BEAUTY

Mineral vs Chemical Sunscreen, Manakah yang Cocok untuk Kulit Sensitif?

Yuni Yuli Yanti
Senin 23 Maret 2026 / 07:56
Ringkasnya gini..
  • Sunscreen memiliki beberapa jenis dan yang umum di pasaran adalah mineral dan chemical.
  • Cara kerja mineral sunscreen yaitu menempel di kulit dan memantulkan sinar UV.
  • Formula mineral adalah pilihan yang baik, terutama untuk orang dengan kulit sensitif.
Jakarta: Meskipun tabir surya (sunscreen) merupakan kebutuhan utama untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV), namun sunscreen yang kamu pilih harus mengacu pada beberapa faktor. Mulai dari jenis atau tipe kulit, bahan-bahan hingga cara kerjanya yang sesuai dengan kulitmu.

Seperti diketahui sunscreen memiliki beberapa jenis dan yang umum di pasaran adalah mineral serta chemical sunscreen. 

Nah, supaya kamu enggak salah pilih terutama untuk kulit sensitif, berikut penjelasan lebih detail tentang kedua jenis sunscreen tersebut. Simak di bawah ini ya!
 

Mineral sunscreen

Mengutip dari laman Health Shots, tabir surya mineral, juga dikenal sebagai tabir surya fisik, menggunakan bahan aktif seperti seng oksida dan titanium dioksida. 

Cara kerjanya sederhana, yaitu dengan menempel di kulit dan memantulkan sinar UV, sehingga sangat cocok untuk orang dengan kulit sensitif karena cenderung tidak menyebabkan iritasi. Sunscreen ini bisa dianggap perisai pelindung untuk kulitmu.

"Mineral sunscreen dianggap bebas bahan kimia, sehingga lebih aman untuk anak-anak dan orang dengan kulit sensitif, termasuk mereka yang memiliki kondisi seperti rosacea atau eksem," kata Dr. Meera Adhikari, Ahli Kosmetologi dan Trikologi, kepada Health Shots.
 

Adakah efek sampingnya?

Tabir surya mineral menawarkan banyak manfaat tetapi juga memiliki kekurangan. Masalah yang paling terkenal adalah lapisan putih yang dapat ditinggalkan pada kulit. 

Mineral sunscreen sering kali tidak bertahan lama saat melakukan aktivitas berat atau berenang. Jika kamu berolahraga di air atau pergi ke gym, sunscreen ini perlu lebih sering dipakai kembali.

Selain itu, tabir surya mineral juga dapat mengganggu riasan, sehingga membuat rutinitas proses meriasa wajah biasanya jadi lebih sulit dan memakan waktu lama. 


(Seperti perisai, mineral sunscreen berperan melindungi kulitmu dari paparan sinar UV. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

Chemical sunscreen 

Tabir surya kimia menggunakan senyawa organik seperti avobenzone, octisalate, dan oxybenzone. Cara kerjanya adalah dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, yang kemudian dilepaskan oleh kulit. 

"Teknologi ini memungkinkan tabir surya kimia menyatu dengan baik dan tidak meninggalkan residu yang terlihat, menjadikannya pilihan populer bagi mereka yang tidak menyukai tampilan tabir surya tradisional," jelas Dr. Adhikari. 

Chemical sunscreen sering kali memiliki formula yang lebih ringan dan terasa lebih nyaman di kulit, terutama di bulan-bulan musim panas. Bagi mereka yang menginginkan tampilan yang halus tanpa hasil akhir yang pucat, tabir surya ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

Dr. Adhikari menyebutkan chemical sunscreen juga mungkin memiliki beberapa risiko. Salah satunya adalah bahan-bahan tertentu dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi, terutama bagi orang dengan kulit sensitif. 
 

Lantas, sunscreen apa yang cocok untuk kulit sensitif?

Saat memilih tabir surya, formula mineral adalah pilihan yang baik, terutama untuk orang dengan kulit sensitif. Tabir surya ini menggunakan bahan-bahan alami seperti seng oksida dan titanium dioksida untuk memblokir sinar UV berbahaya. Tabir surya ini melindungi tanpa iritasi yang dapat ditimbulkan oleh tabir surya kimia.

Dr. Adhikari menyarankan agar saat memilih tabir surya, mulailah dengan mempertimbangkan jenis kulit dan gaya hidupmu. Jika kulitmu sensitif, tabir surya mineral mungkin merupakan pilihan terbaik jika kamu juga banyak beraktivitas di luar ruangan, seperti berenang atau berolahraga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH