BEAUTY

Tren Fourth Space yang Membawa Self-Care ala Gen Z 

Aulia Putriningtias
Jumat 17 Juli 2026 / 19:28
Ringkasnya gini..
  • Di tengah kehidupan yang semakin terhubung secara digital, media sosial tak hanya menjadi bagian dari keseharian generasi muda. 
  • Kondisi ini turut mendorong munculnya social fatigue.
  • Generasi muda kini semakin mencari pengalaman.
Jakarta: Sobat Medcom, coba spill self care versi kamu apa, nih? Ternyata enggak perlu yang mahal-mahal untuk merawat diri sendiri, nih!

Di tengah kehidupan yang semakin terhubung secara digital, media sosial tak hanya menjadi bagian dari keseharian generasi muda. Namun, juga menjadi sumber tekanan dari ekspektasi sosial.

Kondisi ini turut mendorong munculnya social fatigue. Jadi, generasi muda membutuhkan ruang untuk beristirahat sejenak dari URL atau dunia maya, untuk berinteraksi dan membangun koneksi secara IRL (in real life).

Hal ini juga memicu timbulnya skin stress. Skin stress inilah yang menyebabkan hilangnya rasa confidence generasi muda untuk mengekspresikan diri.

Mental Health Counselor, Sasya Sava, menjelaskan bahwa interaksi tatap muka dapat membantu generasi muda membangun koneksi yang lebih bermakna di tengah tingginya intensitas penggunaan media sosial.

"Media sosial memudahkan kita terhubung, tetapi belum tentu membuat seseorang merasa benar-benar dekat dengan orang lain," kata Sasya saat pembukaan Lightplus Lightperience: Picnic 2026 di Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.

Seiring berkembangnya tren fourth spaces, ruang yang membawa koneksi dari layar ke dunia nyata, generasi muda kini semakin mencari pengalaman.

Namun, bukan hanya untuk bertumbuh, tetapi juga memberi ruang untuk mengekspresikan diri dan terkoneksi dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan serupa.

Berdasarkan Survei Jakpat (2025), dipaparkan bahwa kebanyakan Gen Z di Indonesia memiliki ketertarikan terhadap aktivitas social development, seperti bergabung dengan komunitas.

Nastiti Prawitasari, selaku Brand Manager Lightplus by Wardah pun menjelaskan bahwa Lightplus Lightperience Picnic 2026 menjadi wadah bagi generasi muda untuk sejenak healing dari dunia digital dan kembali terkoneksi dengan komunitas sebayanya melalui aktivitas yang ringan tetapi mindful.

Selama acara berlangsung hingga 19 Juli 2026 mendatang, banyak aktivitas ringan untuk melepas penat. Mulai dari Light Journaling Class, Light Crafty Class, dan lainnya.

Selain itu, acara ini juga sekaligus memperkenalkan rangkaian inovasi produk. Tak hanya potent, gentle, dan proven, namun juga dirancang untuk mendukung kebutuhan kulit dan gaya hidup aktif Gen Z.

Salah satunya adalah Sensitive Relief Low pH Facial Wash, pembersih wajah dengan konsep Barrier-First Relief System yang membantu membersihkan kulit secara lembut sekaligus menjaga kenyamanan kulit.

"Melalui Lightperience Picnic, kami juga ingin terus menghadirkan fourth spaces yang dapat menjangkau lebih banyak generasi muda di berbagai kota, kampus, dan komunitas di Indonesia,” tutup Nastiti.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH