BEAUTY

Industri Beauty Makin Menyala! PERKOSMI Ajak Jaga Ekosistem Biar Gak Kena Drama!

Yatin Suleha
Selasa 01 September 2026 / 22:15
Ringkasnya gini..
  • Industri kosmetik lokal lagi glow up banget!
  • Berdasarkan data Statista, nilai pasar beauty & personal care di Indonesia diproyeksikan tembus US$9,74 miliar (sekitar Rp174,5 triliun) pada 2025.
  • Pasar beauty di Indonesia naik daun banget dengan pertumbuhan 12% di 2025 dan lanjut 13% di 2026.
Jakarta: Industri kosmetik lokal lagi glow up banget! Berdasarkan data Statista, nilai pasar beauty & personal care di Indonesia diproyeksikan tembus US$9,74 miliar (sekitar Rp174,5 triliun) pada 2025. 

Menyambut 50 tahun perjalanannya, Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) spill banyak hal seru seputar tren kecantikan, dunia digital, sampai aturan sertifikasi halal.

Sancoyo Antarikso, Ketua Umum PERKOSMI mengatakan, “Industri kosmetik Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dan terus berkembang. Data yang kita lihat menunjukkan bahwa industri ini memiliki skala dan fondasi pertumbuhan yang kuat."
 
"Bagi PERKOSMI, yang perlu kita jaga bukan hanya pertumbuhan pasar, tetapi juga ekosistem yang semakin sehat, kompetitif, dan tepercaya,” ujar Sancoyo.
 

Poin penting



(PERKOSMI adalah Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia yang menyelenggarakan diskusi mengenai perkembangan industri kosmetik Indonesia, perubahan perilaku konsumen, serta peluang dan dinamika yang akan membentuk arah industri ke depan. Foto: Dok. Istimewa)

Berikut ini beberapa poin dari acara PERKOSMI dengan tema “Membangun Industri Kosmetik Indonesia yang Tepercaya, Berdaya Saing, dan Siap Menghadapi Masa Depan” yang diselenggarakan di Rumah Wijaya hari ini (1/9/2026).
 

1. Gen Z jadi penguasa pasar kecantikan


Pasar beauty di Indonesia naik daun banget dengan pertumbuhan 12% di 2025 dan lanjut 13% di 2026. Uniknya, Gen Z jadi vibe utama karena jadi kelompok yang paling gercep belanja produk beauty. Sebanyak 56% Gen Z beli secara online, dan 6 dari 10 merek teratasnya adalah brand lokal, lho!
 

2. Waspada drama digital


Belanja online emang sat-set, tapi PERKOSMI juga ingetin buat hati-hati sama praktik nakal kayak fake reviews, manipulasi algoritma, sampai peredaran produk ilegal. 

Sepanjang 2025 hingga Mei 2026, BPOM bahkan sukses takedown puluhan ribu tautan kosmetik ilegal dan jutaan produk tak layak edar. Jadi, be smart buyer ya, Bestie!
   

3. Kesiapan sertifikasi halal


Ngomongin soal aturan baru, kewajiban sertifikasi halal buat kosmetik bakal resmi berlaku mulai 18 Oktober 2026. Berdasarkan data PERKOSMI, baru sekitar 56% produk kosmetik yang mengantongi sertifikat halal, sementara sisanya masih dalam proses persiapan mengingat rantai pasok bahan baku kita banyak yang dari luar negeri.

Lewat semangat Building the Future Together, PERKOSMI terus ngegas kolaborasi bareng pemerintah dan brand lokal supaya industri kecantikan Indonesia makin aman, juara, dan terpercaya! 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH