BEAUTY
Retinol Fear is Real? Tips Tetap Glowing Pake Retinol Buat Tim Kulit Kering!
Yatin Suleha
Selasa 17 Februari 2026 / 16:45
- Tren penggunaan retinol dalam rutinitas perawatan kulit terus meningkat karena bahan aktif turunan vitamin A.
- Pada tahap awal penggunaan, sebagian orang dapat mengalami kulit terasa kering, gatal, atau sedikit mengelupas.
- Efek kulit kering atau gatal umumnya bersifat sementara dan akan berkurang setelah kulit mulai beradaptasi.
Jakarta: Tren penggunaan retinol dalam rutinitas perawatan kulit terus meningkat karena bahan aktif turunan vitamin A ini dikenal mampu membantu regenerasi sel kulit, memperbaiki tekstur, serta menjaga tampilan kulit tetap halus dan bercahaya.
Popularitas tersebut juga diikuti berbagai pertanyaan, terutama dari pemilik kulit kering atau dehidrasi yang khawatir terhadap efek samping berupa rasa kering, gatal, dan pengelupasan pada awal pemakaian.
Kekhawatiran ini cukup beralasan, namun para pemerhati perawatan kulit menilai retinol tetap dapat digunakan pada kulit kering selama pemakaian dilakukan secara bertahap, disertai pemilihan formulasi yang tepat serta dukungan pelembap yang cukup.
Dengan pendekatan yang benar, retinol justru dapat membantu memperbaiki kualitas kulit, meningkatkan kecerahan, serta menjaga kekencangan kulit dalam jangka panjang.
Dalam bentuk serum wajah, kandungannya biasanya lebih tinggi dan lebih kuat dibandingkan pada produk pembersih maupun pelembap, sehingga sering direkomendasikan untuk hasil yang lebih optimal.
Pada tahap awal penggunaan, sebagian orang dapat mengalami kulit terasa kering, gatal, atau sedikit mengelupas. Efek ini umumnya bersifat sementara dan akan berkurang setelah kulit mulai beradaptasi.
Namun, pengelupasan bisa menjadi lebih berat jika retinol digunakan bersamaan dengan bahan aktif lain yang juga bersifat eksfoliatif seperti AHA, asam salisilat, benzoil peroksida, maupun vitamin C, sehingga pemakaian bersamaan sebaiknya dihindari.
Dilansir dari Protect Enhance Repair Stimulate (PERS), berikut adalah tips menggunakan retinol untuk kulit kering dan tiga bentuk retinol yang cocok untuk kulit kering.
.jpg)
(Retinol bermanfaat untuk wajah karena membantu anti-penuaan, mengurangi kerutan dan garis halus. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
• Mulai secara bertahap
Retinol diperkenalkan ke rutinitas perawatan hanya satu hingga dua kali dalam seminggu pada tahap awal agar kulit memiliki waktu beradaptasi.
• Gunakan pelembap secara melimpah
Pelembap dengan kandungan hidrasi tinggi membantu mengunci kelembapan dan mengurangi risiko kering maupun iritasi.
• Pilih formulasi yang tepat
Produk yang dirancang khusus untuk kulit sensitif atau kering membantu meminimalkan reaksi yang tidak diinginkan.
Selain cara penggunaan, bentuk retinol juga berpengaruh terhadap kenyamanan kulit kering.
Dikenal sebagai salah satu bentuk paling lembut karena merupakan ester retinol dan asam palmitat. Cocok bagi pemula atau kulit sensitif karena memberikan hasil bertahap dengan iritasi minimal.
Molekul retinol dibungkus dalam lapisan pelindung sehingga dilepaskan secara perlahan ke kulit. Teknologi ini membantu meminimalkan potensi iritasi sekaligus menjaga efektivitas.
Meski bukan retinol secara teknis, bahan berbasis tumbuhan ini sering digunakan sebagai alternatif karena mampu meniru efek retinol dengan risiko kekeringan yang lebih rendah.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Popularitas tersebut juga diikuti berbagai pertanyaan, terutama dari pemilik kulit kering atau dehidrasi yang khawatir terhadap efek samping berupa rasa kering, gatal, dan pengelupasan pada awal pemakaian.
Kekhawatiran ini cukup beralasan, namun para pemerhati perawatan kulit menilai retinol tetap dapat digunakan pada kulit kering selama pemakaian dilakukan secara bertahap, disertai pemilihan formulasi yang tepat serta dukungan pelembap yang cukup.
Dengan pendekatan yang benar, retinol justru dapat membantu memperbaiki kualitas kulit, meningkatkan kecerahan, serta menjaga kekencangan kulit dalam jangka panjang.
Dalam bentuk serum wajah, kandungannya biasanya lebih tinggi dan lebih kuat dibandingkan pada produk pembersih maupun pelembap, sehingga sering direkomendasikan untuk hasil yang lebih optimal.
Pada tahap awal penggunaan, sebagian orang dapat mengalami kulit terasa kering, gatal, atau sedikit mengelupas. Efek ini umumnya bersifat sementara dan akan berkurang setelah kulit mulai beradaptasi.
Namun, pengelupasan bisa menjadi lebih berat jika retinol digunakan bersamaan dengan bahan aktif lain yang juga bersifat eksfoliatif seperti AHA, asam salisilat, benzoil peroksida, maupun vitamin C, sehingga pemakaian bersamaan sebaiknya dihindari.
Dilansir dari Protect Enhance Repair Stimulate (PERS), berikut adalah tips menggunakan retinol untuk kulit kering dan tiga bentuk retinol yang cocok untuk kulit kering.
.jpg)
(Retinol bermanfaat untuk wajah karena membantu anti-penuaan, mengurangi kerutan dan garis halus. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
• Mulai secara bertahap
Retinol diperkenalkan ke rutinitas perawatan hanya satu hingga dua kali dalam seminggu pada tahap awal agar kulit memiliki waktu beradaptasi.
• Gunakan pelembap secara melimpah
Pelembap dengan kandungan hidrasi tinggi membantu mengunci kelembapan dan mengurangi risiko kering maupun iritasi.
• Pilih formulasi yang tepat
Produk yang dirancang khusus untuk kulit sensitif atau kering membantu meminimalkan reaksi yang tidak diinginkan.
Selain cara penggunaan, bentuk retinol juga berpengaruh terhadap kenyamanan kulit kering.
Tiga bentuk retinol yang cocok untuk kulit kering
1. Retinyl palmitate
Dikenal sebagai salah satu bentuk paling lembut karena merupakan ester retinol dan asam palmitat. Cocok bagi pemula atau kulit sensitif karena memberikan hasil bertahap dengan iritasi minimal.
2. Encapsulated retinol
Molekul retinol dibungkus dalam lapisan pelindung sehingga dilepaskan secara perlahan ke kulit. Teknologi ini membantu meminimalkan potensi iritasi sekaligus menjaga efektivitas.
3. Bakuchiol
Meski bukan retinol secara teknis, bahan berbasis tumbuhan ini sering digunakan sebagai alternatif karena mampu meniru efek retinol dengan risiko kekeringan yang lebih rendah.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)