BEAUTY
Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Kamu Pakai SPF Terlalu Tinggi
Kumara Anggita
Senin 10 Mei 2021 / 10:00
Jakarta: Saat membeli tabir surya seperti sunscreen atau sunblock, tentu kamu sudah tidak asing dengan kalimat SPF yang tertera pada bagian depan kemasan ya! Mulai dari SPF 25, 30, hingga 50 dengan klaim dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Namun, seberapa banyak SPF yang benar-benar dibutuhkan? Apakah besar kecilnya SPF dapat berpengaruh pada kulit?
Perlu diketahui, SPF merupakan kepanjangan dari Sun Protector Factor di mana SPF dirancang untuk memberi tahumu sebaik apa produk tersebut melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Saat ini, berbagai produk kecantikan berlomba-lomba untuk membuat SPF-nya tinggi agar kulit terproteksi dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari.
Nyatanya, penggunaan SPF yang tinggi juga dapat memberikan efek yang kurang baik bagi tubuh. Ini bisa membuat tubuhmu kekurangan vitamin D lho!
Apalagi, Indonesia mempunyai tingkat prevalensi defisiensi vitamin D yang cukup tinggi. Sebuah data dari SEANUTS 2011-2012 mengatakan jika terjadi defisiensi vitamin D yang cukup tinggi, di mana 38,76 persen terjadi pada anak Indonesia yang berusia 2-12 tahun, sekitar 61,25 persen terjadi pada ibu hamil, 63 persen terjadi pada perempuan dewasa yang berusia 18-40 tahun, dan 78,2 persen pada usia lanjut.

(Saat ini, berbagai produk kecantikan berlomba-lomba untuk membuat SPF-nya tinggi agar kulit terproteksi dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD, CHt salah satu faktor yang membuat tubuh kekurangan vitamin D adalah penggunaan vitamin D yang terlalu tinggi.
“Ternyata dari studi, para perempuan itu kebanyakan takut matahari. Takut menggelap di Indonesia. Jadi sering pakai sunscreen atau sunblock yang SPF tinggi sekali sampai 100,,” jelas dr. Jeffri dalam Acara Peluncuran Holisticare D3 1000.
“SPF 100 itu artinya memblok sinar UV yang diperlukan untuk vitamin D hingga 99 persen. Jadi teman-teman berjemur 99 persen UV-nya tidak masuk,” lanjutnya.
Untuk menghindari hal ini terjadi, dr. Jeffri menyarankan agar kamu menggunakan sunscreen atau sunblock dengan SPF yang rendah saja. Ya memang kalau mau optimal sunscreen minimal yang disarankan 15 (SPF). Jangan lebih dari itu, kalau lebih dari itu banyak sekali yang blocked.
“Tidak dapat UV-nya malah yang dapat kulit menggelapnya. Juga, efek-efek yang tak diinginkan. Jadi untuk teman yang pakai sunscreen, diperhatikan jangan terus-terus pakai. Apalagi kalau vitamin D nya kurang,” pungkas dr. Jeffri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Namun, seberapa banyak SPF yang benar-benar dibutuhkan? Apakah besar kecilnya SPF dapat berpengaruh pada kulit?
Perlu diketahui, SPF merupakan kepanjangan dari Sun Protector Factor di mana SPF dirancang untuk memberi tahumu sebaik apa produk tersebut melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Saat ini, berbagai produk kecantikan berlomba-lomba untuk membuat SPF-nya tinggi agar kulit terproteksi dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari.
Nyatanya, penggunaan SPF yang tinggi juga dapat memberikan efek yang kurang baik bagi tubuh. Ini bisa membuat tubuhmu kekurangan vitamin D lho!
Apalagi, Indonesia mempunyai tingkat prevalensi defisiensi vitamin D yang cukup tinggi. Sebuah data dari SEANUTS 2011-2012 mengatakan jika terjadi defisiensi vitamin D yang cukup tinggi, di mana 38,76 persen terjadi pada anak Indonesia yang berusia 2-12 tahun, sekitar 61,25 persen terjadi pada ibu hamil, 63 persen terjadi pada perempuan dewasa yang berusia 18-40 tahun, dan 78,2 persen pada usia lanjut.

(Saat ini, berbagai produk kecantikan berlomba-lomba untuk membuat SPF-nya tinggi agar kulit terproteksi dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD, CHt salah satu faktor yang membuat tubuh kekurangan vitamin D adalah penggunaan vitamin D yang terlalu tinggi.
“Ternyata dari studi, para perempuan itu kebanyakan takut matahari. Takut menggelap di Indonesia. Jadi sering pakai sunscreen atau sunblock yang SPF tinggi sekali sampai 100,,” jelas dr. Jeffri dalam Acara Peluncuran Holisticare D3 1000.
“SPF 100 itu artinya memblok sinar UV yang diperlukan untuk vitamin D hingga 99 persen. Jadi teman-teman berjemur 99 persen UV-nya tidak masuk,” lanjutnya.
Untuk menghindari hal ini terjadi, dr. Jeffri menyarankan agar kamu menggunakan sunscreen atau sunblock dengan SPF yang rendah saja. Ya memang kalau mau optimal sunscreen minimal yang disarankan 15 (SPF). Jangan lebih dari itu, kalau lebih dari itu banyak sekali yang blocked.
“Tidak dapat UV-nya malah yang dapat kulit menggelapnya. Juga, efek-efek yang tak diinginkan. Jadi untuk teman yang pakai sunscreen, diperhatikan jangan terus-terus pakai. Apalagi kalau vitamin D nya kurang,” pungkas dr. Jeffri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)