Mencuci wajah dapat menghilangkan kotoran dan polusi yang menumpuk di kulit sepanjang hari, sesuatu yang dapat berkontribusi pada jerawat dan mempercepat proses penuaan kulit.
 

Memakai retinoid

Sebuah tinjauan sistematis menganalisis hasil dari tujuh uji coba terkontrol secara acak pada tretinoin topikal, yang merupakan retinoid dan menemukan bahwa semua penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan krim secara teratur meningkatkan munculnya kerutan, membantu meratakan warna kulit, dan mengurangi bintik hitam. Melansir dari Everyday Health, konon, retinoid juga meningkatkan pergantian sel kulit, sekaligus bisa membuat iritasi. 

Tinjauan tersebut menemukan bahwa sementara tretinoin ditemukan "aman dan dapat ditoleransi dengan baik," itu juga membawa efek samping, seperti kekeringan, rasa terbakar, kemerahan, dan pengelupasan. Bila itu terjadi, cukup diamkan selama satu atau dua malam. Ingat, setelah kulit Anda tenang, lanjutkan penggunaan. Selalu gunakan sedikit, seukuran kacang polong," saran Charisse Dolitsky, MD, dokter kulit bersertifikat di Schweiger Dermatology Group di Long Island, New York. 


(Sebelum menempelkan wajah ke bantal dan merebahkan diri ke kasur, jangan lupa cuci muka. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

Melewatkan pelembap di malam hari

"Telah terbukti bahwa tingkat hidrasi kulit cenderung menurun pada sore dan malam hari, maka menggunakan pelembap sebelum tidur sebagai bagian penting dari rutinitas perawatan kulit," ujar Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis di bidang dermatologi, di Rumah Sakit Mount Sinai di Kota New York. 

Zeichner merekomendasikan pelembap yang mengandung bahan pelindung kulit, seperti ceramide, dimethicone, gliserin, atau asam hialuronat, yang semuanya bekerja dengan cara berbeda untuk menjaga kulit tetap lembut dan kenyal sepanjang malam.
 

Mengandalkan antioksidan yang salah

Beberapa antioksidan paling baik disimpan untuk pagi hari, terutama vitamin C, kata Hooper. "Ini menetralkan radikal bebas yang menyerang kulit sepanjang hari," katanya.  Serum vitamin C yang bagus bisa mahal, jadi jangan buang uang dengan menggunakannya di malam hari, ketika kulit tidak akan mendapatkan hasil maksimal darinya. Tetapi jika ingin antioksidan malam hari, gunakan serum yang mengandung resveratrol di mana tidak aktif oleh matahari dan tidak bekerja dengan baik di pagi hari.
 

Menggosok kulit terlalu keras dan sering

Tahan keinginan untuk menggosok atau melakukan eksfoliasi secara rutin, terutama jika sudah menggunakan retinoid. Pasalnya, retinoid sudah melakukan pekerjaan merangsang pergantian sel. Menggabungkan retinoid dan scrub juga meningkatkan risiko iritasi. Sekali seminggu kemungkinan aman untuk kulit. Ingat, jangan berlebihan!
(yyy)

MOST SEARCH